It'S Me

It'S Me
S2 (06)



Arkan memandang Ariana dengan pandangan lembut, di sertai dengan usapan lembut di kepala Ariana. Melihat istri menggemaskan nya ini baik baik saja, merupakan hal yang paling membahagiakan untuknya.


"Mas pesan ini ya," kata Ariana menunjuk sebuah steak dan spageti. "Mas pilih yang mana?"


...----------------...


"Samain aja," kata Arkan sembari tersenyum.


"Ok mas..." kata Ariana sembari menekan layar ponsel tersebut, kemudian mengembalikannya kepada Arkan.


Arkan menarik Ariana ke dalam pelukannya, kemudian tersenyum ke arah Ariana.


Ariana hanya menurut saja, ia tahu hati sang suami tengah resah. Mungkin saja sifat insecure nya tiba tiba kambuh lagi, sehingga membuatnya sedikit dalam keadaan tidak bersemangat. Ariana menyenderkan kepalanya di bahu Arkan, sembari memeluk tubuh suaminya.


"Sayang janji ya jangan tinggalin mas," kata Arkan sembari mengusap lembut kepala Ariana.


Sudah Ariana duga suasana hati suaminya ini, suaminya yang selalu bersifat insecure, sehingga membuat suaminya ini selalu kurang percaya diri.


"Hm... emang ga ada dalam agenda kok untuk hal itu," kata Ariana mencoba membuat lelucon untuk suaminya.


"Agenda, memang apaan sayang," kekeh Arkan sembari mengecup puncak kepala Ariana.


"Mas besok kita olahraga ya pagi pagi, supaya tetap awet muda, dan segar bugar," kata Ariana bangun dari senderan suaminya, dan berseru dengan semangat.


Arkan yang melihat hal itu terkekeh, karena tingkah istrinya yang begitu lucu dan menggemaskan di matanya. Arkan bahkan menyentuh pipi istrinya, sembari mencubit pelan hidung istrinya.


"Mas jangan di cubit dong, nanti imutnya hilang," keluh Angel dengan menggerbikkan bibirnya, sembari menggembungkan pipinya.


"Is mas... kapan bilangnya sih?" tanya Ariana kesal kepada suaminya, namun dalam waktu yang bersamaan juga senang.


"Tadi saat kamu monyongin bibir kamu," kekeh Arkan sembari tersenyum ke arah Ariana.


"Dasar mesum..." kata Ariana sembari mukul lengan suaminya dengan pelan.


"Sama istri sendiri ga papa sayang," kata Arkan sembari tersenyum ke arah Ariana. "Lagian nanti malam akan buka puasa sayang," lanjut Arkan dengan senyum mesum ala Arkan, sembari tangannya mulai nakal menjelajah di badan Ariana.


"Mas ini di kantor ya..." kesal Arkan sembari memukul lengan Arkan yang nakal.


"Yang bilang ini di rumah, nah kalau pun ini di rumah, sudah pasti saya bawa kamu ke kamar," kata Arkan sembari menarik turunkan alisnya, sembari menggoda Ariana.


"Maaasss, jangan mulai lagi ya..." kesal Ariana karena suaminya terus saja menggodanya.


...----------------...


Hi terimakasih telah membaca novel ini, jangan lupa like, Comment, dan beri tanda suka.


Hai author mau promosi nih novel baru autor duda genit, bagi yang penasaran dan suka gendre romantis dan komedi yuk baca novel duda genit.



Hi salam dari It's me, terimakasih sebanyak banyaknya telah mendukung, dengan memberikan like, dan comment, maafkan atas kesalaham di dalam novel it's me. Semoga novel ini membuat kalian semua senang dan terhibur di dalam membaca novel ini. Terimakasih banya, jangan lupa like comment, and favorite novel ini ya.


Teman teman jangan lupa pakai masker, selalu jaga kesehatan dan kebersihan di tengah pandemic covid 19 ini. Ingat pesan ibu.