It'S Me

It'S Me
S2 (10)



Sesampainya di rumah, dengan tidak sabar Arkan segera menggendong istrinya menuju kamar. Farid yang tengah bermain dengan Vekran, tentu di buat bingung dengan hal itu. Varid takut kalau menantunya sedang sakit, atau terjadi sesuatu kepada istrinya.


"Arkan kenapa istri kamu?" tanya Farid.


"Ga papa Pah, nanti ga usah ganggu Arkan dulu ya," pinta Arkan segera meninggalkan Vekran dan Farid di ruang keluarga.


...----------------...


Sesampainya di kamar Arkan langsung saja membaringkan tubuh istrinya di tempat tidur. Membuat Ariana segera terbangun.


"Mas mandi dulu ya, nanti baru lanjut," kata Ariana sembari tersenyum ke arah Arkan.


Arkan sedikit mendesah mengacak rambutnya membuat Ariana terkekeh. Namun wajah kesal Arkan berubah dalam detik setelahnya, Arkan tiba tiba mengangkat Ariana menuju kamar mandi, kemudian menutup rapat pintu kamar mandi, tak lupa menguncinya.


Arkan menanggalkan semua pakaian Ariana, kemudian meletakkan Ariana ke dalam bathtub, lalu mengisi bathtub dengan air dingin.


"Mas dingin," pekik Ariana, sembari memeluk tubuhnya.


"Sudah nanti juga hangat," kata Arkan sembari menanggalkan pakaiannya.


Arkan kemudian mematikan air kran yang menyala, lalu ikut masuk ke dalam bathtub.


"Mas jangan bilang..." kata kata Ariana terhenti, karena tak percaya dengan kelakuan suaminya. Ariana tahu betul kalau suaminya ini menginginkan sesuatu.


"Sayang sekali kali mandi bersama," kata Arkan sembari mengangkat Ariana ke dalam pangkuannya.


"Kamu kan bukan anak kecil lagi," kesal Ariana.


Ariana menganga tak percaya, namun terlambat Arkan sudah melakukan tugasnya sebagai seorang suami. Akhirnya terjadilah yang harus terjadi antara suami dan istri tersebut.


Mandi yang harusnya hanya beberapa menit, kini harus berganti menjadi hampir dua jam. Arkan yang telah lama berpuasa, tidak juga puas dengan hal tersebut. Arkan segera mengangkat istrinya ke tempat tidur, dengan keadaan basah. Arkan kembali melakukan tugasnya sebagai seorang suami, dan Ariana hanya bisa pasrah dengan hal tersebut.


Arkan akhirnya ambruk diatas tubuh istrinya, yang telah lebih dahulu tertidur karena kelelahan. "Terimakasih sayang," kata Arkan sembari mengecup puncak kepala istrinya.


Arkan segera menarik selimut untuk menutupi tubuh mereka yang polos, kemudian memeluk istrinya.


Saat malam tiba Ariana terbangun, dan segera pergi mandi lagi, kali ini Ariana berjinjit, agar tak membangunkan suaminya. Ariana segera mandi secepatnya. Kemudian mengenakan pakaiannya.


Ariana segera keluar dari kamar, dan melihat waktu telah menunjukkan pukul sembilan malam, yang artinya kini hampir semua penghuni rumah telah tertidur.


...----------------...


Hi terimakasih telah membaca novel ini, jangan lupa like, Comment, dan beri tanda suka.


Hai author mau promosi nih novel baru autor duda genit, bagi yang penasaran dan suka gendre romantis dan komedi yuk baca novel duda genit.



Hi salam dari It's me, terimakasih sebanyak banyaknya telah mendukung, dengan memberikan like, dan comment, maafkan atas kesalaham di dalam novel it's me. Semoga novel ini membuat kalian semua senang dan terhibur di dalam membaca novel ini. Terimakasih banya, jangan lupa like comment, and favorite novel ini ya.


Teman teman jangan lupa pakai masker, selalu jaga kesehatan dan kebersihan di tengah pandemic covid 19 ini. Ingat pesan ibu.