Joe William

Joe William
Pengaduan dari Duff



"bagaimana kau bisa melakukan itu, Joe? Jantungku nyaris copot," ungkap Tye ketakutan.


"Aku sudah bersabar. Sekali-kali mereka harus diberi pelajaran agar kedepannya tidak menganggap bahwa bumi tempat berpijak ini adalah milik mereka pribadi," jawab Joe sambil mengeluarkan ponselnya.


"Eagle! Sebentar lagi aku akan tiba di Luxury Clubs. Kau tunggu aku di luar. Aku ingin menghibur diriku dan para sahabat ku," kata Joe melalui pesan suara di WhatsApp.


Tak lama setelah itu, ponsel milik Joe pun berdering menandakan seseorang telah mengirim pesan kepadanya.


"Siap, Tuan muda! Saya akan segera menunggu anda bersama jajaran staf," kata Eagle.


"Tuan muda? Siapa sebenarnya kau ini Joe?" Tanya Tye kepada pemuda yang tampak acuh sambil mengemudi tersebut.


"Nama ku adalah Joe William. Dari Starhill," jawab Joe.


"Iya. Kalau itu aku tau,"


"Lalu?"


"Yang aku maksud, siapa sesungguhnya dirimu ini? Aku merasa bahwa kau menyimpan banyak rahasia dalam dirimu," ujar Tye yang terus menatap penuh tanda tanya ke arah Joe.


"Sudahlah Tye! Kau akan tau. Aku malas membahas tentang diri ku. Terus terang saja. Aku datang ke Quantum City ini karena memiliki satu misi. Misi bersembunyi sambil mengintai,"


"Sekali lagi kau membuat ku kebingungan," kata Tye yang memang tidak mengerti apa maksud dari perkataan Joe yang terselubung ini.


Joe tidak lagi memperdulikan tatapan heran dari Sylash dan Tye, karena kini mereka telah memasuki areal Quantum entertainment.


Setelah tiba di depan bangunan besar Luxury Clubs, Joe pun memarkir mobilnya dengan cara tidak wajar.


Tampak seorang lelaki berbadan tegap yang tampak sedang menunggu langsung berjalan menuju mobil tersebut begitu melihat Joe keluar dari dalam mobil itu.


"Selamat datang, Tuan muda!" Kata lelaki itu membungkuk hormat.


Kejadian ini sukses membuat Naomi, Melissa, Ruby, Tye dan Sylash tercengang.


Mereka tidak menyangka bahwa Eagle, yang terhormat saja bisa membungkuk dihadapan sahabat baru mereka ini. Berarti, seberapa berkuasanya Joe ini?


"Eagle! Aku ada satu tugas untuk mu,"


"Mohon anda perintahkan kepada saya, Tuan muda!" Pinta Eagle dengan hormat.


"Tadi aku menabrak tiang listrik. Tolong perbaiki bumper mobil ini!" Pinta Joe.


"Akan saya kerjakan, Tuan muda!" Jawab Eagle lalu segera memanggil beberapa anak buahnya.


Setelah menerima kunci mobil dari Joe, mereka pun lalu membawa mobil BMW milik Ayah Tye itu ke bengkel resmi yang terletak tidak jauh dari Quantum Jewelry.


"Mari silahkan Tuan muda!" Ajak Eagle mempersilahkan.


Joe dan ke-lima sahabat nya pun memasuki bangunan megah itu dengan melewati barisan para staf.


Tiba di hadapan resepsionis Club tersebut, Joe pun memberikan kartu Diamond VIP member miliknya yang langsung diterima oleh wanita itu dengan wajah salah tingkah.


"Apa yang anda lakukan, Tuan muda? Luxury Club ini hanya serpihan kecil dari sekian banyaknya pusat hiburan yang berjejer di Quantum entertainment ini. Dan semuanya adalah milik Future of Company. Mengapa anda begitu sopan?" Tanya Eagle yang juga merasa tidak enak.


"Kau lupa dengan perkataan mu bahwa hanya member saja yang boleh memasuki clubs ini?" Tanya Joe.


Eagle hanya garu-garu kepala saja mendapat jawaban seperti itu. Dia teringat ketika pertama kali bertemu dengan Joe ketika itu. Pada waktu itu, dia dengan lagaknya yang angkuh sempat mengusir tuan mudanya itu yang memang persis berpenampilan seperti tukang parkir.


Perumahan elite Quantum City


Ketika Joe tiba di Quantum entertainment, Duff dan keempat sahabatnya juga tiba di rumah mewah berbentuk Castle miliknya.


Beberapa pengawal yang berdiri di depan pintu rumah bak istana itu heran melihat keadaan Duff saat ini.


Dengan pakaian kotor, jalan terbungkuk dan di pipinya terdapat cap lima jari, pemuda itu bersama konco-konconya pun masuki rumah besar itu tampa memperdulikan tatapan heran dari para pengawal.


"Ayaaaaah!" Teriak Duff begitu dia tiba di sebuah ruangan besar nan mewah itu.


"Kemana Ayah ku?" Tanya Duff kepada beberapa orang pelayan.


"Tuan besar berada di atas, Tuan muda!" Jawab pelayan itu yang juga tampak heran dengan penampilan menyedihkan dari Tuan muda mereka ini.


"Ada apa kau berteriak seperti orang kerasukan seperti itu, Duff?" Terdengar suara teguran diikuti seorang lelaki setengah baya yang saat ini sedang menapaki anak tangga menuju ke lantai bawah. "Heh.., ada apa dengan dirimu hah?" Bentak lelaki setengah baya itu merasa heran melihat keadaan anak lelakinya yang tampak tak karuan ini.


"Naomi, Ayah. Dia menghina ku dan menyuruh orang orang-orang yang bersahabat dengan nya untuk memukuli ku," kata Duff berbohong mengadukan semuanya kepada ayahnya yaitu Tuan Clifford.


"Apa? Apakah itu Naomi putri Johnson?" Tanya Tuan Clifford sambil membelalakkan matanya.


"Naomi siapa lagi kalau bukan putri Tuan Johnson itu?!"


"Kurang ajar. Bukankah dia adalah tunangan mu?"


"Tunangan apa? Dia sama sekali tidak menghormati pertunangan kami. Dia juga menghina ku. Juga menghina ayah. Katanya, pertunangan ini hanyalah kedok supaya ayah bisa menguasai Globe's University dan merobohkan kampus itu untuk membangun hotel dan pusat hiburan," kata Duff mengadukan semuanya.


Mendengar pengaduan dari putra satu-satunya dari tiga bersaudara itu, Tuan Clifford sangat terkejut. Dia tidak menyangka bahwa anak bau bawang itu berani menghina dirinya yang sangat berkuasa di Quantum City ini.


"Apa lagi yang dia katakan?" Tanya Tuan Clifford.


"Dia mengatakan bahwa Ayah adalah sampah busuk berulat yang sangat tidak berguna,"


"Kuraaaaang ajar! Putri Johnson ini harus diajarkan adat agar tidak sembarangan dalam berucap. Aku akan segera menghubungi Johnson. Aku membatalkan pertunangan kalian dan aku akan membatalkan semua kesepakatan kerjasama antara kami. Dia harus melunasi segala hutang nya dalam waktu dekat. Jika tidak, maka Globe's University harus dilepaskan ke tangan ku. Keluarga Johnson harus membayar penghinaan ini,"


"Apa kau kenal dengan orang-orang yang memukuli mu itu?" Tanya Tuan Clifford lagi.


"Kenal. Dia adalah mahasiswa di Globe's University. Antara orang yang mengeroyok ku adalah Joe, Sylash dan Tye putra dari keluarga Moralez,"


"Hmmm... Belum jera juga si Moralez sialan itu. Apa belum cukup bangkrut usahanya? Apa aku harus membuat orang sialan ini menjadi pengemis?" Kata Tuan Clifford geram.


"Salah. Ayah jelas salah. Tuan Moralez tidak bangkrut. Yang aku tau, Tuan Baron telah memborong semua barang-barang milik perusahaan mebel nya. Malah, kini perusahaan milik Tuan Moralez akan menembus pasar Indonesia atas kesepakatan kerjasama mereka dengan perusahaan Tower Sole propier,"


"Apa? Mengapa aku tidak mengetahui berita ini?" Kata Tuan Clifford terkejut.


"Makanya Ayah harus sering-sering membaca berita!" Jawab Duff kesal.


"Tutup mulut mu itu! Sekarang, kau mandi dan bersihkan dirimu. Kita akan membuat perhitungan dengan keluarga Johnson ini terlebih dahulu. Setelah itu, baru kita urus orang yang mengeroyok mu. Mereka harus membayar mahal,"


"Baik, Ayah!" Kata Duff lalu, dengan senyuman jahat, dia segera mengajak keempat sahabatnya menuju ruangan lain di dalam rumah besar itu.


Di dalam hatinya kini dia membayangkan betapa hancurnya keluarga Johnson dan Joe ini nantinya ketika ayahnya sudah bertindak.


Bersambung...