It'S Me

It'S Me
S2 (12)



Arkan segera turun, kemudian meletakkan piring di tempat piring kotor. setelah itu, Arkan kembali berjalan menuju tangga, untuk kembali ke kamarnya.


Arkan tersenyum ketika melihat istrinya kembali mencoba untuk tertidur. Arkan kembali menaiki Ariana, dan melakukan kembali tugasnya.


...----------------...


Ariana terbangun dengan wajah lelahnya, semalam suaminya benar benar menggempurnya hingga habis habisan, seakan tidak pernah puas ataupun letih. Bahkan pagi ini rasanya seluruh badan Ariana remuk, seolah habis di gilas tronton.


Sebenarnya Ariana sangat lelah pagi ini, namun bagaimana lagi ia punya suami dan anak, yang harus di urus, serta ayah mertua yang harus di atur sarapannya.


Ariana khawatir ayahnya akan makan sesuatu yang mengandung gula lagi, jika tidak mengawasinya. Ya ayah mertua Ariana memang sedikit bandel, sehingga membuat anak anaknya harus memperhatikannya dengan sangat ekstra.


Ariana segera beranjak dan pergi ke kamar mandi, Ariana menggeleng ketika melihat merah di sekitaran tubuhnya.


"Sudah seperti macan tutul saja," guman Ariana bermonolog di depan cermin sembari menggeleng.


Ariana kemudian menghidupkan kran dan mandi dengan tenang. Setelah mandi Ariana segera membangunkan Arkan, untuk mandi pagi.


"Mas bangun..." kata Ariana sembari membangunkan Arkan yang masih terlihat kelelahan.


Bagaiman tidak entah jam berapa semalam mereka mengakhirinya. Yang penting saat itu Arkan sudah lelah dan merasa puas.


"Mas..." panggil Ariana sekali lagi, membuat Arkan terperanjat.


"Sayang ga usah masuk dulu deh hari ini," pinta Arkan, sembari kembali memeluk guling.


Ariana mendengus kesal, kemudian melangkah meninggalkan Arkan yang masih memejamkan matanya.


"Mas baju kamu di atas meja rias," seru Ariana sebelum menutup pintu.


Ariana segera melangkah menuju kamar Vekran, kemudian membangunkan Vekran, yang sama persisi seperti Daddy-nya, saat ini tengah tertidur sembari memeluk guling kesayangan nya.


Ariana berusaha membangun kan Vekran, yang masih malam untuk setia kepada tempat tidurnya.


"Sayang... kamu sekolah loh hari ini," kata Ariana membuat Vekran segera bangun, dengan sangat semangat.


"Ah iya mom... Vekran lupa," kata Vekran segera ke kamar mandi.


Ariana seperti biasa menyiapkan baju untuk Vekran, Arkan datang dan memeluk istrinya dari belakang. Membuat Ariana terkejut bukan main.


"Sayang, rajin banget sih," kata Arkan somebody miniature pipi Ariana.


"Ih Mas... lepasin nanti Vekran lihat nggak baik," kata Ariana sembari berusaha melepaskan pelukan Arkan.


Arkan mendengarkan hal itu, kemudian melepaskan Ariana. Arkan kemudian pergi untuk melihat Vekran, yang sedang mandi didalam kamar mandi miliknya.


"Mas Ana kebawah, mau lihat sarapan, dan buat jus untuk papi," kata Ariana sembari keluar dari kamar Vekran.


...----------------...


Hi terimakasih telah membaca novel ini, jangan lupa like, Comment, dan beri tanda suka.


Hai author mau promosi nih novel baru autor duda genit, bagi yang penasaran dan suka gendre romantis dan komedi yuk baca novel duda genit.



Hi salam dari It's me, terimakasih sebanyak banyaknya telah mendukung, dengan memberikan like, dan comment, maafkan atas kesalaham di dalam novel it's me. Semoga novel ini membuat kalian semua senang dan terhibur di dalam membaca novel ini. Terimakasih banya, jangan lupa like comment, and favorite novel ini ya.


Teman teman jangan lupa pakai masker, selalu jaga kesehatan dan kebersihan di tengah pandemic covid 19 ini. Ingat pesan ibu.