It'S Me

It'S Me
Episode 136



"Aku takut, kau kembali kepada pangeran Zang Limo, dan meninggalkan ku." jujur pangeran Bao Ling, mengeratkan pelukannya.


"Aku milikmu, kau tahu itu, dan itulah faktanya." kata Gu Ana, mengelus punggung dan kepala pangeran Bao Ling.


...


"Terimakasih, aku mencintaimu, jangan pernah tinggalkan aku ya." kata pangeran Bao Ling, menelusuplan kepalanya di leher Gu Ana, menghirup aroma yang membuatnya candu.


"Tidurlah besok kita akan sibuk." kata Gu Ana, sambil terus memeluk dan mengelus kepala pangeran Bao Ling.


Setelah mendengar kata kata Gu Ana, pangeran Bao Ling mengeratkan pelukannya, dan menikmati aroma yang saat ini tengah, di peluk oleh pangeran Bao Ling, serta elusan lembut yang diberikan oleh Gu Ana.


Setelah beberapa menit, terdengar nafas teratur dari pangeran Bao Ling, membuat Gu Ana menghela nafas lega, dan memandangi wajah pangeran Zang Limo, yang saat ini terlihat polos, saat sedang terlelap.


Gu Ana memandangi wajah pangeran Bao Ling, dengan kening yang berkerut. Gu Ana bingung, apa yang yang menyebabkan pangeran Bao Ling begitu tertekan. Entah apa yang mengganggu fikirannya, sehingga pangeran Bao Ling memikirkan sesuatu yang aneh aneh. Tak ingin di pusingkan dengan pemikiran pangeran Bao Ling, Gu Ana memilih untuk ikut tidur, sambil memeluk pangeran Bao Ling.


Saat pagi hari, pangeran Bao Ling bangun terlebih dahulu. Pangeran Bao Ling mengerjapkan matanya, dan merasakan posisi nya saat ini, kepalanya tengah berada di leher Gu Ana. Pangeran Bao Ling mencoba melepaskan pelukan Gu Ana, yang saat ini tengah memeluknya dengan erat.


Setelah berhasil terlepas, pangeran Bao Ling menatap wajah polos Gu Ana, sambil tersenyum, dan mengingat obrolan mereka sebelum akhirnya pangeran Bao Ling, terlelap dalam pelukan Gu Ana.


Pangeran Bao Ling segera bangun, dan mengecup kening Gu Ana, yang saat ini tengah terlelap. Pangeran Bao Ling memilih untuk pergi membersihkan diri, kemudian mengenakan hanfu yang telah di persiapkan.


"An'er bangun lah, kita harus siap siap." kata pangeran Bao Ling, membangunkan Gu Ana, dengan lembut. "An'er bangun Gege mu akan menikah hari ini, ingat?" kata pangeran Bao Ling kembali membangunkan Gu Ana.


Mendengar bawha hari ini Gu Min akan menikah, Gu Ana langsung bangun, dan bergegas menuju kamar mandi, membersihkan diri. Setelah membersihkan diri, Gu Ana segera mengeringkan rambutnya, dan merias diri. Gu Ana mengenakan sedikit riasan, dan bedak, lalu di akhiri dengan perona bibir, yang berwarna lembut.


Pangeran Bao Ling tersenyum melihat kecantikan istrinya, namun ada sedikit rasa resah, karna istrinya akan menarik banyak perhatian laki laki.


"An'er ku yang cantik, rambutmu mau ku bantu?" tanya pangeran Bao Ling, karna melihat rambut Gu Ana yang hanya mengenakan penjepit yang kecil.


"Tidak, aku sengaja membuat rambutku lebih sederhana, menurutku ini lebih baik." kata Gu Ana tersenyum ke arah pangeran Bao Ling. "Ayo, mungkin saja mereka menunggu kita." kata Gu Ana, mengajak pangeran Bao Ling untuk segera menuju ke aula, untuk menghadiri pernikahan Gu min.


Saat pangeran Bao Ling dan Gu Ana memasuki aula pernikahan, semua orang menggigit bibir melihat, pangeran Bao Ling dan Gu Ana, yang terlihat sangat tampan dan juga cantik.


Pangeran Bao Ling menyadari hal tersebut, segera menarik tangan Gu Ana, dan meremasnya dengan lembut, sambil memandang pangeran Zang Limo, dengan pandangan kesal, karna berani memandang Gu Ana dengan pandangan penuh minat.


Gu Ana terkejut akan hal itu, segera memandang pangeran Bao Ling, dan menyadari situasi yang sebenarnya. Gu Ana segera mengusap punggung tangan pangeran Bao Ling, dengan lembut.


"Ling Ling sayang suamiku, kendalikan emosimu." kata Gu Ana dengan lembut. Tersenyum lembut ke arah pangeran Bao Ling, sambil terus mengelus punggung tangan, pangeran Bao Ling dengan lembut.


Gu Ana akhirnya mengerti sikap pangeran Bao Ling, yang tiba tiba memeluk dan mencium Gu Ana, semalam.


"Ayo lah, katanya tidak akan cemburu, karna cemburu hanya untuk orang yang sedang tidak percaya diri." Goda Gu Ana mencoba menenangkan pangeran Bao Ling.


"Tapi jika aku sedang tidak percaya diri bagaiman?" tanya pangeran Bao Ling, dengan kesal, karna saat sedang cemburu, Gu Ana malah menggoda nya.


Kata kata dari pangeran Bao Ling, sungguh membuat Gu Ana terkikik geli, mendengar kata kata dari pangeran Bao Ling. Karna jujur saja kata katanya sungguh mirip, dengan kata kata dari Dilan.


"Apa yang lucu?" tanya pangeran Bao Ling kesal, dan membuat Gu Ana semakin terkikik geli.


"Kau sungguh lucu, kata kata mu sungguh lucu." kata Gu Ana sembari mengatur nafasnya, mencoba untuk berhenti tertawa. "Ya ampun, aku sungguh suka melihat wajah suamiku yang cemburu sungguh imut." kata Gu Ana sambil memperlihatkan mimik imut, di hadapan pangeran Bao Ling.


Ekspresi Gu Ana membuat pangeran Bao Ling gemas, dan segera mencubit pelan pipi Gu Ana, dengan tangan kirinya, sambil tersenyum. sedangkan tangan kanan masih setia menggenggam tangan Gu Ana.


Semua orang berdecak kagum, melihat kemesraan pangeran Bao Ling dan Gu Ana. Yang sejak tadi tampak begitu serasi, di tambah melihat sikap Gu Ana, yang terlihat menggemaskan, serta ketika pangeran Bao Ling, mencubit hidung Gu Ana, sedangkan tangan kanan terus menggenggam tangan Gu Ana.


Di sisi lain, para anggota kerajaan yang melihat kemesraan pangeran Bao Ling dan Gu Ana, hanya diam dan sesekali melirik ekspresi pangeran Zang Limo. Pangeran Zang Limo yang sejak tadi, menahan amarah dan cemburu, melihat Gu Ana tertawa dan bercanda, di depannya. Pangeran Zang Limo tak pernah melepaskan pandangannya, dari tangan pangeran Bao Ling, yang sejak tadi menggenggam tangan Gu Ana.


An'er lakukan sesukamu, dan kau Bao Ling genggam An'er ku sepuasmu, karna tak lama lagi An'er akan menjadi milikku lagi, dan saat itu tak akan aku lepaskan. Kata pangeran Zang Limo dalam hati.


...


Hi salam dari It's me, terimakasih sebanyak banyaknya telah mendukung, meramaikan, kasanah di dalam novel it's me. Semoga novel ini membuat kalian semua senang dan terhibur di dalam membaca novel ini. Terimakasih banya, jangan lupa like co mment, and favorite novel ini ya.


Maaf teman teman jaringanku error ini aku harus bersabar, dan bersabar bisa upload.