It'S Me

It'S Me
S2 (31)



Sementara orang tersebut langsung saja mendengus kesal dan meninggalkan Ariana dan Arkan, yang memang sebentar lagi akan berganti lampu, menjadi hijau. Arkan segera menancapkan gas, untuk segera jalan, dan kembali ke kediaman mereka. Sementara Ariana masih setia dengan tawanya, membuat Arkan menggeleng. Ariana terlihat sangat senang ketika melihat dirinya, di goda habis habisan oleh waria.


...----------------...


"Sudah ya sayang..." kata Arkan meminta istrinya untuk berhenti tertawa, namun apa daya Aryana masih saja tertawa dengan sangat puas. "Sayang... sudah puas?" Arkan mulai sedikit kesal dengan istrinya yang masih saja tertawa.


Ariana sedikit mengurangi volume tawanya ketika mendengar suara kesal Arkan, namun masih aja tertawa. Namun Arkan masih sedikit kesal mendengar tawa Ariana. Ariana segera menyeka air mata yang berada di ujung ekor matanya.


Tiba tiba mobil sedikit ditepikan, Arkan melihat Ariana dengan seksama, yang masih sedikit tertawa meski sudah berusaha ia tahan. Arkan berpikir, sebegitu lucunya kah tadi sehingga istrinya ini tertawa, hingga air matanya terjatuh, dan wajahnya memerah.


"Sayang..." kesal akan melihat istrinya yang masih saja tertawa meskipun sekarang jauh lebih pelan, Arkan yang kesal, segera membuka sabuk pengaman nya.


Pelan namun pasti, Arkan mendekatkan wajahnya, kemudian menarik tengkuk Ariana untuk mengecup bibir Ariana. Ariana hanya mengerjakan mendapatkan hal tersebut, sementara Arkan mulai me*lu*mat bibir Ariana dengan kasar. Namun detik berikutnya Arian dapat merasakan lu*ma*tan tersebut kini telah menjadi lembut, ketika menyapu bibitnya.


Ariana terbawa suasana, kemudian ikut memejamkan matanya. Ariana mulai ikut dalam permainan tersebut, dan kini membuka sedikit mulutnya. Arkan mengetahui hal itu, segera mema*sukkan li*dah*nya ke dalam mu*lut Ariana, sembari mem*beli tidak Ariana yang juga tidak mau kalah.


Tangan Arkan tidak tinggal diam, tangan itu kini membuka sabuk pengaman yang dikenakan Ariana, kemudian dengan tenaga yang Arkan memiliki, Arkan berhasil mengangkat Ariana ke dalam pangkuannya, tanpa melepaskan pa*ngu*tan mereka.


Merasa sedikit sesak, Arkan kemudian melepaskan pa*ngu*tan mereka. Setelah beberapa detik mereka mengambil, dan meraup nafas untuk mengisi paru paru mereka, Arkan kembali menyatukan bibirnya dengan bibir Ariana. Rasa nikmat menjelajahi seluruh rongga kepalanya, serta membuatnya ingin merasakan lebih dari istrinya.


Arkan semakin menekan pa*ntat Ariana ke arah kepemilikannya. Ariana benar benar semakin terbuai, sehingga menggerakkan pan*tat*nya dengar refleks. Sehingga memancing adik kecil Arkan untuk segera berdiri tegak.


...----------------...


Hi terimakasih telah membaca novel ini, jangan lupa like, Comment, dan beri tanda suka.


Hai author mau promosi nih novel baru autor duda genit, bagi yang penasaran dan suka gendre romantis dan komedi yuk baca novel duda genit.



Hi salam dari It's me, terimakasih sebanyak banyaknya telah mendukung, dengan memberikan like, dan comment, maafkan atas kesalahan di dalam novel it's me. Semoga novel ini membuat kalian semua senang dan terhibur di dalam membaca novel ini. Terimakasih banya, jangan lupa like comment, and favorite novel ini ya.


Teman teman jangan lupa pakai masker, selalu jaga kesehatan dan kebersihan di tengah pandemic covid 19 ini. Ingat pesan ibu.