
"Iya sayang istri sekaligus sekertaris ku," kata Arkan menggoda Ariana. "Kamu memang sekertaris ter the best, sudah hebat dalam pekerjaan, hebat dalam hal rumah tangga, dan ini yang paling hebat..." Kata Barca sengaja menggantungkan kata-katanya, agar sang istri penasaran.
"Hebat dalam apaan mas?" tanya Ariana penasaran, karena Arkan sengaja menggantung kata-katanya.
"Paling hebat urusan ranjang," bisik Arkan membuat Ariana memerah. "Nah ini lah di sebut sekertaris kesayangan sempanjangan masa."
...----------------...
Wajah Ariana memerah mendengarkan kata kata dari suaminya, sekaligus bosnya. Sementara Arkan segera menarik Arian ke dalam pelukannya.
"Ayo lah mas... sebentar lagi meeting," keluh Ariana.
Arkan mengangguk dan melepaskan pelukannya, tapi sebelum Ariana benar benar terlepas sari pelukan Arkan. Arkan kembali mengecup bibir Ariana, hingga membuat Ariana terkejut.
"Mas..." kata Ariana sembari memukul lengan suaminya.
Arkan hanya terkekeh, sembari mengusap lembut kepala Ariana. Arkan pun segera membawa berkas untuk meeting. Ariana tersenyum melihat tingkah suaminya yang terlihat begitu tegas di luaran, namun begitu menggemaskan ketika bersamanya.
Ariana kemudian keluar berdampingan dengan Ariana, yang membawa sebuah note kecil, untuk catatan hari hasil mereka meeting.
Hari ini Arkan meeting bersama dengan anak buahnya dulu, untuk membahas tentang laporan keuangan, dan laporan kinerja mereka. Arkan memang sekarang akan melakukannya setiap bulan, untuk dapat mengukur kinerja setiap karyawan, dan dapat menunjuk orang orang yang tepat di bidangnya, serta memberi peringatan untuk orang orang yang suka melakukan pelanggaran.
Dan hasilnya adalah perusahaan yang maju pesat, dengan berbagai peningkatan yang .signifikan. Arkan memang harus berterimakasih kepada istri yang merangkap menjadi sekertaris nya, karena itu adalah ide dari Ariana.
Setelah melakukan presentasi di setiap devisi, Arkan segera meminta catatan dari Ariana. Arkan melihat setiap permasalahan tersebut, kemudan mengangguk, Arkan kemudian memberikan saran kepada setiap devisi. Ya begitu lah kegiatan Arkan setiap akhir bulan, merka melakukan evaluasi kerja.
Setelah menyelesaikan meeting karyawan pagi ini, Arkan dan Ariana segera meminta para office boy untuk membersihkan ruangan. Ruangan tersebut segera di bersihkan, sementara Ariana dan Arkan segera menuju ruangan meeting lainnya, karena harus melakukan meeting dengan klayen mereka.
Arkan dan Ariana masuk terlebih dahulu, sembari mempersiapkan seluruh presentasinya. Arkan memeluk pinggang Ariana, sembari bergelayut manja, ketika menunggu klayen mereka yang sedikit terlambat.
"Sayang semangat meeting nya mana," kata Arkan memonyongkan bibirnya.
Ariana terkekeh kemudian memajukan wajahnya bersiap untuk mencium bibir Arkan.
...----------------...
Hi terimakasih telah membaca novel ini, jangan lupa like, Comment, dan beri tanda suka.
Hai author mau promosi nih novel baru autor duda genit, bagi yang penasaran dan suka gendre romantis dan komedi yuk baca novel duda genit.
Hi salam dari It's me, terimakasih sebanyak banyaknya telah mendukung, dengan memberikan like, dan comment, maafkan atas kesalaham di dalam novel it's me. Semoga novel ini membuat kalian semua senang dan terhibur di dalam membaca novel ini. Terimakasih banya, jangan lupa like comment, and favorite novel ini ya.
Teman teman jangan lupa pakai masker, selalu jaga kesehatan dan kebersihan di tengah pandemic covid 19 ini. Ingat pesan ibu.