
Tok, tok, tok.
Jasson mengetuk pintu kamar Ariana dan Maxim, untuk menanyakan kondisi mereka saat ini.
"Say udah jadi belum?" tanya Jasson dengan suara yang lembut, menirukan wanita. Namun tidak ada jawaban dari dalam. "Say sudah belum?" tanya Jasson kembali, dengan yang sedikit meninggi.
...
"Say..." kembali Jasson memanggil Ariana dan Maxim, namun tetap tidak ada jawaban. "Woi keluar ga lu berdua." teriak Jasson dengan suara bas nya, membuat semua orang terkejut, sekaligus terkikik geli di buatnya.
Tak lama kemudian pintu terbuka sedikit, dengan menyembulkan kepala Ariana. Membuat orang orang semakin bingung, dengan apa yang mereka lakukan.
"Ya ampun Merlin... kamu itu kok, suara aslinya keluar, jangan dong." kata Ariana ketika kepalanya menyembul dari balik pohon pintu. "Jadi wanita itu harus kalem." lanjut Ariana, sembari membukakan pintu untuk Jasson, sembari mempersilahkan Jasson untuk memasuki ruangan. "Bapak bapak, ibu ibu maaf telah membuat menunggu, Laila akan kembali mendandani Park Kiir, artis yang kalian tunggu tunggu, mohon bersabar." kata Ariana kembali menutup pintu rapat rapat.
"Aduh sayang... sudah sampai di mana? baru di foundation ya?" tanya Jasson sembari melihat foundation yang di aplikasi kan di wajah Maxim. " Aduh bagaimana sih? Ini kurang tebal loh sayang." Kata Jasson sembari kembali menuangkan foundation di tangannya, dan mengaplikasikan nya di wajah mulus Maxim.
"Wahhh... sudah kayak idol idol K-Pop Korea loh say." seru Ariana sembari cekikik geli melihat wajah Maxim. "Untung ada kamu loh say." kata Ariana memuji hasil karya Jasson.
Maxim sangat cemas dengan wajahnya, membuatnya memilih untuk diam, sembari menelan ludahnya kasar.
"Nah sekarang bedak tabur." kata Ariana, sembari memberikan bedak tabur ke arah Jasson. Dengan senang hati Jasson menumpahkan bedak tabur putih itu ke wajah Maxim, membuat seluruh wajah Maxim penuh dengan bedak tabur putih.
"Wihh..." kata Ariana ketika melihat wajah Jasson sangat putih, bahkan hampir semirip kertas putih. "Hebat kamu cin." kata Ariana sembari menahan tawa nya, ketika melihat wajah Maxim yang siap untuk masuk ke wajan penggorengan.
"Sekarang bedak padat ya jeng." Kara Ariana sembari mengaplikasikan bedak padat di wajah Maxim, membuat Maxim benar benar menutup matanya, merutuki nasib sial yang ia miliki.
"Sekarang apa lagi jeng?" tanya Jasson melihat wajah Maxim yang saat ini benar benar mirip ondel ondel.
"Kontur pipi say biar tirus ulala gitu, seperti stik yang baru saja di asah." kata Ariana sembari mengibaskan rambut panjangnya.
"Sini lah say... biar eike aja." kata Jasson mengambil alih alat kontur untuk Maxim
"Iya say, kamu itu harus latiha dandan loh, biar ga seperti hari ini, buru buru say." kata Ariana sembari mengambil ponselnya, dan muali live di Instagram.
"Sekarang apa lagi say?" tanya Jasson dengan gaya seolah mengibaskan rambutnya ke belakang, membuat Ariana tertawa.
"Blush-on say." kata Ariana menahan tawa, di tambah lagi komentar dari para penonton, benar benar membuat Ariana tak tahan kan diri untuk tidak tertawa. "Nah setelah blush-on sekarang aplikasikan alis dan eyeshadow untuk kelopak mata." kata Ariana seolah memberikan arahan.
"Bisa gaya cicak jatuh aja jenga, lagi trend di kalangan anak muda, apalagi para pecinta K-Pop dan musik-musik Barat itu adalah kombinasi yang paling pas." kata Ariana seolah Ia adalah pakar fashion style, membuat Jason mengangguk mengerti. "Kalau untuk eyeshadow-nya pakai warna yang cerah ceria seperti Renbow cake, ala mang untung." kata Ariana sekali lagi memberikan arahan kepada Jasson, Jasson dengan senang hati mengikuti seluruh arahan dari Ariana.
Kini alis dari Maxim benar-benar sesuai dengan ekspektasi Ariana, kanan dan kiri tidak simetris satu lebih ke atas, satunya lagi condong ke bawah, membuat Ariana benar-benar tertawa. Sementara kelopak mata maxim benar-benar seperti warna pelangi. Mulai dari merah kuning hijau dan biru ada di kelopak mata Maxim.
"Nah sekarang highliter untuk di hidung sama di pipi itu akan memberikan kesan wah." kata Ariana seolah meyakinkan, membuat Jasson mengangguk.
"Nah perfect, sekarang cing silahkan lihat saja dan ini benar-benar muac..."kata Ariana sembari benar-benar menguji mahakarya dari dirinya dan Jasson. Sementara Maxim mengambil kaca yang disodorkan oleh Jasson, benar-benar terkejut melihat wajahnya, hampir saja Maxim membuang kaca tersebut.
Ariana segera mengambil selendang yang sudah dipersiapkan, lalu menutupi wajah Maxim dengan selendang. Sembari memegang ponselnya yang saat ini tengah merekam Maxim.
Setelah semua dirasa sempurna Jasson segera keluar dari ruangan tersebut, membuat semua mata tertuju ke arah Jasson.
"Bapak dan ibu, maaf menunggu lama karena idol kami butuh sedikit polesan yang lebih ekstra, agar terlihat lebih menawan di depan kalian." kata Jasson seolah itu adalah kebenaran. "Baiklah bersiaplah kalian semua untuk menyambut idol kami, Siti Ropeah..." teriak Jasson mempersilakan Maxim keluar didampingi dengan Ariana. Saat berada di depan mereka semua Maxim segera menurunkan selendang yang menutupi wajahnya.
Sementara Ariana memilih untuk mendekati keluarganya dan merekam Maxim dari arah tersebut.
Saat selendang terbuka semua mata terbelak tak percaya melihat dandanan Maxim yang benar-benar hancur. Sementara Jasson dan Ariana sudah tertawa terbahak-bahak, sejak tadi mereka berdua memang menahan tawanya saat mendandani Maxim.
Alunan musik tiba-tiba terdengar, dengan bergenre K-Pop, dengan judul lagu lagu sorry-sorry dari super Junior. Maxim pun mulai ikut menari sesuai dengan musik tersebut.
Saat Maxim mulai menari tawa dari orang-orang yang ada di ruangan tersebut benar-benar pecah. Sementara Live yang masih berlangsung, benar-benar dibanjiri banyak komenan.
"Temen ga ada akhlak mah gini, habis temen di kerjain mati matian." kata salah satu komenan yang ada di Live tersebut.
"Nasib punya temen jahil mah gini, siap-siap aja dikerjain." kata komentar yang lainnya, dan masih banyak lagi komentar-komentar yang lainnya.
...
Hai author mau promosi nih novel baru autor duda genit, bagi yang penasaran dan suka gendre romantis dan komedi yuk baca novel duda genit.
Hi salam dari It's me, terimakasih sebanyak banyaknya telah mendukung, dengan memberikan like, dan comment, maafkan atas kesalaham di dalam novel it's me. Semoga novel ini membuat kalian semua senang dan terhibur di dalam membaca novel ini. Terimakasih banya, jangan lupa like comment, and favorite novel ini ya.
Teman teman jangan lupa pakai masker, selalu jaga kesehatan dan kebersihan di tengah pandemic covid 19 ini. Ingat pesan ibu.