It'S Me

It'S Me
Episode 123



"Itu tandanya kau mulai mencintaku, karna kau tak pernah menolak, bahkan membalas ci*ma*n ku." kata raja Bao Ling, merebahkan badan Gu Ana ke dalam dekapannya, dengan posisi yang masih sama.


"Jantungmu berdetak kencang, membuatku nyaman." kata Gu Ana,mulai memejamkan matanya.


...


"An'er kau tidur?" tanya raja Bao Ling, saat melihat mata Gu Ana terpejam.


"Tidak, Ling Ling ku tak mau menurunkanku, jadi aku memejamkan mataku." Kata Gu Ana. "Hei bisa aku turun? wajahku rasanya tidak enak, aku harus mencuci wajahku." keluh Gu Ana. "Tidakkah kau merasa risih? wajahmu penuh dengan tinta, jika ada yang melihatnya bagaiman." Raja Bao Ling tampak memikirkan kata kata Gu Ana, kemudian bibirnya tertukik, dan menampilkan senyum di wajahnya.


"Aku bisa saja melepasmu, namun aku memiliki syarat." kata raja Bao Ling, sambil memandang Gu Ana, yang kini berada di pelukannya.


"Apa?" tanya Gu Ana penasaran.


"Cium aku." kata raja Bao Ling, membuat Gu Ana membulatkan matanya tak percaya dengan apa yang baru saja dia lihat. "Kau mau atau tidak?" tanya raja Bao Ling, menampilkan senyum licik di wajahnya.


"Hais... baiklah." kata Gu Ana dengan kesal.


Cup.


Satu ciuman mendarat di pipi kiri raja Bao Ling.


"An'er aku bukan anak kecil, kau harus menciumku di sini." kata raja Bao Ling memonyongkan bibirnya, membuat Gu Ana ingin sekali menjambak rambut panjang raja Bao Ling.


Cup.


Gu Ana menciumnya sejenak, lalu kembali menarik kepalanya. Namun sebelum berhasil Raja Bao Ling, terlebih dahulu menahan tengkuk Gu Ana, hingga membuatnya tertahan. Raja Bao Ling, memejamkan matanya menikmati sentuhan bibir Gu Ana yang tak bergerak sama sekali, saat raja Bao Ling akan melepaskan Gu Ana, tiba tiba saja Gu Ana mulai me**ma*t bibir raja Bao Ling, hingga membuat raja Bao Ling, terkejut, dan mengerjapkan matanya, dan kemudian membalasnya setelah keterkejutan raja Bao Ling, terkendali.


"Terimakasih." kata raja Bao Ling, mengecup kening Gu Ana dengan mesra. "Bibirmu sangat manis, apalagi ketika kau yang memulainya." kata raja Bao Ling, tersenyum jahil kepada Gu Ana.


"Ya... tepati janjimu." kata Gu Ana melototkan matanya. Sontak membuat raja Bao Ling terkekeh, melihat tingkah Gu Ana, yang menggemaskan di matanya. Raja Bao Ling segera melepaskan Gu Ana dari pelukannya, kamudian Gu Ana segera bangun dan berjalan menuju ke Kamar Mandi, untuk membersihkan wajahnya, di susul dengan raja Bao Ling.


Setelah beberapa menit, Gu Ana dan raja Bao Ling membersihkan wajahnya, kini semu wajah mereka tampak bersih. Saat Gu Ana mencoba meninggalkan Raja Bao Ling, mata raja Bao Ling membulat, melihat tengkuk Gu Ana, yang ikut menghitam. ingatan nya kembali berputar dengan apa yang mereka lakukan, hingga menimbulkan senyum di bibirnya.


Setalah membersihkan tengkuk Gu Ana, timbul rasa jahil dari raja Bao Ling, untuk menjahili Gu Ana. Raja Bao Ling mendekatkan keningnya, hingga mencapai leher jenjang Gu Ana. Nafas raja Bao Ling terasa hangat saat berada di leher Gu Ana, membuat jantung Gu Ana berdetak lebih kencang.


"Ahh, jangan begitu geli." kata Gu Ana mencoba mengendalikan, salah tingkahnya. Namun raja Bao Ling yang mendengarkan ucapan Gu Ana, menjadi sedikit menginginkan sesuatu yang lebih, membuat raja Bao mendaratkan hidungnya, ke leher jenjang Gu Ana. Sontak membuat Gu Ana, memberontak karna geli.


"Jangan bergerak, atau berbicara, atau aku tak dapat mengendalikan diriku." kata raja Bao Ling mencoba menghentikan pergerakan Gu Ana. Gu Ana yang mengerti akan hal tersebut, sontak menjadi terdiam, dan tak bergerak. Setelah beberapa menit kemudian, raja Bao Ling segera menegakkan wajahnya kembali, dan memeluk Gu Ana dari belakang. "Terimakasih, kau tahu, aku terkadang tak dapat mengendalikan diriku, saat bersamamu. Aku selalu menginginkan hal lebih." Jujur raja Bao Ling, melepaskan pelukannya kepada Gu Ana, lalu menggandengnya keluar dari kemar Mandi tersebut, kemudian keluar dari kamar. Lalu menuju ke tempat yang lain berkumpul.


"Kenapa kalian lama sekali?" tanya tuan Gu.


"An'er sedikit susuah di bujuk, dan harus menggunakan banyak cara." kata raja Bao Ling, dengan wajah datarnya. Membuat Gu Ana memandang wajah raja Bao Ling dengan sinis.


"Ayolah An'er jangan tatap wajah suamimu dengan tatapan begitu." goda pangeran Nan Cheng.


"Ceng Ceng, jangan suka menggoda ku, kalau ku goda balik kau akan sulit menghentikannya." kata Gu Ana dengan kesal.


"Aduh jangan coba coba memggodaku, aku takut akan ada yang berbau gosong." kata pangeran Nan Cheng melirik raja Bao Ling, sontak membuat semua orang tertawa.


"Cheng Cheng kau jangan kira dia berfikir begitu sempit, dia tidak secemburuan itu." kata Gu Ana, sambil tersenyum sinis.


"Ah benarkah? buakan kah kemarin tunanganmu akan marah jika aku menggodamu." ejek pangeran Nan Cheng.


"Ayolah itu hanya masalalu, jangan menyebut dia terus, jika kau menyebutnya aku teringat Gege Long ku yang tampan." kata Gu Ana tiba tiba teringat Tabin Long, yang selalu menolongnya ketika dalam keadaan keritis.


"Aduh benar kah, kalau begitu sini aku peluk." kata pangeran Nan Cheng, terus memancing raja Bao Ling. Gu Ana merentangkan tangannya, siap untuk di peluk pangeran Nan Cheng. Mata raja Bao Ling, melotot ke arah pangeran Nan Cheng, namun di abaikan oleh pangeran Nan Cheng dengan melangkah kan kaki, ke arah Gu Ana. Membuat raja Bao Ling mengepalkan tangannya menahan emosi. Ekspresi dari raja Bao Ling, membuat pangeran Nan Cheng tersenyum puas.


Saat pangeran Nan Cheng sudah sampai di hadapan, Gu Ana, dan bersiap memeluk Gu Ana. Raja Bao Ling segera menarik tangan Gu Ana dengan kuat, hingga membuat Gu Ana tersentak, dan memutar balikkan badannya dengan paksa, hingga memudahkan raja Bao Ling memeluk Gu Ana. Semua orang tersenyum senyum, geli melihat tingkah raja Bao Ling ketika cemburu.


...


Hi salam dari It's me, terimakasih sebanyak banyaknya telah mendukung, meramaikan, kasanah di dalam novel it's me. Semoga novel ini membuat kalian semua senang dan terhibur di dalam membaca novel ini. Terimakasih banya, jangan lupa like comment, and favorite novel ini ya.


Maaf teman teman jaringanku error ini aku ke tempat temanku baru bisa upload.