
"Eh kutil kerbau, gue di sini kaga lo ajak ya." protes Maxim membuat Ariana membalikkan badannya dengan kesal.
"Pantat panci somai diam ya, bukannya lo cuman ya yang bisa ngatain orang, gue juga." kesal Ariana. "Cantik cantik gini lo bilang kutil kerbau, kerbaunya aja ga ada apa apanya dengan gue." protes Ariana.
"Jadi lo ngaku mirip kerbau ya sekarang." kata Maxim mengejek Ariana sambil terkekeh.
...
"Enak aja, badan Ana ga gedang tau." protes Ariana berkacak pinggang, pandangan mereka bertemu, seolah mengukur kekuatan satu sama lain.
"Iya lo kurus An, lebih kurus dari sapi sama kerbau." kata Maxim tertawa senang. "Ha mulai sekarang makan yang banyak, suapaya kebaran Idul Adha nanti lo bisa di korbanin Ana." kata Maxim semakin tertawa, sedangkan yang lain sudah ikut tertawa, tak bisa menahan tawa mereka.
"Emang Ana mirip, eh kayak, eh sapi apa?" kesal Ariana selalu salah menyebutkan dirinya sendiri.
"Bukan tapi lo mirip pemeran utama Film sound the sheep." kata Maxim kembali mengejek Ariana, sehingga menimbulkan tawa yang lebih keras lagi. Mereka asyik menonton pertunjukan yang menarik otu, sehingga tak ada satupun yang berniat memisahkan mereka.
"Hah iya pemenran pendamping kera sakti mencari kitap suci, Patkai." kata Ariana kembali mengejek Maxim dengan suara keras, menyamakan Maxim dengan seorang tokoh siluman ba*bi di film kera sakti.
"Apa lo bilang, maksud lo apa?" kesal Maxim kini mulai bertengkar dengan Ariana, dan mulai saling pukul memukul, meski tidak begitu keras, membuat yang lain semakin kegirangan.
Tiba tiba Armin, Andre, dan Jasson memasuki ruang keluarga, dan menyaksikan pertengkaran Ariana dan Maxim. Seperti biasa saat menjadi Gu Min, Gu Ana dan Gu Jun selalu bertengkar, dan hanya bisa di hentikan oleh Gu Min.
"Astaga kalian ngapain?" tiba tiba suara Armin menggelegar, membuat Ariana dan Maxim berhenti seketika. Semua orang di buat mengernyit heran, dengan sikap Ariana, dan Maxim yang secara serentak behenti.
"Engga Maxim yang mulai." kata Ariana dengan mata yang berkaca kaca.
"Sembarangan lo yang mulai An." bela Maxim tak ingin di hukum Armin.
"Ga ada tuduh tuduhan, kalian berdua tu ya, kebiasaan ga di mana mana, bertengkar mulu, ga bisa berubah banget, kalian tu bukan anak kecil lagi, kalau waktu kecil kalian mungkin bisa." kata Armin mengocehi Ariana dan Maxim seperti mengocehi adiknya sendiri. "Jangan ulangi lagi ngerti?" tanya Armin, melototi Ariana dan Maxim.
"Ya Gege." kata Ariana dan Maxim serentak.
"Makanya jangan nakal." kata Jasson menoel kepala Ariana dan Maxim secara bergantian.
Maxim dan Ariana berpandangan sejenak, kemudian menyatukan pikiran mereka melalui kontak mata. Ariana kemudian menarik salah satu kabal yang tak terpakai, di salah satu laci lemari. Sementara Maxim segera menerkan badan Jasson, agar bisa di lilit oleh Ariana.
"Makanya jangan macam macam sama kami, ingat ya kami ga mau ketularan Jones kayak kamu." kata Ariana setelah usai mengikat Jasson, sedangkan Armin semakin tergeleng dengan sikap Ariana dan Maxim.
"Ketularan? kalian kira pandemi apa jomblo itu." kata Armin kesal.
"Kalu Jomblo itu ga bisa menular. kok Maxim juga tertular jomblo?" tanya Ariana dengan wajah sok polos.
"Dasar Medusa licik kalian berdua." kesal Jasson, yang sedang berusaha di lepaskan olehnya.
"Ana, Max bantu lepaskan." perintah Armin tak ingin di bantah. Ariana dan Maxim pun segera membuka kabel yang melilit di tubuh Jasson. setelah semua kembali terlepas, Ariana segera menggulung dan meletakkan kembali kabel tersebut.
"Sekarang kalian berdua berdiri dengan satu kaki, dan tangan kalian pegang kuping kalian masing masing." perintah Armin, membuat Ariana dan Maxim membuka mulutnya tak percaya.
"Tapi Gege." rengek Ariana. "Ana kan bukan anak kecil lagi." lanjut Ariana dengan manja.
"Tu tau, tapi kenapa tadi kelakuan kalian seperti anak kecil?" tanya Armin kesal. "Sekerang kalian jangan turunin sampai Gege perbolehkan." perintah Armin mutlak, membuat keduanya segera mengangkat kaki dan menjewer kuping.
...
Hi salam dari It's me, terimakasih sebanya banyaknya telah mendukung, e, kasanah di dalam novel it's me. Semoga novel ini membuat kalian semua senang dan terhibur di dalam membaca novel ini. Terimakasih banya, jangan lupa like comment, and favorite novel ini ya.
Teman teman jangan lupa pakai masker, selalu jaga kesehatan dan kebersihan di tengah pandemi covid 19 ini. Ingat pesan ibu.
Maaf teman teman jaringanku error ini aku harus bersabar, dan bersabar bisa upload.