You Are My Sunshine

You Are My Sunshine
END



“Selamat, telah menyelesaikan pendidikanmu dengan nilai yang sangat membanggakan, Mama Selena.”


Wira mengulurkan tangan kepada sang istri tercinta dengan gaya kerennya mengajak bersalaman. Dara masih memakai baju toganya, dengan sanggul dan riasan yang begitu menawan membingkai wajah cantiknya.


“Terima kasih, Papa Selena.” Dara menerima uluran tangan Wira diiringi tawa renyahnya. Tak lupa sebuah kecupan sarat akan cinta dan kasih sayang mendarat di kening Dara dari pria sang pemilik hatinya.


Mereka berdua sedang berada di tempat parkir gedung di mana acara wisuda dilaksanakan. Rangkaian acara baru selesai beberapa saat yang lalu. Selena sudah pulang lebih dulu dengan kakek dan neneknya lantaran balita lucu itu merengek bosan, sedangkan Wira menunggu hingga acara rampung.


“Ayo, aku ingin membawamu ke suatu tempat.” Wira membuka pintu mobilnya untuk Dara.


“Mau kemana?” tanya Dara, matanya menyipit penasaran.


“Rahasia.” Wira mengedipkan sebelah matanya menggoda.


Mobil mewah warna hitam itu keluar dari pelataran parkir dan melesat membelah jalanan, cuaca hari ini begitu cerah, sangat ideal untuk bepergian juga berjalan-jalan. Wira memakai kaca mata hitamnya dengan gaya elegan, membuat sang istri di sebelahnya tak mampu berhenti terpesona.


Mobil berbelok ke sebuah bangunan yang tak jauh dari area RS Satya Medika. Bangunannya tampak masih baru, didesain bergaya klasik yang begitu elegan, dengan cat krem berpadu dusty pink. Di kedua sisinya ditanami pohon cemara yang tak terlampau tinggi, berjejer rapi indah menyejukkan mata, serta di atasnya terdapat logo besar berbentuk sepatu balet.


Dara turun dengan pandangan yang terus memaku ke arah bangunan. Kenapa desainnya sama persis dengan sanggar balet impianku yang pernah kutulis di jurnalku? Batin Dara.


“Ayo kita masuk,” ajak Wira pada wanita cantik yang masih terpaku dengan mata tak berkedip.


“Ini… sanggar balet?” tanya Dara.


“Hmm.” Wira mengangguk.


“Kenapa tiba-tiba mengajakku ke sini? Apa ini sanggar milik temanmu, Mas?”


Wira mengulas senyum tampannya dan menggenggam tangan Dara. “Ini milikmu, hadiah wisudamu dariku, karena istriku telah belajar begitu keras menyelesaikan pendidikan di tengah kesibukanmu menjadi istri juga ibu. Sanggar balet milikmu sendiri,” jawabnya.


Dara mengerjap, menatap bergantian ke arah bangunan lalu kepada suaminya secara berulang. “I-ini untukku. ini… ini luar biasa.” Matanya berkaca-kaca, air mata bahagia menyeruak menggenang di pelupuk matanya.


“Tapi, dari mana Mas tahu kalau aku_”


“Dari jurnal yang kamu tulis, aku membacanya.” Wira menyela kalimat Dara.


“Mas curang! Kenapa tidak memberitahuku sebelumnya.” Dara memukul pelan dada Wira.


“Kalau kuberitahu jauh-jauh hari bukan kejutan lagi namanya.” Wira terkekeh, jemarinya mengusap buliran bening yang membasahi wajah cantik Dara.


“Jangan menangis, nanti riasannya luntur,” canda Wira.


Takdir yang berawal dari pemenuhan janji, tak disangka berakhir saling mencintai. Awan gelap serta kelabu yang sempat menyelimuti, sirna dan pergi berganti jutaan cahaya yang menyinari. Dua insan memanglah diciptakan untuk saling melengkapi, seperti Wira dan Dara yang saling mengisi, semoga selalu bersama mengarungi samudera luas ini, hingga ajal menjemput diri.


TAMAT


*****


Terima kasih yang tak terhingga tercurah dariku untuk seluruh pembacaku tersayang yang telah menemani perjalanan cerita Wira dan Dara dari awal sampai akhir. Tak terasa hampir tujuh bulan aku menuliskan kisah ini, suka, duka juga berbagai rintangan menuliskan kisah ini menjadi warna tersendiri bagiku sebagai penulis yang masih harus banyak belajar.


Bahagia, terharu dan bersyukur atas apresiasi kalian semua. Tak menyangka responnya sungguh luar biasa. Semoga kita semua bisa memetik hikmah baik dari cerita ini, bukan hanya sekadar cerita hiburan di kala senggang.


Untuk pemenang give away tumbler yang diambil dari 5 vote teratas adalah sebagai berikut.



Kiki Miski


Alit imoet


Ve


Misk B


Lanshang



Terima kasih banyak atas dukungannya. Para pemenang akan Author follow dan silakan PC alamat masing-masing.



Jangan lupa baca juga novelku yang berjudul "Kapan Menikah" dan "Forgive Me". Bisa klik profilku dan nanti akan muncul novel-novel yang kutulis. Follow juga Instagramku untuk mengetahui seputar cerita-cerita yang kutulis. Ig: @Senjahari2412


Sampai jumpa lagi di kisah berikutnya. Love you all 💜💕.


Baca juga novelku yang lainnya. Tinggal klik profilku ya. Cekidot 😘.