It'S Me

It'S Me
S2 (21)



Arkan dan Ariana segera mendudukkan dirinya di samping meja keluarga. setelah itu langsung saja membagika ice cream dan dessert tersebut.


Farid bingung Melihat hal itu, Ariana yang menyadari nya, segera tersenyum. "Papi ga apa apa kok, ice cream ini buata Ana, dan dari buah asli tanpa gula jadi aman kok."


...----------------...


"Ini jaga baik kok untuk kesehatan Papi dan kita semua," lanjut Ariana.


Farid tersenyu mendengar nya, kemudian segera mengambil mangkok ice cream yang ada di hadapannya. Farid tampak bahagia, karena jujur saja sejak lama ia ingin memakan ice cream, namun selalu di tahan, karena takut penyakitnya akan kambuh.


Namun kali ini, menantunya mengabulkan keinginannya dengan membuat kan ice cream sehat untuknya. rasanya juga tak kalah enak dari ice cream yang dulu sering di pesannya.


"Tambah lagi," kata Farid ketika ice cream di mangkukny telah habis.


Arkan dan Ariana terkekeh mendengarkannya. Ariana kemudian mengambil ice cream untuk Farid.


"Mommy ini sangat enak," kata Vekran sembari menunjukkan mangkok kosongnya. "Mom boleh Vekran minta dessert nya?" tanya Vekran dengan bersemangat.


"Iya sayang, ini untuk kamu," kata Ariana sembari memberikan semangkok dessert untuk anaknya.


Vekran tampak sangat bahagia, kemudian segera memakan dessert nya dengan semangat. Mereka semua sore ini memakan es krim dan dessert dengan sangat lahap.


Saat malam, Ariana dan akan segera kembali ke tempat tidurnya. Kemudian mereka segera bersiap-siap untuk berbaring, Arkan menarik Ariana ke dalam pelukannya, ciuman bertubi tubi didapatkan Ariana di seluruh wajahnya.


Tiba tiba akan menghentikan ciumannya, kemudian memandang Ariana dengan lekat. Ia sepertinya teringat akan sesuatu, kemudian kembali tersenyum. "Sayang tadi siang kan sudah janji," kata Arkan tersenyum penuh arti kepada Ariana.


Ariana bergidik tak menyangka suaminya akan mengingat hal itu, padahal sejak tadi mereka tak pernah membahasnya lagi.


Arkan segera menindih Ariana, kemudian mengecup kembali seluruh wajah Ariana. Ariana hanya terpejam menikmati seluruh sentuhan suaminya, tak lama kemudian akan memicu bibir Ariana. Yang awalnya berasal dari kecupan, lama-lama menjadi ciu*man, ciuman itu akhirnya menjadi lu*mu*tan. Lama lama Arkan menjelajahi seluruh tu*buh istrinya.


Arkan kembali melakukan tugasnya sebagai seorang suami, dan Ariana menjalankan kewajibannya sebagai seorang istri. Mereka saling puas dan memuaskan, Memberi dan diberi, serta saling melengkapi satu sama lain. Malam ini malam yang dingin kembali menjadi hangat oleh pasangan suami istri tersebut. "Terimakasih sayang," kata Arkan mengecup puncak kepala Ariana.


...----------------...


Hi terimakasih telah membaca novel ini, jangan lupa like, Comment, dan beri tanda suka.


Hai author mau promosi nih novel baru autor duda genit, bagi yang penasaran dan suka gendre romantis dan komedi yuk baca novel duda genit.



Hi salam dari It's me, terimakasih sebanyak banyaknya telah mendukung, dengan memberikan like, dan comment, maafkan atas kesalahan di dalam novel it's me. Semoga novel ini membuat kalian semua senang dan terhibur di dalam membaca novel ini. Terimakasih banya, jangan lupa like comment, and favorite novel ini ya.


Teman teman jangan lupa pakai masker, selalu jaga kesehatan dan kebersihan di tengah pandemic covid 19 ini. Ingat pesan ibu.