My Name JOANA

My Name JOANA
286



sementara Samuel dan Motheo jarang bahkan tidak pernah memakai masker kecuali kacamata dan itupun juga jarang


Joana dengan tampilan seperti diminta oleh Samuel, memanh jauh drastis berubah dari Joana berpakaian biasannya, yang penting tidak ada yang mengenali nya ketika Joana sudah keluar bersama Motheo atau Samuel


setelah mengambil beberapa barang, membayar di kasir, lalu membawa pulang barang bawaannya, dan memasukkan kedalam mobil, mereka masuk mobil dan jalan tapi Joana terlupakan satu yang belum dibeli


"kemana lagi kita?" tanya Samuel


"pulang tapi mampir ke market depan, dekat sini ada kan?"


"yaudah, mau beli apa?"


"aku ingin membeli susu coklat, tadi gak beli"


"yaudah"


sesampainya, Joana turun sendiri dan Samuel tunggu di mobil, Joana meninggalkan tasnya dan hanya membawa dompet uangnya saja


ia turun, masuk mini marketnya, sementara Samuel duduk di jok mobilnya menunggu Joana, karna Joana tidak menutup tasnya lagi, karna ia terburu, surat lab hasil kehamilan Joana terbang keluar dari tas


Samuel tadinya mengabaikan, tapi ia penasaran dan mengambil kertasnya, dimana hasil mengatakan Joana sedang hamil masuk minggu keempat yang artinya sebulan


itu hasil pemeriksaan pas Joana memang masih hamil empat minggu, sekarang sudah masuk sebulan setengah


seketika itu, Samuel kaget, ia tidak tau mengekpresikannya bagaimana, bahagia atau sedih?


tapi ia terharu, terharu karna akhirnya Samuel akan menjadi ayah tapi sedihnya karna melihat bagaimana Samuel belum ingin memiliki bayi apalagi anak itu tidak tau anak siapa, karna Samuel tau Joana tidak menikah hanya dengannya saja tapi dengan Motheo


bimbang, antara senang dan sedih, tak lama Joana datang, membuka pintu dan ia kaget karna Samuel sudah memegang kertas hasil lab kehamilannya


"sayang, kamu ngapain bongkar tasku?" tanya Joana


"aku gak bongkar, kamu tidak menutup seletingnya, terjatuh ini kertasnya kuambil dan kubaca, kamu hamil?" tanya Samuel


Joana menarik kertasnya dan menyimpannya lagi ditasnya, Samuel menarik lengan Joana


"Joana, belum jawab aku, kamu hamil?" tanya Samuel


"emm" jawab Joana


"anak siapa?"


"ya kamu pikir, siapa yang selalu memaksa aku berhubungan badan?"


"tapi Theo kan juga memiliki napsu tinggi"


"aku juga tidak tau siapa bapak bayi ini" jawab Joana memalingkan wajahnya


"kita harus cek lagi"


"jangan sekarang, aku lapar, belum makan"


"yaudah beli diluar, dan kita pergi hari ini ke dokter"


"aku sudah belanja, aku masak saja"


"gak ada, biar cepat, kalau sekarang jangan bantah ya"


mereka pergi ke restoran untuk makan, setelah makan pergi ke rumah sakit untuk pemeriksaan, Samuel meminta kepada staff admin untuk memberikan dokter terbaik di rumah sakit ini


"selamat pagi, ada yang bisa dibantu?" sapa staff


"saya mau memeriksa kehamilan istri saya, bisa kasih saya ketemu dengan dokter kandungan disini?" tanya Samuel


"bisa pak"


"kasih saya dokter terbaik dan paling rekomendasi"


"ngapain begitu sih? dokter kandungan biasanya kan bisa" bisik Joana


"sudah, ini apa kataku, kamu diam"


"baik" jawab Samuel


dan setelah sampai di lantai ke lima, mereka mengantri tidak terlalu lama, hanya menunggu dua orang antrian, dan tiba giliran mereka, mereka masuk, tepat sekali seperti takdir mempertemukan Joana kepada dokter yang memiliki integritas cukup diperhitungkan, bernama Yonna


Yonna adalah dokter kandungan yang terbilang cukup tegas dan galak, tapi jika sudah kenal, akan terasa cukup baik, tapi tetap akan terlihat jika Yonna adalah orang yang kurang baik memang


"selamat pagi, silahkan masuk pak" sapa Yonna


"saya mau periksa kandungan istri saya" jawab Samuel


"bisa pak, silahkan naik dulu ke ranjang nya, biar saya cek dulu"


Yonna memeriksa Joana disana, Yonna melirik kearah Samuel yang menunggu di kursi depan meja kerjanya jadi ia aman menyapa Joana


"bagaimana kabarmu dokter Jo?" sapa Yonna


"ahh? dokter, kamu mengenalku?" tanya Joana


"yaa.. kamu pasien suamiku, kamu ingat sama dokter Randy? dia suamiku"


"oh ya? apa serius?"


"serius, aku mengenalimu, suami ku sering cerita kepadaku soal kamu dengan Sam dan Theo, untuk itu aku tanya kabarmu barusaja"


"aku begitu lah dokter, aku bilang baik ya gak begitu, bilang buruk ya gak juga, masalahnya aku hamil"


"iya aku tau, aku juga dapat cerita dari Shilly"


"loh dokter juga kenal dokter Shilly?"


"yaa, dia teman kampusku, di kampus nya bersamaku tapi dia juga memutuskan menjadi rangkap dokter jiwa juga"


"aku dokter jiwa sama dengan dokter Shilly, dok"


"iya aku tau dari dokter Shilly"


mereka mengobrol disana ternyata Yonna adalah istri dari Randy, dokter yang sebelumnya selalu mengurus Joana jika perlu perlu ke dokter, tapi first bertemu antara Yonna Joana ya baru hari ini


tapi sayangnya, Yonna bukan tipe yang sama dengan suaminya, jika suaminya baik, karna Randy terbilang dokter yang baik, yaa bisa lah dikatakan sejenis dengan Joana tapi tidak dengan Yonna, dimana Yonna lebih realistis dan lebih keras dari suaminya


setelah memeriksa, Joana balik duduk disamping Samuel, Yonna mengambil hasil lab nya dan memberikan kepada Samuel juga Joana


"iya pak selamat atas kehamilan Joana, Joana positif hamil jalan enam minggu"


"apa bener dokter? terus untuk test DNA bisa?"


"belum bisa, karna masih satu bulan" jelas Yonna


"tapi bisa kan ya untuk mengurus dna kehamilan?"


Yonna menjelaskan untuk janin dalam kandungan, tes DNA dilakukan dengan mengambil cairan amnion atau air ketuban melalui prosedur amniosentesis atau dengan chorionic villus sampling yang mengambil sampel jaringan plasenta, intinya, kedua jenis tes pada janin tersebut memiliki risiko membuat ibu mengalami keguguran


"lalu?" tanya Samuel


"ya bisa ketika bayi baru lahir"


setelah selesai urusan pemeriksaan, dan Samuel percaya Joana benar hamil, hanya saja ia bingung bagaimana cara ia tau bayi siapa di kandung sama Joana


meskipun ia belum siap jadi ayah, tapi Samuel takut jika Motheo mengakuinya lebih dulu itu anaknya, bisa bisa Motheo lebih banyak berkuasa tentang Joana


akhirnya Samuel memutuskan mengakui kehamilan Joana itu adalah hasil bersamanya, meskipun ia belum tau jika itu anak dengan siapa antara Samuel dan Motheo


mereka pulang kembali kerumah Joana, Joana masuk kamar nya untuk tidur lagi, sementara Samuel menelfon dengan beberapa orang anak buah nya untuk urusan pekerjaan, tak lama Motheo datang


"kemana Joana?" tanya Motheo kepada Samuel


"didalam" jawab Samuel singkat karna sibuk telfonnya


Motheo masuk, melihat Joana main hape diatas ranjang, ia memeluk Joana dan bersikap manja kepada Joana, tak lama Samuel datang..