It'S Me

It'S Me
Episode 237



"Ya Mas, Ana bangun." kata Ariana dengan segera melangkah kan kakinya ke kamar mandi. Sesampainya di dalam kamar mandi, Ariana segera bergegas mandi, dan dalam waktu tiga puluh menit Ariana selesai mandi.


Setelah mereka berdua bersiap-siap untuk kembali, mereka segera masuk ke dalam mobil, dan mencari restoran terdekat untuk mengisi perut mereka.


...


Setelah mengisi perut mereka segera pulang, dan bersiap menuju ke rumah besar Candana. Ariana sedikit tanpak kelelahan, kemudian memilih untuk tidur.


Arkan tersenyum melihat istrinya yang sudah terlelap, istrinya itu memang semenjak mengandung sangat mudah kelelahan. Arkan menganggap itu adalah bawaan dari bayinya. Lamanya perjalanan membuat Ariana terbangun, sebelum sampai


"Mas belum sampai?" tanya Ariana saat mereka tertahan di ramainya persimpangan lampu merah.


"Belum sayang sebentar lagi." kata Arkan membelai rambut Ariana dengan lembut.


"Iya Mas..." kata Ariana memandang kearah Arkan, sembari tersenyum. "Mas pasti capek, Ana aja yang duduk capek, apalagi Mas yang nyetir." kata Ariana khawatir dengan akan, membuat akan tersenyum senang.


"Nga papa sayang." kata Arkan menggenggam tangan istriny, sembari mengecupnya. Arkan segera melajukan mobilnya saat lampu sudah berubah warna, tanpa melepas genggaman tangan dan Ariana.


Saat setelah sampai di rumah, Ariana tampak kebingungan karena semua lampu padam. SementaraArkan terus menggenggam tangan istrinya sembari menuntun istrinya ke ruang tengah. Setelah mereka sampai di ruang tengah tiba-tiba lampu menyala.


Menampakkan taburan bunga menuju ke taman belakang, Arkan segera menutup Mata istrinya dengan tangannya, kemudian menuntun istrinya ke taman belakang.


Saat sampai di taman belakang, Arkan tersenyum melihat dekorasi taman belakang. Yang dipergunakan untuk memberikan kejutan kepada istrinya.


Arkan segera membuka tangannya perlahan dari area mata istrinya, membuat Ariana membuka matanya secara perlahan. Saat mata Ariana terbuka secara perlahan, alangkah terkejutnya Ariana, melihat dekorasi yang ada di taman belakang rumah mereka.



Hal pertama yang Ariana lihat adalah sebuah meja yang dihiasi dengan lilin, dan lampu-lampu yang membuatnya tambah cantik dan terlihat romantis. Tiba-tiba sebuah petikan gitar terdengar dari arah pendopo, di samping kolam berenang. Tempat yang biasa mereka gunakan untuk istirahat, setelah berenang.


Pendopo itu di sulap menjadi sebuah panggung yang cantik, di mana di belakang panggung tersebut, terdapat beberapa balon huruf dengan tulisan 'Happy Birthday'



Arkan kemudian menyanyikan lagu Yovie and Nuno, dengan judul janji suci. Sukses membuat Ariana menangis terharu, Ariana tak menyangka kalau suaminya ini bisa bersikap romantis terhadapnya.


Tiba tiba dari arah belakang, Rayen dan Erick menuntun Ariana menuju panggung, dengan merangkul Ariana. Sementara beberapa orang, yang sejak tadi di tugaskan untuk mem video kan kejutan ini, kini telah mengikuti langkah Erick dan juga Rayen, untuk menemui Arkan yang tengah bernyanyi.


Cameramen itu pun dengan setia, terus mengambil gambar, dari setiap moment yang. Saat Ariana di serahkan kepada Arkan, Arkan pun menghentikan lagunya, kemudian memeluk dan mengecup puncak kepala Ariana.


"Selamat ulang tahun istriku." kata Arkan menggenggam tangan Ariana.


"Kurebahkan raga ini..


Setelah seharian mengais rejeki..


Untuk menafkahi anak dan istri..


Agar mereka tak terzalimi..


Wahai engkau istri tercinta..


Ingin sekali kini ku berkata..


Besarkan dan didik lah buah cinta kita..


Wahai engkau istri tercinta..


Engkau lah bidadari ku di dunia..


Sudah seharusnya selalu ku jaga..


Telah zalim lah aku jika engkau teraniaya..


Wahai engkau istri tercinta..


Aku bersumpah kan selalu setia..


Engkau lah anugerah terindah di dunia..


Semoga bersama sama kita bisa meraih ridho Allah Subhanahu Wa Ta'alla..."


Isi bait puisi yang di bacakan Arkan, sukses membuat para penonton, dan Ariana meneteskan air mata haru. Arkan sekali lagi memeluk mesra Ariana.


"Terimakasih telah hadir di hidup Mas, Istriku." kata Arkan sekali lagi, membuat Ariana benar benar merasa bahagia. Ini adalah ulang tahun terbaik di hidupnya, bersama dengan keluarga tercinta, dan sahabat sabat dekatnya.


"Terima kasih Mas, ini kejutan ulang tahun terbaik Mas, Ana senang." kata Ariana dengan sedikit isakan bahagia. Sementara Arkan segera menghapus air mata Ariana dengan jari jemarinya.


Kemesraan Ariana dan Arkan membuat yang lainnya ikut tersenyum, sembari menggandeng tangan pasangan masing masing.


Setelah pemotongan kue selesai, mereka pun makan malam bersama, dengan suasan romantis, di iringi dengan canda tawa yang lainnya.


"Ais parah... bisa gawat ni kita, Om Arkan menaikkan standar kejutan ulang tahun kepada pasangan kita." kata Gilang kepada para laki laki, saat para perempuan memilih untuk ngerumpi bersama.


"Wah... harus kumpul uang ni mulai dari sekarang." kata Rayen, melirik pacarnya yang saat ini tengah tersenyum ke arahnya.


"Minimal seperti pak Arkan." kata Maxim menimpali pembicaraan mereka.


"Wah aku rasa sebentar lagi tabungan ku akan terkuras parah." kata Jasson, melirik pacarnya, karna setelah ini yang ulangtahun adalah pacarnya, membuat nya harus memutar otak dari sekarang, untuk tidak kalah dari kejutan yang di berikan Arkan.


"Jangan terlalu wah lah, samain aja kayak Om Arkan, standar ga usah di naikkan." kata Gilang menyarankan.


"Nyamain sama Arkan aja ngos ngosan, ini mau melebihi pulak, ketiban emas 48 karat akunya?" kata Jasson memandang Arkan dengan kesal.


"Nah gini nih, sepertinya kita harus saling membantu, biar ga terlalu berat biaya." kata Armin mencoba memberika sebuah ide, membuat semua pandangan mengarah kepadanya. "Contohnya kan sebentar lagi Juli ulang tahun, nah kita bantu Jasson buat kejutannya, baik dari segi finansial maupun ide." kata Armin membuat yang lain menganggukkan kepala mereka, mengerti maksud dari Armin.


"Nah setuju, jadi kan ga berat berat amat kitanya." kata Rayen meng Iya kan ide dari Armin. Membuat yang lainnya ikut meng iya kan ide dari Armin.


Mereka bertepuk ria, karna telah menemukan jalan keluar dari permasalah mereka, yang timbul akibat kejutan super romantis dari Arkan untuk Ariana. Sementara para wanita sibuk mengunggah momen romantis tersebut, sembari menandai Instagram Ariana dan Arkan.


...


Hai author mau promosi nih novel baru autor duda genit, bagi yang penasaran dan suka gendre romantis dan komedi yuk baca novel duda genit.



Hi salam dari It's me, terimakasih sebanyak banyaknya telah mendukung, dengan memberikan like, dan comment, maafkan atas kesalaham di dalam novel it's me. Semoga novel ini membuat kalian semua senang dan terhibur di dalam membaca novel ini. Terimakasih banya, jangan lupa like comment, and favorite novel ini ya.


Teman teman jangan lupa pakai masker, selalu jaga kesehatan dan kebersihan di tengah pandemic covid 19 ini. Ingat pesan ibu.