
"Mas takut kamu kepincut cowok cowok cantik di sana," jujur Arkan membuat Ariana terkekeh. "Lagian mas ga mau nyari yang lain lagi, sama kamu aja uang perawatannya berapa, gimana kalau nambah bisa amsyong."
...----------------...
Ariana terkekeh mendengar penuturan suaminya, kemudian menggandeng keluar tangan suaminya. "Iya mas jangan lupa skin care Ana udah mau habis," kata Ariana membuat Arkan ikut terkekeh.
"Tu kan... gi mana coba ga tepar," kata Arkan sembari mengusap kepala istrinya.
"Lagian kan kita sama sama make nya mas, lagian coba ga perawatan, mungkin masnya sudah kayak Om Om umur 49 tahun, kan aku jadi malas jalan," goda Ariana, membuat Arkan menggeleng.
"Jadi mas mu ini termaksud awet mud?" Tanya Arkan.
"Ya tentu mas... soalnya kan rajin perawatan sama skin care," kata Ariana sembari tersenyum.
"Iya dong Mas juga rajin olahraga, terutama olahraga bareng dengan kamu, di ranjang, kalau malam malam," goda Arkan membuat Ariana melototkan matanya.
"Mas ini di kantor ya," kesal Ariana, membuat Arkan semakin gemas, hingga mengusap lembut kepala Ariana. "Mas... berantakan rambutku, masa yang punya kucel, yang kerja rapi sih."
"Iya sayang ga mas acak acakin lagi kok, sini mas elus elus," kata Arkan membuat Ariana mencubit pinggang suaminya.
Orang orang benar benar kagum melihat mereka, bahkan mereka selalu bersama di mana pun. Seperti seseorang yang selalu di mabuk cinta, dan selalu ngebucin di mana pun.
"Ih pengen deh kayak gitu, nikah rasa pacaran," kata salah satu perempuan yang ada di sana.
"Iya udah punya anak aja masih selengket itu, buat gemes jadinya," timpal yang lainnya.
Sementara yang di bicarakan seolah tak sadar, ah... memang tak sadar. Arkan benar benar habis habisan menggoda Ariana, sehingga membuat Ariana memerah, hingga masuk keruang rapat.
Sementara di ruang rapat tampak para anak buahnya yang sudah mulai berkumpul, kemudian kembali berdiri memberi hormat kepada bos mereka.
"Ah santai saja," seru Ariana sembari masuk dengan berwibawa. Arkan duduk di salah satu meja, sembari memperhatikan apa yang di bicarakan di dalam rapat tersebut, walaupun Arkan tak mengerti sama sekali arah pembicaraan mereka. Namun Arkan tetap mendengarkannya dengan seksama, dan memperhatikan mereka saat menyampaikan laporan.
...----------------...
Hi terimakasih telah membaca novel ini, jangan lupa like, Comment, dan beri tanda suka.
Hai author mau promosi nih novel baru autor duda genit, bagi yang penasaran dan suka gendre romantis dan komedi yuk baca novel duda genit.
Nih masih ada lagi yaitu terjebak cinta kolak, dengan menceritakan cinta anak SMA yang mengejar pendidikan, dan juga kerja keras. Bagaiman kisah selanjutnya? Yuk baca di Tersandung cinta kolak, novel chat story ku.
Hi salam dari It's me, terimakasih sebanyak banyaknya telah mendukung, dengan memberikan like, dan comment, maafkan atas kesalahan di dalam novel it's me. Semoga novel ini membuat kalian semua senang dan terhibur di dalam membaca novel ini. Terimakasih banya, jangan lupa like comment, and favorite novel ini ya.
Teman teman jangan lupa pakai masker, selalu jaga kesehatan dan kebersihan di tengah pandemic covid 19 ini. Ingat pesan ibu.