It'S Me

It'S Me
Episode 250



Kembali lagi di kediaman Candana, terdengar di dalam kamar Arkan dan Ariana, suara teriakan dan ketukan.


"Sayang Om ga papa kan? Kasian." kata Ayu, sembari meneteskan air matanya.


...


Ayu tak menyangka, bahwa mereka akan benar benar merasakan hal ini. Arkan yang sejak tadi berteriak, dan meminta untuk di bukakan pintu, memohon ingin mencari Ariana, Ariana yang saat ini tidak di ketahui keberadaan nya. Membuat Ayu menitikkan air mata tampa persetujuan.


"Semua jangan panik dan terlalu pusing, Ana akan baik baik saja, baru saja anak buah ku menghubungi ku, kalau Ana kemungkinan akan baik baik saja." kata Armin menenangkan mereka.


"Maksudnya?" tanya Rayen penasaran.


"Sepertinya itu salah satu orang yang menyukai Ana, dan dari jejak sepertinya mereka ke arah pulau Sulawesi." lanjut Armin.


"Tapi Ana baik baik saja kan?" tanya Jasson dengan wajah khawatir.


"Iya dari gerak gerik yang di dapat dari cctv bandara, Ana terlihat baik baik saja." kata Armin menjelaskan.


"Baiklah aku akan mengirim anak buah ku ke bandara bandara yang ada di Sulawesi." kata Rayen menjelaskan.


"Kita harus bergerak cepat, kita hanya punya waktu satu bulan lebih, sebelum Ana melahirkan." kata Maxim.


"Tunggu, tunangan mu mana Rayen?" tanya Vian tiba tiba.


"Oh dia lagi bertugas, saat ini sedang di tempat lain, dan tak bisa di ganggu, mungkin hingga satu bulan lebih." kata Rayen menjelaskan.


"Tapi dia aman kan Ray?" tanya Erick terlihat mencemaskan calon menantunya.


"Iya Dad... saat ini dia lagi bertugas di tempat yang tidak terlalu berbahaya, namun sedikit harus berhati hati." kata Rayen sambil menutup matanya.


Sebenarnya sebentar lagi pernikahan mereka akan diselenggarakan, namun adanya kejadian ini maka mereka mundur pernikahan mereka. Belun lagi tunangannya rayen harus menyelesaikan sebuah misi, maka Rayen harus bisa bersabar.


"Tenang setelah ini kita akan pergi berlibur, dan mengadakan pesta pernikahan kamu." kata Erick menenangkan anak sulungnya.


"Iya semoga semua berjalan sesuai rencana." kata Rayen seolah mengucapkan suatu pengharapan.


"Tenang semua akan baik-baik saja." kata Gilang menepuk pundak Rayen menenangkan Rayen. Hanya dianggap suci oleh rayen, meskipun begitu wajahnya tetap begitu cemas.


"Jadi rencana kita seperti tadi?" tanya rayen mengembalikan fokus semua orang.


Saat ini fokus Rayen adalah menyelamatkan adiknya. Tiba tiba Bima menerima sebuah pesan, yang menunjukkan keberadaan Ariana.


"Ariana mungkin saat ini ada di Sulawesi Selatan, terdapat cek in atas nama Zack, yang membeli beberapa tiket ke Sulawesi Selatan, tadi siang." kata Bima tiba tiba mengejutkan semua orang. "Dan tadi anak buah ku menemuka cctv yang menunjukkan wajah Zack dan Ana." lanjut Bima membuat semua orang menjadi sedikit bernafas lega, karna sedikit mengetahui keberadaan Ariana.


"Kita ke sana atau anak buah kita saja?" tanya Andre.


"Jangan, biar anak buah ku saja, takutnya mereka memecah informasi kita ketika kita berada di tempat yang berbeda, itu akan memudahkan mereka menjebak kita." kata Rayen. "Pihak militer sudah bersiap untuk membantu kita, kemarin aku meminta bantuan letkol, dan mereka setuju." kata Rayen kembali.


"Aku akan meminta mereka yang bertugas di Sulawesi Selatan untuk membantu mencari keberadaan Ana dan Zack." lanjut Rayen membuat mereka menganggukkan kepala.


"Vian, Ayu kita siapkan makan untuk yang lain, sepertinya mereka belum makan. Om kamu juga sepertinya belum makan." kata Aida memandang memandang ke arah tangga dengan sedih, karna masih bisa mendengar suara gedoran dari kamar Arkan.


Aida meneteskan air mata, sedih dengan keadaan yang menimpa keluarganya. Bagaiman tidak adik iparnya yang tengah hamil tujuh bulan, kini tengah di culik.


"Om Arkan mau di bawain makan, atau di panggil ke sini?" tanya Ayu.


"Ga usah biar saya saja." kata Rayen mengambil alih makan untuk Arkan. "Dia juga harus lebih kuat, dan sedikit bersabar." Lanjut Rayen.


Rayen kemudian membawa makanan untuk Arkan dan juga untuk dirinya, sepertinya mereka akan makan bersama di kamar Arkan.


Sementara di tempat lain, tepatnya di pulau Selayar. Ariana tampak tertidur pulas di atas kasurnya, dengan menutupi tubuhnya dengan selimut.


Tiba tiba pintu terbuka menampilkan sosok Zack, yang saya ini tengah tersenyum memandangi wajah Ariana.


"Sayang bangun..." kata Zack lembut, sembari membelai wajah Ariana.


"Mas Arkan bentar lagi ya..." kata Ariana masih menutup matanya, sembari ingin melanjutkan tindur nya.


Tiba tiba Zack menggebrak tempat tidur, membuat Ariana terbangun, dan menyadari bahwa saat ini di hadapannya adalah Zack.


"Aku bukan Arkan, buang jauh jauh Arkan mu itu, aku calon suami mu." teriak Zack membaut Ariana ketakutan. Melihat wajah Ariana yang ketakutan, dengan segera Zack mengubah mimik wajahnya.


"Sayang maaf saya tak sengaja, kamu boleh panggil saya mas, kok." kata Zack, menyentuh wajah Ariana, yang terlihat ketakutan.


Zack segera menarik Ariana ke dalam pelukannya, sembari mengusap lembut kepala Ariana.


"Kamu ga boleh tertekan sayang, maaf ya. Anak Daddy ga papa kan di sana." kata Zack mengusap perut besar Ariana. "Ayo sayang kita makan, kamu pasti lapar belum makan." kata Zack sembari memapah Ariana, untuk bangun dari tempat tidurnya.


Ariana hanya mengikuti Zack, tak ingin membantah keinginan Zack. Ariana dapat melihat bertapa mengerikannya Zack ketika marah.


Zack mengambilkan Ariana makanan, dan menyuapkan Ariana. Zack lebih seperti seorang suami yang memanjakan istri, dari pada seorang penculik.


"Sayang makan yang banyak, Daddy ga mau akan Daddy ga sehat saat keluar dari sini." kata Zack sembari mengelus perut Ariana.


"Iya Dad..." kata Ariana sontak membuat Zack berbinar.


"Apa sayang? Kamu manggil Daddy tadi apa?" tanya Zack berbinar.


"Daddy..." jawab Ariana, membuat Zack mencium puncak kepala Ariana, dan perut Ariana dengan senang.


...


Hi author mau nanya nih, ada yang mau di buatin untuk cerita kisah Rahen sekeluarga ga? kalau ya komentar di bawah, terimakasih.


Hai author mau promosi nih novel baru autor duda genit, bagi yang penasaran dan suka gendre romantis dan komedi yuk baca novel duda genit.



Dan juga Tersandung Cinta Kolak, dengan gendre romantis, komedi dan Ten. Dengan novel chat story.



Hi salam dari It's me, terimakasih sebanyak banyaknya telah mendukung, dengan memberikan like, dan comment, maafkan atas kesalahan di dalam novel it's me. Semoga novel ini membuat kalian semua senang dan terhibur di dalam membaca novel ini. Terimakasih banya, jangan lupa like comment, and favorite novel ini ya.


Teman teman jangan lupa pakai masker, selalu jaga kesehatan dan kebersihan di tengah pandemic covid 19 ini. Ingat pesan ibu.