
"hm..." kata Arkan malas. Rasanya ingin sekali ia mengakhiri meeting ini. Sudan malas rasanya melayanı orang tak tahu malu ini. Apalagi saat ini pria yang bergelar senior Cassanova ini, tengah berbincang dengan istrinya. Mereka bahkan kini terlihat lebih arab, sehingga membuat Arkan semakin kesal.
...----------------...
Akhirnya rapat berakir tanpa kesalah fahaman lagi, Arkan dan Ariana mengantar Dimas dan Satria hingga keluar ruang rapat. Arkan dan Ariana Segera masuk ke ruangan CEO. Setelah masuk Arkan dan Ariana segera duduk di kursi masing masing.
Mereka asyik mengerjakan tugas masing masing, di karenakan hari itu memang tugas mereka sedikit menumpuk.
Ariana yang lelah mengerjakan tugas nya, Segera mendatangi meja Arkan, yang saat ini asyik dengan pekerjaannya.
"Mas..." panggil Ariana sembari duduk di hadapan Arkan.
"Ya sayang..." jawab Arkan kini menghenti kan aktifitanya.
Ariana tersenyum ke arah Arkan. "Mas masih banyak lagi ya?" tanya Ariana sambil tersenyum penuh makna.
Arkan ikut tersenyum ia tahu istrinya saat ini memiliki permintaan, di Iihat dari raat wajah sang istri sepertinya itu sedikit aneh.
"Kamu mau apa?" tanya Arkan penasaran. "Selama Mas bisa, Mas pasti bakalan kabulin."
"Mas Ana Mau..." belum sempat Ariana menyelesaikan kata kata nya, Arkan telah memotongny terlebih dahulu.
"Mau anak lagi?" goda Arkan sontak membuat Ariana terkejut.
Arkan terkekeh Melihat ekspresi Ariana. Menurut nya itu sangat menggemaskan. Arkan mencubit pelan pipi Ariana yang begitu menggemaskan.
Ariana hanya melototot melihat kelakuan Suaminya, bagaimana mungkin suaminya memiliki pemikiran seperti itu. Meski Ariana tahu suaminya memang Me*sum, namun tetap saja membuat Ariana terkejut.
"Dasar mesum." kesal Ariana sontak membuat Arkan terkekeh.
"iya tapi lihat tempat juga dong," kata Ariana sembari memukul lengan suaminya.
"jadi kalau di rumah boleh?" goda Arkan sontak membuat wajah Ariana memerah bagaimana tidak, Arkan terns menggodanya dengan sangat berbau me*sum.
"Sudah ya mas... Ana malas ngomong Sama mas kalau begini," kesal Ariana hendak beranjak.
Melihat hal itu Arkan segera menghentikan langkah Ariana. "Ya Ya Ya sayang maaf cuman bercanda," kata Arkan sontak membuat Ariana membalikka badannya.
"Makanya kalau istri lagi serius jangan di becandadain dong," kesal Ariana.
Arkan semakin gemas saja dengan tingkah Ariana, Arkan segera bangkit dari tempat duduknya, kemudian menghampiri Ariana yang tengah berdiri.
Arkan segera memeluk tubuh Ariana kemudian mencium tengkuk Ariana. "Maaf sslayang..." kata Arkan sembari terus menciumi tengkuk Ariana. "Sayang mas cuman bercanda loh, jangan marah ya..." lanjut Arkan.
...----------------...
Hi terimakasih telah membaca novel ini, jangan lupa like, Comment, dan beri tanda suka.
Hai author mau promosi nih novel baru autor duda genit, bagi yang penasaran dan suka gendre romantis dan komedi yuk baca novel duda genit.
Hi salam dari It's me, terimakasih sebanyak banyaknya telah mendukung, dengan memberikan like, dan comment, maafkan atas kesalahan di dalam novel it's me. Semoga novel ini membuat kalian semua senang dan terhibur di dalam membaca novel ini. Terimakasih banya, jangan lupa like comment, and favorite novel ini ya.
Teman teman jangan lupa pakai masker, selalu jaga kesehatan dan kebersihan di tengah pandemic covid 19 ini. Ingat pesan ibu.