
XJZ!!
XJZ!!
Xie Jun Ze!!
Xu Kai!!
Xie Jun Ze!!
Xu Kai!
Ratusan bahkan ribuan penonton terlihat sudah sangat berantusias menghadiri sebuah konser di salah satu hall tertutup di prefektur Osaka. Mereka mulai bersorak dengan riuh memanggil nama sebuah kelompok bintang yang sangat mereka kagumi dan mereka gilai saat ini.
Mereka adalah XJZ yang terdiri dari 2 bintang bersinar saat ini, yaitu Xie Jun Ze dan Xu Kai. Kolaborasi antara J-pop dan rapper yang sungguh keren. Dan setiap penampilannya akan selalu menghipnotis para penggemarnya.
Sementara di dalam venue yang megah nan luas itu, terlihat dua orang pemuda yang sangat tampan dan sangat bersinar berdiri di tengah-tengahnya.
Sorotan dari lighter berputar-putar itu menyinari dan menyorot para penonton yang masih begitu bersemangat sedari tadi pagi. Padahal konser dilangsungkan saat malam. Namun mereka sudah hadir sejak pagi untuk mendapatkan tempat mereka.
Sementara dua buah lighter khusus yang berukuran sedikit lebih kecil, kini mulai menyinari kedua pemuda tampan itu secara bersamaan. Dan berdiam selama beberapa saat menyinari mereka.
Salah satu dari mereka mengenakan pakaian kemeja berwarna putih dan mengggunakan aksesoris dasi dan seperti sebuah sabuk pinggang kecil, namun ikatan itu melekat pada tubuh atletisnya seakan membentuk sekatan tubuhnya.
Penampilannya dia sempurnakan dengan sebuah celana leather on leather hitam mengkilap. Sepasang hand gloves berwarna hitam juga dia gunakan malam ini.
Sementara pemuda yang lainnya mengenakan sebuah keja motif kotak-kotak berwarna merah maroon yang dipadankan dengan jaket tanpa lengan berwarna hitam mengkilap. Sebuah kacamata fashion juga sengaja dia naikkan di atas kepalanya.
Dia juga mengenakan sebuah aksesoris tindik, meskipun hanya sekedar menempelkannya saja. Dan pada malam ini pemuda ini rela merubah warna rambut keemasannya menjadi kecoklatan. Dan semua ini atas saran dari hair stylish-nya yang didukung oleh sahabatnya.
Siapa lagi mereka berdua kalau bukan Xie Jun Ze dan Xu Kai yang saat ini begitu bersinar layaknya sepasang bintang di langit, yang bersinar paling terang.
"Look at me now! Raise your head high and clench your first ! Look up ! Conquer the new day, confidently. Attention (right) Attention (huh). The dice is thrown. So we run it up "
Sebuah lirik awal mulai dinyanyikannya oleh Xie Jun Ze dengan begitu memukau dengan suara emasnya. Suaranya yang sangat merdu seakan mampu untuk menghipnotis semua orang yang berada di dalam venue menyaksikan spectakuler live concert ini.
"It's okay to cry if that's what you want. Shed the sorrow that's stored deep within you. Get rid of all the sorrow and fill your heart again. I'll stay next to you and look out for you. Please stay with me."
Lagu tersebut dilanjutkan oleh Xu Kai dengan gaya rapper-nya yang begitu keren. Ritmenya begitu cepat namun tetap jernih dan jelas. Pelafalannya jelas dan mudah untuk dipahami apa yang lagu itu sampaikan untuk sang pendengar.
"I can see your eyes. I can see your face. I just want you with me, we can let go up. I can see your eyes, I can see your face. I just want you with me, come in right back. I can see your eyes, I can see your face. I just want you with me, we can let go up. I can see your eyes, I can see your face."
Kini Xie Jun Ze dan Xu Kai mulai bernyanyi dan melantunkan lirik lagu itu bersama-sama, membuat semua penonton semakin bersorak dengan riuh dan semakin bersemangat.
Sementara seorang pria paruh baya terlihat sedang duduk di bangku VIP bersama dengan seorang wanita paruh baya dan juga seorang pemuda dengan gaya berpakaian yang juga stylish.
Mereka tertegun menatap ke arah panggung dan sesekali menyaksikan siaran live concert ini melalui beberapa layar raksasa di sekitar venue megah ini.
Pemuda ini benar-benar mirip sekali dengan putraku-Yuru. Mengapa bisa sangat kebetulan seperti ini. Dan ... lagu yang dia nyanyikan ini ... memiliki lirik yang sama dengan sebuah lagu yang pernah dituliskan oleh putraku-Yuru. Karena setelah kepergiannya, aku pernah memeriksa beberapa barangnya di kamarnya. Dan aku pernah menemukan buku yang berisikan dengan lirik ini. Apakah dia adalah putraku-Yuru? Jika dia adalah benar-benar putraku-Yuru, mengapa dia meninggalkan rumah besar dan tidak kembali lagi?
Batin pria paruh baya yang tak lain adalah ayah Yan Yuru.
Sialan!! Dia benar-benar percaya diri sekali menyanyikan lagu milik Yuru!! Dasar pencuri!! Seharusnya mereka malu melakukan semua ini!! Tapi mereka malah menyelenggarakan beberapa konser lagi dan malah mengakui jika lagu ini milik mereka!! Ciihh ...
Batin pemudah yang duduk di sebelah pria paruh baya itu mengeraskan rahangnya dengan kedua tangan yang mengepal. Pemuda ini adalah Yan Chen.
Apa Yan Chen yakin jika pemuda yang berdiri di atas panggung itu adalah bukan Yan Yuru? Mengapa perasaanku malam ini sangat tidak enak? Sebenarnya apa yang telah terjadi? Yan Chen mengatakan jika Yuru sudah mati, maka itu artinya Yuru sudah mati bukan?
Batin seorang wanita paruh baya yang duduk di sisi lainnya pria paruh baya itu. Dia adalah ibu dari Yan Chen yang sedang gelisah bukan main.
Setelah beberapa saat akhirnya lagu itu telah diselesaikan dengan sangat sempurna oleh Xie Jun Ze dan juga Xu Kai. Seorang MC wanita dan seorang MC pria mulai menghampiri mereka berdua dengan bersemangat.
"Hallo, XJZ!!" sapa MC wanita begitu antusias menyapa mereka berdua. "Akhirnya setelah sekian purnama kalian datang juga ke Osaka!! Whooooo!!!" imbuhnya bersorak dan tertawa kecil.
"Ya, selama ini kami masih sibuk untuk mempersiapkan sekolah dan ujian. Jadi kami harus mengatur semuanya dengan baik."
Jawab Xie Jun Ze yang terlihat lebih menguasai panggung jika dibandingkan dengan Xu Kai yang sebenarnya terkadang masih merasa gugup saat berada di atas panggung dan di hadapan ratusan hingga ribuan orang penggemarnya itu.
"Hhm, benar sekali! Kalian pasti sangat sibuk ya untuk membagi waktu untuk belajar, berlatih dan melakukan beberapa konser. Namun kami semua sangat salut dan takjub dengan kalian! Karena di usia yang masih begitu muda, kalian berdua sudah sukses seperti ini! Bisakah kalian berbagi sedikit cerita untuk kami semua?" kini sang MC pria mula bertanya.
"Yeap, malam ini aku akan sedikit berbagi cerita untuk kalian semua." Xie Jun Ze menyauti dengan sebuah senyuman misterius yang masih terlihat sangat menawan, sesekali dia juga menatap ke arah penonton, seakan sedang mencari seseorang diantara ribuan orang itu.