It'S Me

It'S Me
Episode 251



"Iya Dad..." kata Ariana sontak membuat Zack berbinar.


"Apa sayang? Kamu manggil Daddy tadi apa?" tanya Zack berbinar.


"Daddy..." jawab Ariana, membuat Zack mencium puncak kepala Ariana, dan perut Ariana dengan senang.


...


Saat ini Ariana tidak punya pilihan lain, selain mengikuti semua permainan dari Zack. Kabur pun saat ini Ia tak bisa, Ariana harus mencari tahu keberadaannya saat ini, belum lagi Ariana masalah anak yang ada di dalam kandungannya.


"Sayang ayo tidur." ajak Zack saat melihat Ariana tengah termenung melihat ke arah luar jendela, Zack berjalan mendekati Ariana, lalu memeluknya dari belakang, hingga mengejutkan Ariana, yang saat ini tengah asyik termenung. "Ingat sayang, kau sedang mengandung jadi tidur jangan terlalu larut." lanjut Zack, membuat Ariana segera berdiri, dan berjalan menuju tempat tidur.


Saat Ariana akan terlelap, tiba tiba tangan kekar Zack memeluknya dengan erat, dari arah belakang.


"Sayang Daddy akan buat kamu jatuh cinta, seandainya Daddy lebih cepat, pasti kamu sudah menikah dengan Daddy." kata Zack mengeratkan pelukannya.


"Tapi jika sudah takdir, mau bagaimana lagi?" kata Ariana, seolah mengisyaratkan bahwa mereka tidak ditakdirkan untuk bersama.


Mendengar kata-kata dari Ariana, membuat Zack langsung bangun dari barunya, Zack marah dan tak terima dengan kata-kata Ariana.


"Tidak kita ditakdirkan bersama, buktinya saat ini kita tengah bersama." bantah Zack tak terima.


"Ya kita memang ditakdirkan seperti ini saat ini, namun mungkin sesaat nanti takdir berkata lain." jawab Ariana sembari memandang ke arah lain, membuat Zack semakin marah.


Karena terlalu marah, akhirnya Zack mencekik Ariana, hingga membuat nafas Ariana tercekal. Wajah Zack yang tiba tiba berubah sangat menyeramkan, membuat Ariana terdiam, dan tanpa sengaja meneteskan air mata nya. Zack yang melihat Air mata Ariana, segera melepaskan cekikan nya, dan menghapus air mata Ariana.


"Sayang maaf, Daddy terlalu marah tadi." kata Zack, sembari memeluk dan mencium puncak kepala Ariana. "Ingat aku yang mengatur takdirku, jadi ketika aku mengatakan, kau dan aku di takdir kan bersama, makan kita akan bersama." lanjut Zack, membuat Ariana benar benar terdiam.


Ariana hanya mengangguk, ketika melihat kilatan kemarahan dari Zack. Namun tiba tiba berubah menjadi lembut. Ariana benar benar bingung, dengan sikap Zack yang berubah ubah, terkadang lembut, terkadang menakutkan.


^^^Apa emosinya sering terganggu? Sepertinya dia butuh ke psikiater. Kata Ariana dalam hati.^^^


"Sayang Maafkan Daddy, anak Daddy juga tidak apa apa kan?" kata Zack sembari mengelus perut Ariana.


"Ti... tidak." kata Ariana terbata-bata, karna gugup dan takut, bercampur menjadi satu.


"Kalau begitu ayo tidur kembali, anak kita harus sehat." kata Zack sembari mengecup perut Ariana.


Ariana hanya menurut, tidak menjawab lagi. Ariana segera membaringkan badannya, dan memejamkan matanya. Sementara Zack kembali memeluk Ariana, sembari menggenggam tangannya.


ke esokan hari nya semua kembali berkumpul, mereka telah melacak keberadaan Ariana, yang berada di pulau Selayar. Akhirnya mereka bersiap siap untuk berangkat ke Sulawesi Selatan.


Kini mereka berada di perjalanan menuju bandara, Mereka menjadwalkan keberangkatan mereka di jam delapan pagi tepar. Yang berangkat hanya para laki laki, sementara yang perempuan di minta untuk tetap di rumah, bersama dengan Erick dan juga Farid.


Sementara di pulau Selayar, Zack tiba tiba menerima telfon, dari seseorang. Zack terperanjat ketika mendengar telfon tersebut.


"Apa?" seru Zack kaget, sembari memandang ke arah Ariana.


Entah apa yang mereka bicarakan, sehingga membuat Zack terperanjat kaget. Ariana hanya mampu melihat ekspresi wajah Zack yang kaget, dapat di pastikan itu mengenai dirinya.


"Iya bagus bagus." kata Zack kemudian. Zack mematikan ponselnya, dan kembali menelfon seseorang.


"Semua siapkan pelayaran, dan penerbangan, kita ke Kalimantan sekarang." kata Zack ketika sambungan teleponnya terhubung, dengan seseorang yang di luar sana. Kemudian mematikan nya.


"Maaf sayang, kita harus pergi, semua lara benalu mulai datang, dan ingin mengganggu." kata Zack, yang dapat Ariana tebak itu adalah keluarganya, yang tengah mencarinya.


Zack segera menarik Ariana ke kapal mereka, kemudian membawa Arian kembali menaiki kapal laut, menuju pelabuhan Sulawesi Selatan.


Ketika merek sampai di Sulawesi Selatan, Ariana berencana untuk kabur, saat melihat adanya ke kesempatan Ariana diam diam ingin menjauh dari Zack, namun tiba tiba Zack menarik tangannya.


"Ingin kabur sayang? Aku tak akan segan menembak perutmu." ancam Zack membuat Ariana terdiam, dan mengikuti keinginan Zack. "Nah begitu, jadilah istri yang baik sayang." kata Zack mengelus perut Ariana. "Sayang ayo gandeng tanganku." pinta Zack membuat Ariana segera menggandeng tangan Zack.


Tak lama kemudian mereka meluncur ke Banjarmasin. Ariana hanya bisa pasrah, karena kemungkinan yang akan terancam adalah anaknya, membuat Ariana tak dapat berbuat apa apa.


Perjalanan yang mereka tempuh hampir mencapai, satu jam lewat sepuluh menit. Mereka akhirnya sampai di bandara Banjarmasin. Zack yang menggenggam tanga Ariana segera turun dari pesawat pribadi, dan keluar dari bandara, terlihat sudah ada beberapa pengawal yang menyambut mereka, dan terlihat mobil mewah yang menjemput mereka.


Zack menuntun Ariana menuju mobil mereka, seorang pengawal, tampak membuka kan pintu mobil untuk mereka. setelah mereka masuk ke dalam mobil Zack mersenyum.


Sementara di tempat lain, sesampainya mereka di Rayen, dan yang lain tampak baru saja turun dari pesawat pribadi mereka. Arkan juga ikut bersama dengan mereka, setelah itu mereka bergegas menuju pelabuhan laut, kemudian menaiki kapal laut menuju Pulau Selayar. Dengan bantuan angkatan darat mereka mengepung villa Zack, namun Villa kini hanya di tinggali para asisten rumah tangga. Membuat Arkan terduduk, karna ternyata pergerakan mereka di ketahui lawan.


"Halo bos, menurut informasi dari Aldi, Jack dan Wili, serta mbok Jami, ternyata benar merek adalah anak buah Zack." kata seseorang di ujung telfon sana kepada Rayen.


...


Hi author mau nanya nih, ada yang mau di buatin untuk cerita kisah Rahen sekeluarga ga? kalau ya komentar di bawah, terimakasih.


Hai author mau promosi nih novel baru autor duda genit, bagi yang penasaran dan suka gendre romantis dan komedi yuk baca novel duda genit.



Dan juga Tersandung Cinta Kolak, dengan gendre romantis, komedi dan Ten. Dengan novel chat story.



Hi salam dari It's me, terimakasih sebanyak banyaknya telah mendukung, dengan memberikan like, dan comment, maafkan atas kesalahan di dalam novel it's me. Semoga novel ini membuat kalian semua senang dan terhibur di dalam membaca novel ini. Terimakasih banya, jangan lupa like comment, and favorite novel ini ya.


Teman teman jangan lupa pakai masker, selalu jaga kesehatan dan kebersihan di tengah pandemic covid 19 ini. Ingat pesan ibu.