It'S Me

It'S Me
Episode 255



"Lo kayaknya emang harus cepat nikah deh kak." kata Ariana membuat yang lain mengangguk serentak, sementara Rose dengan perut buncit palsunya,hanya tersipu malu.


"Ah bener banget." kata Rayen beralih memeluk Rose, membuat Rose segera mencubit perutnya. "Ah Yank buka perut kamu itu." pinta Rayen, membuat Rose membuka perut palsunya. Saat perut palsu terbuka, tiba tiba terjatuh lah pistol dan ponsel genggam.


"Ya udah aku mau bersih bersih dulu." kata Rose, membuat yang lain menganggukkan kepalanya.


"Iya gue juga." kata Ricky, kemudian berlalu menuju kamarnya. Ricky memang memiliki kamar khusus untuk dirinya, di rumah Candana.


...


Tak lama kemudian Armin datang membawakan nasi goreng, pesanan Ariana. Membuat Ariana berjingkrak senang, dan segera berjalan menuju ruang makan. Namun saat Ariana ingin menyuapkan nasi goreng tersebut, tiba tiba Ayu dan Vian duduk di hadapannya. Mereka mengiba, meminta nasi goreng Ariana, akhirnya Ariana berdiri berniat mengambilkan piring, untuk mereka di dapur.


Alangkah terkejutnya Ariana, saat melihat nasi goreng buatan Armin, telah ludes dengan kedua keponakan ipar nya.


"Ahh... Gege..." teriak Ariana membuat Armi yang baru saja mandi, segera keluar dengan hanya mengenakan handuk. Menampakkan otot perutnya, yang sexi.


"Aaaa." semua orang berteriak melihat Armi keluar dengan hanya mengenakan handuk.


"Ah maaf..." kata Armin kembali masuk, kemudian mengenakan pakaiannya. Tak lama kemudian ia keluar, dan melihat Ariana tengah menangis, sementara Arkan terus menenangkan.


"Ana kenapa?" tanya Armin bingung, karna bukannya baru saja Ariana di buatkan nasi goreng, kenapa tiba tiba menangis.


"Nasi gorengnya di makan mereka." tunjuk Ariana mengarah ke Ayu, dan Vian dengan piring yang sudah kosong.


"Ya udah jangan nangis, di buatin lagi ya." kata Armin lembut mengusap kepala Ariana. Membuat tangisan Ariana berhenti seketika.


"Armin kami juga." kata Ayu dan Vian serentak, membuat yang lain melongo.


"Hadeh, lama lama jadi tukang nasi goreng gue." kata Armin menimbulkan tawa mereka.


"Sejak kapan kalian jadi penggemar nasi goreng Armin?" tanya Andre karna biasanya, Ayu tak terlalu suka makan nasi goreng.


"Hehehe sejak tadi." kata Ayu cengengesan.


Jujur saja mereka penasaran dengan nasi goreng buatan Armin, Sehingga membuat para istri menagih, masakan nasi goreng Armin.


Tak berselang lama, Armin kembali dengan nasi goreng buatannya. Kali ini Armin membuat untuk empat porsi, Armin meletakkan nasi goreng tersebut di atas meja makan.


Para suami yang telah penasaran, segera mendekati istri mereka, untuk mencicipi nasi goreng buatan Armin.


"Ga..." kata Ariana, Ayu dan Vian secara bersamaan, sembari memukul tangan suami mereka. "Kalau mau buat sendiri." kata mereka lagi.


"Min lo buat lagi." kata Arkan kepada Armin.


"Sorry lo pikir gue tukang nasi goreng beneran?" kata Armin tidak mau.


Aida segera mencicipi nasi goreng Armin. Ariana, Ayu dan Vian ingin memarahinya, namun tidak berani.


"Ga Ah biasa aja." kata Aida, setelah mencicipi masakan tersebut.


"Ga Mbak ini tuh enak banget sumpah." bantah Ariana karena tidak terima, nasi goreng yang menurutnya enak dibilang biasa saja.


"Iya Mi... ini rasanya enak banget serius." kata Vian meyakinkan Aida.


"Yaudah selagi mereka makan, sebaiknya kalian jelaskan tentang kejadian sebenarnya." kata Erick yang jujur, saja sejak tadi merasa tidak sabar untuk cerita mereka.


"Jadi gini..." kata-kata dari Maxim sengaja digantungkan agar terdengar sedikit misterius.


"Eh curut kaki lima, ga butuh backsound lo." kesal Maxim karena merasa terganggu


"Satu minggu sebelum kejadian itu..." kata Maxim.


Flashback on.


Ariana yang tengah asyik menonton televisi, di sofa kamarnya, dikejutkan dengan bunyi deringan ponselnya. Ariana segera beranjak ke naklas samping tempat tidur untuk mengambil ponselnya. Ariana mendapati nomor tampa nama, itu artinya nomor tersebut merupakan nomor baru.


"Halo..." kata Ariana kepada penelfon tersebut.


"Halo Ariana?" tanya si penelfon tersebut, terdengar seperti suara wanita.


"Ya, ini siapa?" tanya Ariana bingung.


"Ini Raya Chandra, adik dari Ririn." kata Raya, membuat Ariana sedikit mengangkat alisnya bingung. "Maaf menggangu waktu kamu, setelah kak Ririn meninggal..." kata Raya sedikit menghentikan omongannya.


"Innalilahi." kat Ariana, tersentak mendengar rivalnya meninggal.


"Saya melihat buku diary kak Ririn, di situ ada tulisan mengenai penculikan, yang akan di lakukan oleh rekan nya kak Ririn, cuman saya tidak tahu siapa." kata Raya terdengar sedikit menarik nafasnya. "Saya cuman mau bilang tolong hati hati, kakak saya sudah meninggal saya tak ingin dia kembali meninggalkan dosa." kata Ririn dengan nada terdengar sedikit bergetar. "Tolong maafkan segala kesalahan kakak saya." kata Raya kembali. "Saya akan mengirimkan diary ini ke rumah anda, semoga anda dapat petunjuknya." kata Ririn kemudian mengakhiri telfonnya.


Ariana tertegun mendengar penjelasan dari Raya adik Ririn. Ternyata rivalnya kini telah meninggal dunia, Ariana tak tahu harus bahagia atau sedih.


Tiba tiba Arkan masuk, melihat Arian termenung di pinggir tempat tidur.


"Sayang..." panggil Arkan bingung dengan tingkah Ariana.


"Sayang Ririn meninggal." kata Ariana masih termenung.


"Innalilahi wainna ilaihirojiun." kata Arkan, memandang wajah istrinya.


"Mas tahu tidak, barusan adiknya Ririn nelfon, terus bilang dia ketemu diary Ririn dan di situ tertulis tentang penculikan Mas." kata Ariana membuat Arkan segera memeluk tubuh Ariana.


"Sayang ada mas di sini." kata Arkan menenangkan Ariana, sembari terus mengusap punggung istri nya.


"Mas kita telfon kak Rayen ya." tawar Ariana, membuat Arkan mengangguk. Jika itu yang bisa membuat istri tercintanya tenang, maka ia akan setuju.


Hi teman teman ni rencananya mau buat kumpulan cerita horor gitu, dari pengalaman pribadi ku, dan jika teman teman memilikinya juga Kyuk kirim cerita kalian, di pesan pribadi. Jadi ceritanya itu true story Gimana kalian setuju ga?


...


Hi author mau nanya nih, ada yang mau di buatin untuk cerita kisah Rahen sekeluarga ga? kalau ya komentar di bawah, terimakasih.


Hai author mau promosi nih novel baru autor duda genit, bagi yang penasaran dan suka gendre romantis dan komedi yuk baca novel duda genit.



Dan juga Tersandung Cinta Kolak, dengan gendre romantis, komedi dan Ten. Dengan novel chat story.



Hi salam dari It's me, terimakasih sebanyak banyaknya telah mendukung, dengan memberikan like, dan comment, maafkan atas kesalahan di dalam novel it's me. Semoga novel ini membuat kalian semua senang dan terhibur di dalam membaca novel ini. Terimakasih banya, jangan lupa like comment, and favorite novel ini ya.


Teman teman jangan lupa pakai masker, selalu jaga kesehatan dan kebersihan di tengah pandemic covid 19 ini. Ingat pesan ibu.