
hari hari berlalu, dimana ketika Joana akan menyiapkan kelahirannya yang kurang sebulan lagi, karna ia sudah masuk bulan ke delapan kehamilannya
Joana akhirnya bisa bernapas lega dan juga bisa melahirkan dengan tenang karna masalah Calvin sudah beres, dimana akhirnya Jorse sudah bisa menyatakan jika Calvin dinyatakan sembuh, yaaap, ia survival dari stres berat dialaminya berkat Joana
usaha tidak menghianati hasil, atas kesabaran Joana, Calvin sembuh
"selamat ya Joana ini atas keberhasilanmu" kata Jorse
"iya Joana saya bangga sama kamu" kata Shilly
"apalagi saya, saya sebagai sahabat begitu bangga" kata Westly
"oh tidak, kalian salah, kalian lah yang hebat, aku bangga malah kepada kalian, juga bisa membantuku dibeberapa urusan ini" jawab Joana
"semua berjuang untuk ini kok, jadi keberhasilan bagi kita bersama" jawab Jorse
"tunggu, paling penting itu adalah keberhasilan atas usaha dari Calvin sendiri dong" kata Joana
Calvin disana bingung bagaimana mengekpresikannya, ia bahagia tapi ia menangis, tangisan kebahagiaan itu membuatnya malah jadi bingung, Calvin memeluk Joana dan menangis
"aku berhutang banyak nyawa dan hidupku Joana" kata Calvin
"sudahlah jalani semuanya ya, semua kembali normal, kamu harus bisa berjalan sendiri sekarang, semangat buat hari barumu" kata Joana
baru saja mendapatkan berita baik dalam hidupnya karna pasien yang sembuh ditangannya adalah sebuah kebanggaan tersendiri dari nya sendiri
tapi malah yang ada ia mendapatkan kabar baik juga dari hubungan antara Akeyla dan Fabian
ketika itu Joana dirumah, tak lama Fabian datang bersama Akeyla dan mengetuk rumah Joana
"ini rumah Joana?" tanya Akeyla
"iya, ini rumah nya, tapi ini diluar dari rumah bos Sam atau Theo ya, ini asli rumah Joana" jelas Fabian
Fabian mengenalkan Akeyla kepada empat anak buah Joana dibawa, bahkan Fabian dengan yakin mengenalkan jika gadis dibawanya adalah pacarnya
ini pertama kalinya Benjie dan Albern berkenalan dengan Akeyla, pacar baru Fabian, tapi Ravansa dan Delvin sebelum yang tau bagaimana perjalanan percintaan mereka tidak kaget lagi sampai mereka memutuskan lebih serius berpacaran
Fabian naik kerumah atas, membawa Akeyla dan memencet bel rumah itu, saat Joana membukakan, ia kaget..
"Key? kok kesini? ada apa ya kak Bian?" tanya Joana
"ini aku mau kenalkan" kata Fabian
"kenalkan? kan aku sudah kenal kak? gimana dah ini maksudnya?" tanya Joana bingung
Fabian menjelaskan hubungan mereka yang menjadi resmi pacaran dan itu mampu membuat Joana girang bukan main
"seriuuuus?" teriak Joana
"emm"
"aaaah selamat" kata Joana memeluk Akeyla
saat memeluk inilah, Akeyla merasa ada ganjal diperut Joana, ia kaget ketika tau Joana hamil, Joana menjelaskan semuanya karna sudah tidak ada lagi rahasia dengan Akeyla saat ini, Akeyla pacar dari Fabian, anak buah utama Samuel dan Akeyla sahabat Joana
Akeyla hanya bisa memberikan doa terbaik atas semua dihadapi oleh Joana
"oh ya, aku dapat kabar, gimana minggu depan kita kerumah Cello?" tanya Akeyla
"kamu sudah dapat alamat pastinya?"
"iya dong, aku kebetulan tidak sengaja ketemu sama sepupunya Cello, dan aku tanya saja, aku dapat alamatnya, aku sudah datangi dan pastikan, dan Cello juga bisa minggu depan" kata Akeyla
"waah seriusan? iya mau mau" kata Joana
bahkan beberapa hari mau lahiran, Joana masih sanggup untuk melakukan perjalanan mencari sahabatnya
seminggu berikutnya dimana ketika Joana bersiap siap akan pergi bersama Akeyla, tak lama Fabian datang mengantarkan Akeyla kerumah Joana
"hai Joana siap?" tanya Akeyla
"yaa siap.. oh ya aku pergi, kalian diam disini" kata Joana
"kami harus ikut nona, menjagamu, apalagi kamu hamil" kata Delvin
"tidak mau, aku mau berdua dengan temanku, kelahiranku sudah ditentukan jadi tidak akan lebih cepat dari perkiraan"
"tapi bagaimana jika bos marah?" tanya Albern
"lebih baik ada yang ikut satu saja, atau Bian ikut sama pacarnya kan?" ucap Benjie
"tidak mau, aku tidak mau, aku akan menelfon bos kalian buat meminta izin depan kalian"
Joana menelfon Motheo dan Samuel bersamaan, dan mengatakan jika ia akan pergi berdua dengan temannya, keduanya tidak pernah bisa menolak apa permintaan Joana jadi mengizinkannya saja
setelah menutup telfon, Joana menelfon Alberto, ayah dari Albern dan memberitahu jika meminta untuk diantarkan ketempat tujuannya dan Alberto mengiyakan nya
setelah Alberto datang, Joana dan Akeyla pergi berdua, Alberto mengatakan kepada yang lain jika dengan taksi itu Joana aman, karna Joana mengenal supir taksinya dan Albern menjelaskan jika itu ayahnya
meyakinkan mereka jika Joana baik baik saja karna pergi bersama ayahnya karna ayahnya tau jika menjaga Joana itu perlu dilakukan agar terhindar masalah dengan Motheo atau Samuel
"pak Alberto, antar ke alamat ini ya" kata Joana
"ya Joana"
"kamu kenal?"
"langganan setia ku" jawab Joana
"ahh"
"pak, ini temanku dulu kuliah, kenalin pak"
"hai nona, saya Alberto" sapa Alberto
"saya Akeyla pak, panggil Key saja pak, jangan nona, gak enak saya"
"ahh gakpapa memang?"
"iya lah gakpapa, saya kan teman Joana"
"yaudah"
mereka sampai dirumah Marcello, dan Joana meminta untuk Alberto menunggunya sampai ia pulang dan mengantarkan balik pulang, Alberto mengiyakannya
saat mengetuk pintunya, Marcello keluar, betapa kagetnya Marcello ketika Joana benar bersama Akeyla datang
"aaaahh Joanaaa" teriak Marcello
"Cellooo" sapa Joana
Marcello memeluk Joana sebentar tapi langsung melepaskannya lagi, karna ia kaget dengan sundulan dari perut Joana
"Joana ini kamu hamil?" tanya Marcello
"panjang ceritanya Cello, mau cerita berdiri begini?" kata Akeyla
Marcello membawa keduanya masuk, membuatkan minuman, membawakan camilan, memberikan makanan juga, baru sembari mereka bercerita bertiga soal kehamilan Joana
betapa kagetnya Marcello, karna ia memang tidak tau apapun, ia tau hubungan Joana dengan dua pria itu, tapi tidak tau kalau sejauh inilah hubungan mereka
"tapi yang penting kita kumpul lagi sekarang" kata Joana
"iyaa Joana paling lama aku yang gak ketemu kamu ya, kata Akeyla, kalian sering kan ketemuan" tanya Marcello
"sering, kami bahka tanya kemana mana keberadaanmu tau, susah banget kamu" kata Akeyla
banyak hal dibicarakan termasuk tentang kelahiran Joana nanti, dimana keduanya berjanji akan datang saat Joana melahirkan
hingga malam barulah Joana pamit pulang, sejak itu hubungan persahabatan ketiganya mulai dekat lagi
sesampainya dirumah, Joana memberikan uang tarif seperti biasa selalu di lebihkan, kali ini ia memberikan lima kali bayaran juga karna alasannya membuat Alberto menunggu nya cukup lama
Akeyla benar benar tidak lagi meragukan Joana adalah orang yang tepat bisa mendapatkan Samuel dan Motheo karna bisa menjalankan uangnya dengan bijak