It'S Me

It'S Me
Episode 125



"Rasakan, kau dasar aneh." kata Gu Ana dengan kesal. Pangeran Nan Cheng yang tak terima langsung membalasnya juga, hingga membuat beberapa helai rambut Gu Ana terlepas dari kepalanya, dengan segera mereka memisahkan mereka. Raja Bao Ling, segera mengangkat Gu Ana, ke pangkuannya, dan meletakkan Gu Ana, ke posisi sebelah kanannya, hingga Gu Ana berhadapan dengan tuan Gu, dan jauh dari pangeran Nan Cheng.


...


Mereka sampai di pagi hari, di kerajaan Bao. Para pejabat dan anggota keluarga kerajaan, menyambut kedatangan mereka, karna saat ini yang sedang bersama mereka merupakan Raja Bao Ling, Raja dari kerajaan Bao. Semua orang menunduk hormat, saat menyambut kedatangan junjungan mereka. Raja Bao Ling segera turun dari kereta, dan segera menuntun Gu Ana, untuk segera turun dari kereta, di yang lainnya. Raja Bao Ling tersenyum manis ke arah Gu Ana, membuat pangeran Bao Yuang tersenyum.


Ah akhirnya Gege menemukannya. Ucap pangeran Bao Yuang dalam hati.


Pangeran Bao Yuang segera mendekati raja Bao Ling, yang saat ini tengah menatap datar para bawahannya. Mata pangeran Bao Yuang tertuju pada Gu Ana, yang saat ini tengah menatap, dan mengedarkan pandangan ke sekeliling istana.


"Gege pilihanmu sungguh cantik, lihatlah para mentri muda dan pejabat, yang melihat gadis mu dengan tatapan lapar." kata pangeran Bao Yuang, menggoda raja Bao Ling. Mendengar kata kata pangeran Bao Yuang, raja Bao Ling segera mengedarkan pandangan ke arah bawahannya, dan benar saja banyak sekali tatapan para laki laki, baik muda maupun tua, baik yang masih melajang, maupun yang sudah memiliki anak dan istri. Pandangan raja Bao Ling, kini teralih ke arah Gu Ana, yang tengah membalas senyum ke arah semua orang.


"An'er ku memang cantik, lihatlah pandangan iri mereka semua. Bukankah aku sangat beruntung." kekeh raja Bao Ling, membuat pangeran Bao Yuang ikut terkekeh.


"Kau memang bergerak cepat, setelah mengetahui pertunangan mereka yang batal." kata pangeran Bao Yuang mengejek raja Bao Ling.


"Tentu saja, aku sudah lelah menunggu selama dua tahun." kata raja Bao Ling, sambil memandang Gu Ana. sedangkan pangeran Bao Yuang, memandang ke arah pangeran Nan Cheng, dan segera mendekat.


"Ya... Cheng kau bersama mereka juga?" tanya pangeran Bao Yuang.


"Yuang, apa kabar? Aku suka sekali ikut dengan mereka yang, banyak hal kehidupan yang bisa di pelajari." kata pangeran Nan Cheng, sok bijak, padahal dia hanya ingin memiliki teman yang sepikiran.


"Ah... baiklah, aku kira kau hanya ingin ikut jalan jalan." kata pangeran Bao Yuang. "Ah silahkan ikut kami, sebaiknya kita ke aula saja, untuk berbincang bincang." kata pangeran Bao Yuang. " Mari tuan Gu." kata pangeran Bao Yuang.


Raja Bao Ling memimpin mereka semua, sedangkan pangeran Bao Ling, pangeran Nan Cheng, tuan Gu, dan Gu Min tengah mongobrol berbagai hal. Sementara Gu Ana dan Gu Min hanya diam saja melihat lihat, semua kanan keadaan Istana yang mereka lewati.


Setalah mereka sampai di aula, Raja Bao Ling duduk di singga sananya, sambil berbincang bincang dengan para pejabat lainnya, sesekali melirik Gu Ana, yang tampak tidak sedikit kelelahan, karna perjalanan yang mereka lakukan. Gu Ana tampak sedikit bosan, dengan acara di Istana, meski ini bukan pertama kalinya Gu Ana, hadir dengan hal seperti ini, namun kerajaan Bao, merupakan kerajaan yang asing untuk Gu Ana, Gu Ana hanya mengenali raja Bao Ling, sedangkan sisanya asing untuknya. Bukan hal yang sulit untuk bergabung, namun Gu Ana tahu tidak semua sesuai dengan luarnya.


Tiba tiba seorang wanita muda menghampiri Gu Ana, membuat Gu Ana menyipitkan matanya. Wanita itu menampakkan senyum ramah, namun Gu Ana yakin itu hanya topeng.


"Untuk membuka topeng, maka harus menggunakan topeng Pula." bisik Gu Jun kepada Gu Ana, yang membuat pangeran Nan Cheng dan Gu Min tersenyum penuh arti.


"Salam Nona muda, nama saya Song Siyue, saya anak mentri Song." kata Song Siyue tersenyum tulus.


"Saya merupakan, mantan tunanganmu dari raja Bao Ling, tapi seseorang telah menghancurkan pertunangan kami." kata Song Siyue tersenyum sinis ke arah Gu Ana. Song Siyue mengira jika Gu Ana, hanya seorang gadis polos, dimana hanya mengandalkan wajah saja, yang memang Song Siyue akui kecantikannya.


"Ah benarkah, apa wanita itu jauh lebih baik darimu? Jika begitu wajar jika Ling Ling lebih memilih wanita itu." kata Gu Ana sengaja memanggil raja Bao Ling dengan sebutan Ling Ling, agar Song Siyue terpancing emosi.


"Aku tak yakin, aku rasa dia hanya wanita ja**ng." kata Song Siyue menahan emosinya.


"Ah benarkah? Bagaiman mungkin kau dikalahkan oleh ja**ng? Hanya dua kemungkinan, pertama kau lebih buruk dari ja**ng tersebut. Kedua ja**ng itu lebih baik dari mu." Kata Gu Ana tersenyum puas, karna berhasil membungkam telak kata kata Song Siyue.


"Kau dasar ja**ng tak tahu diri, aku yakin kau dan, ibumu sama sama ******." teriak Song Siyue terpancing emosi, karna di merasa dirandahkan. Teriakan Song Siyue membuat semua orang mengarah kepadanya, Gu Min yang mendengarkan ucapan dari Song Siyue menjadi kesal.


Plak.


Satu tamparan mendarat di pipi Song Siyue, yang di lakukan oleh Gu Ana.


"Kau..." belum sempat Song Siyue melanjutkan kata katanya, Gu Ana memotong kata kata tersebut.


Plak.


Kembali Gu Ana menampar Song Siyue, yang kini di pipi sebelah kirinya, karna Gu Ana hanya ingin menyeimbangkan saja.


"Apa? Kau boleh menghinaku sesuka hati mu, tapi jangan pernah menghina ibuku." kata Gu Ana dengan pandangan merendahkan. " Kau Nona muda yang manja, aku beri kau saran, sebelum kau mencari masalah dengan seseorang, lihat dengan siapa kau mencari masalah." kata Gu Ana mengancam Song Siyue. Gu Ana kemudian mendekat ke arah Song Siyue, dan membisikkan sesuatu.


"Dengarkan saranku, jangan sampai nasibmu seperti kerajaan Bei, yang hancur di tangan keluarga Gu." kata Gu Ana membisikkan kata kata tersebut di telinga Song Siyue. Mendengar kata kata Gu Ana, Song Siyue terkejut, namun tak ingin menampakkannya.


...


Hi salam dari It's me, terimakasih sebanyak banyaknya telah mendukung, meramaikan, kasanah di dalam novel it's me. Semoga novel ini membuat kalian semua senang dan terhibur di dalam membaca novel ini. Terimakasih banya, jangan lupa like comment, and favorite novel ini ya.


Maaf teman teman jaringanku error ini aku ke tempat temanku baru bisa upload.