It'S Me

It'S Me
S2 (19)



Ariana jangan di tanya, ia tengah sibuk mempersiapkan ice cream, yang ia buat sendiri. Ariana membuat ice cream dari buah yang telah ia bekukan, kemudian di campur susu cair, tampa gula. Jadi mertuanya pun bisa memakan dessert dan ice cream tersebut. Setelah selesai di haluskan, Ariana kembali memasukkannya ke dalam lemari pendingin bagian pem-beku-nya. Setelah itu, Ariana segera membuat dessert dengan bahan coklat. Dan membentuknya dengan bentuk yang cantik. Para koki yang melihat hal itu, berdecak. Bagaiman tidak kemampuan memasak Ariana benar benar sangat baik, mungkin jika di kembangkan, maka Ariana akan menjadi koki dessert terbaik.


...----------------...


Ariana segera beranjak ke kamar setelah menyelesaikan bentuk dessert nya. Ariana benar benar lelah, tapi setidaknya anaknya senang.


Ya itulah hati seorang ibu yang selalu mengginginkan anaknya senang, dan bahagia. Arkan yang melihat ke hadiran istrinya, segera mendekat.


"Capek ya sayang?" tanya Arkan perhatian.


Angel hanya mengangguk membenarkan kata kata suaminya.


Arkan segera memijit bahu istrinya, dengan penuh kasih sayang. Arkan bahkan sesekali mengecup punggung istrinya.


"Mas... jangan mulai ya..." tegur Ariana yang tany betul akal bulus suaminya.


"Cium doang sayang, masa ga boleh juga?" kata Arkan cemberut.


Arian mendengus mendengarkan penuturan suaminya. "Ya, kemarin juga bilang begitu. Tapi lama lama malah lebih," kesal Ariana.


"Ya kalau lebih kasi kembalian dong," kata Arkan membuat Ariana berdecak kesal.


Arkan masih setia memijat punggung Ariana, Meski terkadang tanganny sedikit nakal. Membuat Ariana terkadang memukul lengan suaminya.


"Mas nanti malam aja ya..." tawar Ariana ketika tangan suaminya telah menyusup ke dalam baju Ariana. "Ana janji, soalnya sekarang Ana masih sakit."


"Beneran janji kok ok?" kata Ariana.


Mendengar hal itu Arkan dengan semangat memijat Ariana.


"Sayang sambil tiduran ya... biar lebih enak," tawar Arkan.


Ariana dengan senang hati segera telungkup. Karena tahu Arkan tidak akan macam macam. Arkan dengan senang hati memijat istrinya, dengan menggunakan minyak aroma terapi.


Ariana merasa sangat nyaman sehingga memejamkan matanya. Tak lama kemudian terdengar nafas teratur dari Ariana. Ternyata Ariana telah tertidur pulas, Arkan tersenyum kemudian membalikkan badan Ariana, dan menyelimutinya.


Arkan tersenyum dan mengusap pipi istrinya. Arkan melihat wajah istrinya, yang terlelap. Arkan memang kagum melihat kerja keras istrinya. Beribu ribu puji syukur yang Arkan ucapkan pada Tuhan, karena telah mempertemukannya dengan Ariana. seorang istri yang hebat, dan berharga untuk nya. Arkan segera memeluk tubuh istrinya dan mengecup kepala Ariana, kemudian ikut terlelap di samping istrinya, yang telah terlelap terlebih dahulu.


...----------------...


Hi terimakasih telah membaca novel ini, jangan lupa like, Comment, dan beri tanda suka.


Hai author mau promosi nih novel baru autor duda genit, bagi yang penasaran dan suka gendre romantis dan komedi yuk baca novel duda genit.



Hi salam dari It's me, terimakasih sebanyak banyaknya telah mendukung, dengan memberikan like, dan comment, maafkan atas kesalahan di dalam novel it's me. Semoga novel ini membuat kalian semua senang dan terhibur di dalam membaca novel ini. Terimakasih banya, jangan lupa like comment, and favorite novel ini ya.


Teman teman jangan lupa pakai masker, selalu jaga kesehatan dan kebersihan di tengah pandemic covid 19 ini. Ingat pesan ibu.