It'S Me

It'S Me
Episode 253



Tiba tiba Zack melihat kalung yang di kenakan Ariana, Zack sedikit curiga dengan kalung yang di kenakan Ariana.


"Sayang itu kalung apa?" tanya Zack, menunjuk kalung Ariana.


...


"Ini...?" tanya Ariana, menunjuk ke arah kalung yang ia kenakan, Zack hanya mengangguk. "Oh ini dari Alm Mommy ku." kata Ariana sembari tersenyum, ke arah Zack.


"Oh... kapan kamu makainya sayang? Kok waktu pertama kali ketemu kamu ga pakai kalungnya?" tanya Zack, membuat Ariana sedikit bingung.


"Ka... karna kemarin aku sedang bertugas." kata Ariana sedikit hati hati, membuat Zack tersenyum.


"Sayang lepas kalung mu ya." kata Zack membuat Ariana mengerutkan keningnya. "Ga akan apa apa sayang, untuk sementara doang kok." kata Zack mencoba meyakinkan.


"Tapi, nanti tidak hilang kan?" tanya Ariana, takut kalau hilang. "Soalnya ini kalung satu satunya pemberian Mommy ku." kata Ariana tertunduk, membuat Zack menjadi tak tega.


"Ya sudah, tapi boleh aku melihatnya?" tanya Zack, sembari meminta kalung Ariana.


Ariana segera memberikan kalung tersebut, kepada Zack, membuat Zack segera keluar dari kamar tersebut, kemudian menuju ke suatu ruangan.


Zack mencoba melihat, dan memeriksa apakah ada CCTV atau GPRS, yang terpasang. Di dalam kalung tersebut, karna hanya itu satu satunya barang bawaan Ariana, yang ada. Setelah Zack membongkar dan memeriksa, ternyata itu hanya kalung biasa, membuat Zack segera kembali ke kamar.


Saat kembali Ariana ternyata telah tertidur pulas, Zack meletakkan kalungnya di naklas samping tempat tidur. Kemudian ikut terlelap.


Ke esokan paginya, Zack bangun terlebih dahulu, kemudian membersihkan diri, lalu membangunkan Ariana. Setelah Ariana bangun, dan kembali mengenakan kalungnya. Zack segera menunggu Ariana untuk membersihkan dirinya, kemudian turun ke lantai satu, untuk makan sarapan.


Tiba tiba sebuah peluru tepat mengenai jantung Zack, membuat Zack jatuh tersungkur di sebelah meja makan. Ariana berteriak saat melihat hal itu, sementara semua anak buah Zack tiba tiba di lumpuhkan, oleh orang orang militer, angkatan darat.


Zack memandang ke arah Ariana yang terlihat panik, namun sedetik kemudian sebuah senyum seringai terbit di bibirnya.


"Apa? Kenapa kau melihat ku begitu?" tanya Ariana sembari tersenyum manis.


"Kau..." geram Zack sembari menahan sakit nya.


"Apa kau bilang semua adil dalam cinta dang perang bukan?" tiba tiba suara Rayen menggema di ruangan itu, membuat pandangan Zack beralih ke arah Rayen, yang menampilkan sebuah seringai.


"Sayang bagaimana? Ada yang luka?" tanya Rayen kepada Ariana. Membuat yang lain terkejut mendengarnya. Sementara Arkan justru mendekati mereka dengan santai.


"Bro ini sudah boleh di buka ga ni?" tanya Arkan, dengan suara yang berbeda, dan santai.


"Buka saja, biar si kancil melihatnya." kata Rayen santai sembari memeluk, dan men*cium bi*bir Ariana. "Sayang kangen." kata Rayen.


"Iya tahu " kata Ariana, dengan suara yang tiba tiba berbeda.


"Kalian..." Gilang tak percaya dengan apa yang di lihatnya.


"Yah kami bukan Ariana dan Arkan, kau puas." kata Ariana membuat yang lain tercengang.


"Kalian siapa? Om mana?" tanya Gilang bingung, karna sebenarnya dia pun tidak tahu.


Dengan santai dua orang itu membuka topeng kulit, yang berbentuk seperti Ariana, dan Arkan. Membuat Bima, Andre, dan Gilang melotot.


"Rose..." pekik mereka bertiga bersamaan, saat membuka topengnya, karna ternyata ia adalah kekasih dari Rayen. "Ricky..." teriak mereka untuk kedua kalinya. Untung saja Armin, Maxim dan Rayen menutup telinganya.


"Ah... Om sama Ana mungkin lagi nonton sekarang ya." Rayen menjelaskan, kepada Gilang.


"Maksud kalian?" kali ini Andre yang bertanya dengan kesal.


"Ya mereka sedang menikmati masa pernikahan mereka." kata Armin santai.


"Kalian hutang penjelasan." kata Andre mendengus kesal.


Jika iya tahu sejak awal, maka ia tak akan membuang fikirannya, untuk menghawatirkan Ariana dan juga calon sepupunya, yang mungkin akan seumuran dengan anaknya.


Setelah semua di ringkus, mereka kemudian kembali ke Jakarta. Mereka terlalu lelah untuk berlibur di Banjarmasin. Lagian mereka harus menagih pasangan suami istri itu, untuk hadiah berlibur mereka.


Sementara di tempat lain sepasang suami istri, menonton pertunjukan yang kurang seru itu. Wanita itu mendengus tak semangat, ternyata terlalu mudah meringkus Zack. Hanya menggunakan jasa Sniper, Zack sudah tidak tak dapat berkutik.


"Sayang sudah selesai loh." kata Wanita itu, membuat si laki laki tersenyum.


"Berarti rencana mereka berjalan lancar." kaya laki laki itu.


Kini sudah satu jam empat puluh lima menit mereka mengudara, dan mereka telah sampai di bandara Sukarno Hatta. Mereka segera keluar dari bandara, dan menuju mobil yang telah di menunggu mereka, di depan bandara.


"Sayang kenapa penyamaran mu ga di buka juga sih?" tanya Rayen risih dengan penyamaran yang di lakukan Rose, ketika menyamar menjadi adiknya.


"Nanti di rumah saja, Daddy di sana juga?" tanya pacar Rayen.


"Kalian pacaran terus, Jadi Ana mana?" tanya Andre masih bingung dengan alur ceritanya.


"Mungkin si Ana lagi jalan on the way ke rumah." jelas Rayen, sembari mengelus mengusap kepala Rose. "Kalian ngapain aja di sana?" tanya Rayen, dengan pandangan menyelidiki.


"Tidak ada." jujur Rose sembari tersenyum. "Lagian ya ternyata dia itu laki laki yang sweet, tapi jalan nya aja yang salah, toh dia juga lumayan tampan kan." lanjut Rose membayangkan wajah Zack. Membuat Rayen menggeram kesal. Mendengar kekasihnya memuji lelaki lain, di hadapannya.


"Rose Jane wildom." kesal Rayen menyebutkan nama panjang dari kekasihnya.


"Ya Rayen Hanvei..." kata Rose sembari terkikik geli, melihat wajah kesal dari Rayen.


"Hei berhenti berpacaran." tegur Jasson yang ada di sampingnya, jujur saja saat ini Jasson sedang merasa tidak di anggap.


...


Hi author mau nanya nih, ada yang mau di buatin untuk cerita kisah Rahen sekeluarga ga? kalau ya komentar di bawah, terimakasih.


Hai author mau promosi nih novel baru autor duda genit, bagi yang penasaran dan suka gendre romantis dan komedi yuk baca novel duda genit.



Dan juga Tersandung Cinta Kolak, dengan gendre romantis, komedi dan Ten. Dengan novel chat story.



Hi salam dari It's me, terimakasih sebanyak banyaknya telah mendukung, dengan memberikan like, dan comment, maafkan atas kesalahan di dalam novel it's me. Semoga novel ini membuat kalian semua senang dan terhibur di dalam membaca novel ini. Terimakasih banya, jangan lupa like comment, and favorite novel ini ya.


Teman teman jangan lupa pakai masker, selalu jaga kesehatan dan kebersihan di tengah pandemic covid 19 ini. Ingat pesan ibu.