
setelah turun, Alberto pergi setelah pamit juga kepada Albern, anaknya, Akeyla juga berpamitan dan Fabian juga pamit karna akan antarkan Akeyla dan Joana pun masuk rumahnya
setelah selesai seharian jalan dengan Akeyla ketemu Marcello, malamnya Samuel datang tapi tak lama Motheo juga datang
mereka datang bersamaan bukan tanpa sebab karna mereka kuatir ini detik detik kelahiran bayi Joana, dan Joana mengetahui keduanya pulang entah kenapa tiba tiba merasakan jika Joana aman sepulangnya mereka berdua meskipun bersamaan
mungkin karna Joana kan hamil, ia butuh orang bersama nya menemani nya setiap saat juga kan, dan ketika beberapa hari saja berlalu, Joana akhirnya merasakan sakit pada bagian perut bawahnya, keduanya segera membawa Joana kerumah sakit
dan dirumah sakit Joana juga masih butuh beberapa jam untuk melakukan kelahiran, dan tiba waktunya dimana kelahiran itu tiba
Joana hanya memikirkan ia harus terus bertahan demi Egar, demi bisa bertemu Egar, ia harus masih hidup, bukan memikirkan demi anaknya bahkan dalam otaknya saat ini
lalu bagaimana Egar? Egar yang sempat merasakan sakit badan, gak fokus, sampai terjatuh gegara selalu mual dan pusing ketika awal kehamilan Joana
Egar yang sedang berada di salah satu rumah sakit karna dirawat, yaa, Egar drop juga pada akhirnya setelah ia beberapa bulan lalu drop dan akhirnya ia drop dirawat dirumah sakit setelah enam bulan menahan nya
ketika malam hari tepat kelahiran bayi dikandung Joana, disaat itu juga Rahayu yang setia tidak tidur demi menemani Egar dirumah sakit disaat semua nya telah terlelap tidur
"kamu baik baik saja?" tanya Rahayu
"duduklah disampingku" kata Egar
"yaa"
Rahayu duduk disamping Egar dan Egar merangkul Rahayu dari samping dan menutupkan wajahnya di belakang punggung atas Rahayu lalu menangis
"kamu kenapa kak? kamu baik baik saja kan kak?" tanya Rahayu kuatir
"izinkan aku kali ini saja menangis dipelukanmu" kata Egar
Rahayu pun merangkul balik Egar dan memeluknya, Egar tanpa sebab menangis seperti ada yang mengganggu hati dan pikirannya
setelah Joana lahir selesai, barulah Egar mulai reda juga atas menangis dan sakit hati dirasakan nya yang tanpa sebab
Joana melahirkan anak laki laki, dan hari itu juga Motheo dan Samuel meminta dokter yang menangani bayi Joana membawa untuk test DNA
dokter satu kedokter pengurus DNA pun memberikan bayi itu dan DNA dilakukan, juga mengambil sample dari dua pria tersebut sebagai pencocokan, padahal itu tidak perlu karna pengurus DNA nya adalah Yonna, Yonna sudah jelas akan menyatakan bayi itu adalah bayi dari Motheo
tapi Yonna bingung mengurus DNA bayi itu pasalnya bayi itu bukan DNA yang sama dengan Motheo ataupun Samuel, jelaskan itu sudah anak dari Egar
beberapa hari dirawat dirumah sakit, Joana seperti belum siap memiliki bayi, ia antara mau tidak mau mengurus bayi itu juga, setelah dua hari akhirnya hasil DNA keluar dan benar saja mengatakan itu anak dari Motheo
jadilah Samuel mengalah, karna tidak mungkin ia memaksakan takdir jika itu bukan anaknya
hari berlalu dimana akhirnya Joana pulang bersama bayinya kerumahnya, setelah bayi lahir selama sebulan, Samuel yang kesal akhirnya membawa Joana pulang kerumahnya dengan bayinya
"hei, gimana ceritanya kamu membawa anakku juga?" tanya Motheo
"kamu tenang saja Theo, aku akan memberikan pelayanan terbaik buat Joana"
"buat Joana? lalu anakku?"
"ya sama, udah percaya saja, aku akan menganggap anakmu seperti anakku, lagipula aku akan membawa Joana untuk memberikan lagi banyak hubungan badan, biar aku dapat anak juga seperti kamu"
"ehhh jangan gila ya, aku baru melahirkan, kamu berpikir begitu?" tanya Joana
"aaassh aku tidak mau dibantah paham" ucap Samuel
"gak usah kamu bawa anakku, aku tidak yakin kau perlakukan baik, beberapa hari ini aku melihat Joana juga belum bisa mengurus bayi dengan benar, aku akan membawa bayiku dan kamu bawa saja Joana" jelas Motheo
"itu lebih bagus" jawab Samuel
"untuk dia aku sudah siapkan baby sitter pengurus, dan aku sudah pastikan dia benar benar bisa mengurus bayi ini" kata Motheo
Joana hanya diam, ia memang belum begitu bisa mengurus anak, selain itu anak pertama, karna Joana berpikir itu bukan anaknya dengan Egar, jadi ia tidak begitu mengharapkan anaknya
akhirnya, Motheo membawa bayi itu setelah sebulan bersama Joana, Joana tidak tau ia harus sedih atau bahagia dan bebas atas keputusan ini
setelah perginya Motheo, Joana keesokannya juga pergi pulang kerumah Samuel
sesampainya, ia melihat ada sebuah mobil terparkir dan mobil itu asing, tapi Joana tidak peduli, ia bahkan tidak menanyakannya
setelah masuk, Joana langsung masuk kamarnya dan tidur, sementara mobil asing tadi adalah milik keluarga Samuel yang datang sejak dua hari lalu
yaa.. keluarga Samuel, masih ingat?
yaitu, Altert kakek Samuel, Efrain papa Samuel, Frankie paman Samuel dan Ferla keponakan Samuel
saat Joana sudah tidur dari siang kedatangannya hingga malam, Joana tidak keluar dari kamar sama sekali, hingga malamnya, Samuel datang dari urusannya dan masuk kamarnya langsung
ia pergi mandi, lalu mengambil baju tidur nya baru naik ke kasurnya dan memeluk Joana
"kamu baru datang?" tanya Joana
"iyaa, kamu belum tidur?"
"aku baru bangun tapi aku lapar"
"lapar? aduh disini mana ada bahan masakan? beli diluar ya" kata Samuel
"yaudah ayo"
mereka bersiap siap keluar, dan saat Joana melihat diruang keluarga lagi berkumpul beberapa orang..
"itu siapa?" tanya Joana
"mereka keluargaku, lagi main kesini"
"oh"
"udah ayo pergi"
sementara keempat keluarga Samuel disana, melihat Samuel keluar kamarnya bersama gadis itu sudah biasa, hanya saja mereka tidak tau jika gadis yang kali ini (Joana) sudah mampu menaklukan hati Samuel dan serius berhubungan bukan sedang main main
"itu siapa pa, keluar dari kamar bareng om Sam?" tanya Ferla
"kamu jangan tanya tanya, kamu tau siapa Sam kan? kenapa masih tanya?" ucap Efrain
"paling gadis bayaran Sam" kata Frankie
"tapi aku merasa kok gadis ini berbeda ya? dari tatapannya tadi berbeda sih" jawab Altert
"perasaan papa saja" jawab Efrain
"iya aku juga merasa beda tau pa sama gadis yang ini" kata Ferla
"ahh kalian ini sama saja, tunggu saja, tidak akan ada kita lihat lagi gadis itu datang kemari, itu pasti sudah selesai urusannya" kata Frankie
sementara Samuel pergi bersama Joana dan dugaan Frankie ternyata salah, ternyata Samuel benar benar membawa Joana balik lagi kerumah itu dan masuk kamar lagi