
Arkan tersenyum dan mengusap pipi istrinya. Arkan melihat wajah istrinya, yang terlelap. Arkan memang kagum melihat kerja keras istrinya. Beribu ribu puji syukur yang Arkan ucapkan pada Tuhan, karena telah mempertemukannya dengan Ariana. seorang istri yang hebat, dan berharga untuk nya. Arkan segera memeluk tubuh istrinya dan mengecup kepala Ariana, kemudian ikut terlelap di samping istrinya, yang telah terlelap terlebih dahulu.
...----------------...
Sudah satu jam Ariana tertidur, akhirnya Ariana terjaga dan tak mendapati Arkan di sampingnya. Ariana segera bergegas ke kamar mandi. Ariana menghidupkan pancuran air di kamar mandi dan mengguyur dirinya dengan air dingin. Ariana dapat merasakan sejuk nya dan segarnya pancuran air tersebut, sembari memejam kan matanya.
Setelah puas mandi, Ariana segera keluar dari kamar mandi. Ariana kemudian segera mengenakan pakaian santa. Setelah itu Ariana segera turun ke lantai satu, dan mendapati yang lain tengal bersantai di ruang tengah.
Ariana tersenyum kemudian menghampiri mereka, Ariana segera mendudukkan dirinya di samping Arkan. Yang tengah bermain bersama anak mereka.
"Mas, kok ga bangunin Ana sih?" tanya Ariana ketika duduk di samping Arkan.
"Mas ga tega sayang kamu kelihata Lelah banget, jadi ga tega," Sahut Arkan, sembari memandang isrinya.
Ariana mengangguk kemudian tersenyum. "Ya sudan Mas, Ana mau ngambil dessert duluya, buat kita semua," kata Ariana Sembari berdiri.
Arkan ikut berdiri menyisahkan Farid dan Vekran. "Biar mas bantu," kata Arkan Sembari merangkul istrinya ke dapur.
Ariana tersenyum senang karna suaminya benar benar pengertian. "Iya mas..."
Sesampainya di dapur, Ariana segera mengeluarka ice cream dari dalam kulkas, Arkan sedikit mengerutkan keningnya. "Sayan... kan Papi ga boleh makan yang berasal dari pemanis buatan," Arkan khawatir istrinya lupa, dan Arkan juga tak ingin istrinya merasa tersinggung.
"Tidak apa apa kok mas... ice cream ini buatan Ana... dari buah asli, ga pakai gula sama sekali," jelas Ariana membuat Arkan tersenyum lega. "Mas tolong bawa dessert itu ke depan."
Farid tersenyum melihat kedatanga anaknya dan menantung, Arkan benar benar terlihat lebih hangat, ketika bersama dengan Ariana. Farid hanya berharap pernikahan mereka bisa langgeng, hingga maut memisahkan.
"Ice cream dan dessert datang," kata Ariana dengan semangat.
Arkan dan Ariana segera mendudukkan dirinya di samping meja keluarga. setelah itu langsung saja membagika ice cream dan dessert tersebut.
Farid bingung Melihat hal itu, Ariana yang menyadari nya, segera tersenyum. "Papi ga apa apa kok, ice cream ini buata Ana, dan dari buah asli tanpa gula jadi aman kok."
...----------------...
Hi terimakasih telah membaca novel ini, jangan lupa like, Comment, dan beri tanda suka.
Hai author mau promosi nih novel baru autor duda genit, bagi yang penasaran dan suka gendre romantis dan komedi yuk baca novel duda genit.
Hi salam dari It's me, terimakasih sebanyak banyaknya telah mendukung, dengan memberikan like, dan comment, maafkan atas kesalahan di dalam novel it's me. Semoga novel ini membuat kalian semua senang dan terhibur di dalam membaca novel ini. Terimakasih banya, jangan lupa like comment, and favorite novel ini ya.
Teman teman jangan lupa pakai masker, selalu jaga kesehatan dan kebersihan di tengah pandemic covid 19 ini. Ingat pesan ibu.