It'S Me

It'S Me
Episode 158



"Kalau dia pernah matahin gue, ga mungkin gue berani ngomong kayak di kantin tadi dengan Ariana." kekeh Maxim melihat wajah ketakutan Bima dan Aldi. "Nanti malam kami ke tempat Om Arkan, soalnya sekarang Ana tinggal dengan Om Arkan, jadi kami main ke rumah Om Arkan, kalian mau ikut?" tanya Maxim kepada teman temannya.


"Om Arkan itu Pak Arkan kan?" tanya Bimo, yang hanya di balas anggukan oleh Maxim. "Ga apa apa ni?" lanjut Bima.


"Ga apa apa, orang Ana sendiri kok yang bilang." kata Maxim santai.


...


Sementara di tempat lain, Ariana terus berusaha meyakinkan Arkan yang masih ragu dengan Arian.


"Om senyum dong, nganterin calon binik kok kayak terpaksa." keluh Arian.


"Ana sudah lah, di sana kamu jangan centil ya." pinta Arkan nemun tetap fokus ke arah depan.


"Tenang aja Om... di sana ga ada waktu buat kayak gitu kok, kalau ga percaya masuk aja om." kata Ariana meyakinkan Arkan. "Lagian ni ya Om, Ariana yang cantik dan imut ini terkenal setia loh om." lanjut Ariana.


"Oh ya." kaya Arkan sambil mengusap lembut kepala Ariana.


"Om kita sampai." kata Ariana, sambil menunjuk camp pelatihan.


"Kalau kamu latihan Saya bagaimana?" tanya Arkan menggenggam tangan Ariana, sebelum Ariana keluar dari mobil Arkan.


"Ya masuk lah Om, tanang aja nanti Ana kenalin sama mereka." kata Ariana santai. "Lagian di sini ada bang Ricky." kata Ariana menyebutkan nama Ricky salah satu rekan kerja Ariana saat mengawal keluarga Candana.


Ariana segera turun dari mobil Arkan, dan menutupnya kembali. Ariana melambaikan tangan ke arah Ricky yang tengah mengobrol bersama dengan teman temannya.


"Om ayo turun." panggil Ariana, kepada Arkan yang masih duduk di dalam mobilnya. Ariana segera menarik tangan Arkan, turun dari mobil, dan menghampiri Ricky.


"Baik An." kata Ricky menjawab pertanyaan Ariana sambil tersenyum. "Loh Pak Arkan juga di sini?" tanya Ricky bingung melihat kehadiran Arkan.


"Oh Om Arkan, mau ngeliat calon istri tercinta latihan." kata Ariana mengedipkan mata ke arah Arkan.


Arkan mendengar kata kata dari Ariana, hanya tersenyum samar. Diam diam di dalam hatinya merasa sangat bahagia, karna Ariana secara tidak langsung mengakuinya sebagai calon suami. Ariana tersenyum senang, karna bisa mengatasi tiga masalah sekaligus, Ariana bisa menghentikan pengejaran dari para anggota lainnya, yang kedua Ariana bisa membuat Ricky berhenti bertanya, dan yang ketiga mampu menyenangkan hari Arkan, agar tidak marah.


Setelah mereka berbincang bincang, mereka segera masuk kedalam tempat latihan. Di sana terdapat banyak alat untuk latihan dan tantangan. Ariana segera ikut bergabung untuk latihan bersama mereka.


Sedangkan Arkan memilih untuk diam dan memperhatikan mereka latihan, sekali kali memotret Ariana yang tengah asyik latihan. Para prajurit yang melihat Ariana tiba tiba ikut bergabung bersama mereka, menjadi bersemangat. Ariana yang bercucuran keringat menambah kesan cantik, dimata para kaum Adam. Melihat pemandangan tersebut, Arkan memilih memainkan ponselnya, dan melihat lihat ke sekililing.


Setelah hampir setengah jam, Arkan juga telah kembali ke tempatnya semula. Sedangkan seorang laki laki yang kira kira berumur 45 tahun, memasuki lapangan latihan. Semua orang segera menghentikan latihannya termasuk Ariana.


Ariana segera ikut bergabung di belakang laki laki tersebut, bersama Ricky yang sejak tadi mengawasi jalannya latihan.


"Selamat siang semuanya, hari ini saya akan memperkenalkan salat satu anggota capten senior kita yang baru, yang baru di pindahkan dari Prancis." kata Letkol Bram, sembari memperhatikan para prajurit lain yang tengah dalam posisi siap, sembari mendengarkan penjelasan Letkol mereka dengan semangat. "Nona Ariana, silahkan maju satu langkah." kata Letkol Bram sembari menatap Ariana dengan tegas. Membuat Ariana segera mengembalikan sikap istirahatnya, menjadi siap siapha, dan maju satu langkah, dengan langkah lebarnya.


Identirasanya membuat orang tak percaya dengan apa yang di dengarkannya, mata mereka membulat ke arah Ariana. Karna selama latihan tadi mereka asyik memandang Ariana. Ada yang hanya melihat dari jauh, dan Ada uang terang terangan mengikuti Ariana.


...


Hi salam dari It's me, terimakasih sebanya banyaknya telah mendukung, e, kasanah di dalam novel it's me. Semoga novel ini membuat kalian semua senang dan terhibur di dalam membaca novel ini. Terimakasih banya, jangan lupa like comment, and favorite novel ini ya.


Teman teman jangan lupa pakai masker, selalu jaga kesehatan dan kebersihan di tengah pandemi covid 19 ini. Ingat pesan ibu.


Maaf teman teman jaringanku error ini aku harus bersabar, dan bersabar bisa upload.