Joe William

Joe William
Kolam yang tenang sudah di aduk



Sebelum menjawab pertanyaan dari Tuan Clifford, Huge Rhinoceros dan Zarco tampak saling pandang terlebih dahulu. Hal ini membuat Tuan Clifford tampak sangat marah.


Prak!


"Apa kalian mendengar pertanyaan ku? Ceritakan kepadaku apa sebenarnya berita apa yang akan kalian sampaikan!"


"Maaf Tuan. Kami datang kemari membawa kabar buruk dari Kryptonite Club'," kata Huge Rhinoceros yang terlihat memberanikan diri.


"Kabar buruk?" Gumam Tuan Clifford sambil membetulkan letak duduknya lalu keembali bertanya. "Katakan berita buruk apa yang kalian bawa? Aneh sekali. Padahal selama berdirinya Kryptonite Club', belum pernah sekalipun aku mendengar ada berita buruk. Hmmm... Aku jadi tertarik. Coba kau ceritakan kabar buruk seperti apa yang ingin kau sampaikan?!"


"Tuan. Saya mendapat kabar tadi sekitar pukul tiga subuh bahwa seorang pemuda telah menerobos masuk dan menyerang bangunan Kryptonite. Pemuda itu mencederai tiga orang penjaga pintu dan membunuh lebih dari dua puluh orang di salah satu ruangan di lantai dasar bangunan itu," kata Zarco yang kali ini menceritakan kejadian yang dia ketahui.


"Apa katamu? Seorang pemuda mengamuk di Kryptonite dan anak buah mu tidak ada yang bisa menangkap pemuda itu? Bahkan anak buah mu terbunuh dalam jumlah yang tidak sedikit. Dasar kalian ini segerombolan badak bunting yang tidak bisa diandalkan," bentak Tuan Clifford dengan muka merah padam. Nyaris saja dia melemparkan asbak rokok yang ada di depannya ke arah Huge Rhinoceros.


"Tuan, sebelumnya saya juga merasa seperti itu. Namun, ketika melihat rekaman cctv di tempat kejadian, barulah saya percaya. Anak muda itu begitu gesit dan pergerakannya seperti seorang praktisi beladiri yang sudah sangat tinggi tingkatannya," kata Zarco lalu menyerahkan ponselnya dimana salinan dari rekaman cctv itu telah disalin ke dalam ponselnya.


Dengan tangan gemetaran, dia menyerahkan ponsel tersebut dan memutar Video hasil rekaman cctv tepat di hadapan Tuan Clifford.


Lelaki setengah baya itu kini benar-benar fokus melihat ke arah layar ponsel. Sesekali terdengar suara giginya mengertak dan sesekali tangannya terkepal menahan kemarahannya.


Duff Clifford juga tampak sangat serius melihat adegan di video tersebut sambil berfikir.


"Tidak mungkin itu ulah Joe, Tye atau Sylash. Tapi, jika diperhatikan, orang ini seperti seumuran dengan ku. Atau, bahkan lebih muda orang ini," batinnya sambil terus menatap ke arah layar ponsel milik Zarco itu.


"Kalian selidiki siapa pemuda ini. Aku tidak ingin ada yang bebas keluar masuk bahkan membuat kekacauan di tempat ku tanpa ada yang dapat menangkap orang itu. Aku tidak ingin orang ini bebas berkeliaran. Kalian mengerti?" Tanya Tuan Clifford tegas.


"Kami mengerti, Tuan besar," jawab mereka.


"Lalu, apa yang kalian lakukan dengan bangkai yang tidak berguna itu?"


"Untuk menghindari masalah ini dari pihak kepolisian, sekaligus untuk menjaga nama baik Club, saya dengan sengaja menyuruh anak-anak buah saya untuk mengamankan mereka. Saat ini keadaan di Kryptonite Club tidak berubah. Semuanya seperti biasa," lapor nya membuat Tuan Clifford menarik nafas lega.


"Siapa yang berani bermain-main dengan ku? Apakah orang ini memiliki nyawa cadangan? Sehebat apapun dia, jika berani main-main dengan ku, akan ku siksa orang ini sampai dia sendiri yang meminta kematian untuknya," gumam Tuan Clifford dengan gelisah.


"Tuan. Saya rasa ini sama sekali tidak ada hubungannya dengan Dragon Empire. Jika mereka bergerak, saya rasa Kryptonite Club' sudah menjadi arang. Dragon empire tidak pernah tanggung-tanggung dalam bertindak. Setidaknya begitulah yang sering kita dengar," kata Zarco membantah semua yang ada dalam fikiran Tuan Clifford.


Pengalihan perhatian oleh Joe berjalan dengan mulus. Dia memang sengaja bertindak disaat semua orang sedang memfokuskan tentang kedatangan puluhan helikopter itu.


Kini, Baik itu Krypton gang di Kryptonite Club maupun Tuan Clifford di Real estate Quantum City benar-benar dipaksa untuk berfikir dan mencari-cari siapa sebenarnya orang yang telah berani mengaduk air kolam yang tadinya tenang di Quantum City ini.


Baru kali ini dalam sejarah berdirinya Kryptonite Club, ada yang berani mengacau, bahkan di sarangnya sekaligus.


Jika anggota Krypton di gebuk di jalan, Tuan Clifford masih bisa menerima. Ini, mereka di serang di sarang mereka sendiri. Mau kemana lagi wajah kelompok geng ini di letakkan? Dan yang lebih parah lagi, hanya satu orang yang melakukan serangan dan masih muda pula. Hal ini membuat kepala Tuan Clifford mendadak berketombe, alias gatal.


"Kalian tutupi masalah ini sedalam-dalamnya! Jika berita ini bocor ke luar, ku kuliti kalian hidup-hidup. Jika berita ini menyebar keluar, hancur sudah nama besar yang disandang oleh kelompok ini sejak berdirinya. Kalian mengerti?"


"Kami mengerti, Tuan besar," jawab mereka serentak.


"Baiklah. Kalian segera lakukan apa yang patut untuk dilakukan. Jangan lupa untuk menyelidiki kasus ini!"


"Kalau begitu, kami permisi dulu, Tuan besar," kata mereka.


Tuan Clifford hanya melambaikan tangannya saja seperti mengusir lalat.


Melihat ini, Huge Rhinoceros dan Zarco serta yang lainnya pun membalikkan badannya kemudian melangkah meninggalkan ruangan besar itu menuju ke arah dimana tadi mobil mereka diparkir.


"Apakah kau tidak masuk kuliah hari ini, Duff?" Tanya Tuan Clifford.


"Iya. Iya Ayah. Aku berangkat dulu," kata Duff Clifford lalu segera menuju ke garasi untuk mengeluarkan mobilnya.


Kini tinggallah Tuan Clifford sendirian di ruangan itu sambil mondar-mandir.


Hari Senin jangan lupa vote nya ya!


Bersambung...