
"Dad, coba lihat anak yang lain, di jemput mommy nya, kemarin Vekran berharap bisa di jemput mommy atau Daddy, dan sekarang Vekran di jemput keduanya," seru Vekran dengan senang hati. Vekran terlihat benar benar begitu bahagia hari ini, tapak dari raut wajahnya, dan mulutnya yang terus mengoceh.
Ariana sedikit merasa bersalah, membuatnya sedikit tertunduk. Arkan yang menyadari hal itu, segera menggandeng tangan istrinya, dan tersenyum kearah istrinya. Seolah mengatakan bahwa ia adalah istri yang hebat.
...----------------...
Ariana tersenyum, kemudian kembali memegang erat tangan suaminya, dan melangkah bersama sama ke arah parkiran. Arkan membuka pintu untuk Ariana, Ariana segera masuk, dan duduk di kursi penumpang bagian depan. Vekran juga segera masuk ke kursi penumpang bagian belakang, setelah Arkan membukakan pintu untuk Vekran. Arkan dengan sedikit berlari kecil segera membuka pintu untuknya.
"Sayang mau makan apa nanti pulang?" tanya Ariana kepada Vekran.
Vekran tampak berfikir, kemudian bersorak. "Mom Vekran mau makan ice cream, sama desert buatan mommy..." seru Vekran terlihat begitu semangat.
"Daddy juga mau dong," kata Arkan ikut berseru, sembari melirik istrinya sebentar.
"Ya udah nanti mommy buatkan ya, Vekran nanti ganti baju, baru makan siang terus istirahat, nah sorenya kita makan desert buatan mommy," kata Ariana bersemangat.
Arkan tersenyum melihat istrinya kini tak bersedih lagi, Arkan tak suka istrinya bersedih.
Setelah mereka sampai di rumah mereka segera masuk, dan sesuai dengan janji Vekran, Vekran segera masuk ke dalam kamarnya, dan mengganti pakaiannya. Kemudian Vekran segera ikut yang lain untuk makan siang.
Mereka makan dengan hikmad, tampa ada pembicaraan sedikitpun. Setelah makan siang, Farid bersiap untuk masuk ke kamar. Farid ingin istirahat siang, apalagi setelah memakan obatnya yang punya efek kantuk. Sementara Vekran juga bersiap untuk tidur siang.
Ariana jangan di tanya, ia tengah sibuk mempersiapkan ice cream, yang ia buat sendiri. Ariana membuat ice cream dari buah yang telah ia bekukan, kemudian di campur susu cair, tampa gula. Jadi mertuanya pun bisa memakan dessert dan ice cream tersebut. Setelah selesai di haluskan, Ariana kembali memasukkannya ke dalam lemari pendingin bagian pem-beku-nya. Setelah itu, Ariana segera membuat dessert dengan bahan coklat. Dan membentuknya dengan bentuk yang cantik. Para koki yang melihat hal itu, berdecak. Bagaiman tidak kemampuan memasak Ariana benar benar sangat baik, mungkin jika di kembangkan, maka Ariana akan menjadi koki dessert terbaik.
...----------------...
Hi terimakasih telah membaca novel ini, jangan lupa like, Comment, dan beri tanda suka.
Hai author mau promosi nih novel baru autor duda genit, bagi yang penasaran dan suka gendre romantis dan komedi yuk baca novel duda genit.
Hi salam dari It's me, terimakasih sebanyak banyaknya telah mendukung, dengan memberikan like, dan comment, maafkan atas kesalahan di dalam novel it's me. Semoga novel ini membuat kalian semua senang dan terhibur di dalam membaca novel ini. Terimakasih banya, jangan lupa like comment, and favorite novel ini ya.
Teman teman jangan lupa pakai masker, selalu jaga kesehatan dan kebersihan di tengah pandemic covid 19 ini. Ingat pesan ibu.