
"Jiak aku melamarmu setelah ini, kemudian menikahimu, apa kau akan percaya padaku?" Tanya raja Bao Ling menatap Gu Ana, namun gadis itu memilih diam, tak tahu harus berkata apa. "Apa selama dua tahun ini aku menunggumu tak cukup membuktikannya?" tanya raja Bao Ling kembali.
"Sungguh aku sungguh tersanjung, tapi datang saja, dan minta aku pada ayahku. Jika ayahku menyetujuinya, maka aku akan menikah dengan mu." kata Gu Ana akhirnya.
"apa itu artinya kau menerimaku?" tanya raja Bao Ling, sembari tersenyum bahagia.
...
Kembali Gu Ana terdiam, tak tahu harus menjawab apa, Karna belum genap satu minggu pertunangannya dengan pangeran Zang Limo di batalkan, karna perselingkuhan dari pangeran Zang Limo. Raja Bao Ling tiba tiba datang, dengan mengutarakan perasaannya, dan mengutarakan ingin menikahi nya. Gu Ana tampak tertunduk tampak keraguan di wajahnya, Gu Ana takut kalau nantinya akan berakhir seperti kisahnya dan pangeran Zang Limo.
"Apa kau masih meragukanku." Kembali lagi raja Bao Ling, berhasil menebak isi kepala Gu Ana. Gu Ana segera mendongakkan kepalanya menghadap raja Bao Ling, sedangkan air matanya sudah menetes.
"Kau harus tahu, aku tak suka ada wanita lain di kehidupan ku. Ya aku egois, tapi wanita mana yang ingin di duakan." air mata Gu Ana terus menetes. Membuat hati raja Bao Ling menjadi getir, raja Bao Ling mengangkat tubuh Gu Ana, dan meletakkan di pangkuan ya, kemudian menghapus air mata Gu Ana, mengecup keningnya, dan memeluknya.
"Aku bisa menjamin, aku tak akan melakukannya, bahkan setelah kita keluar, jika memang kau mau maka dengan suka rela aku akan melepaskan tahtaku, aku hanya berharap bisa bersammu." kata raja Bao Ling, terus mencoba meyakinkan Gu Ana, sambil terus memeluknya. Gu Ana segera mendongakkan kepalanya, dan memandangi mata raja Bao Ling, mencari kebohongan di sana.
"Kau benar benar akan melakukan itu? Lalu bagaiman dengan mu?" tanya Gu Ana sembari memandang wajah raja Bao Ling, dengan mata sembabnya.
"Kau tenang saja, aku bukan laki laki yang tak bertanggung jawab, aku sudah memiliki beberapa bisnis di beberapa kerajaan, semua menggunakan atas namaku, namun hanya sedikit orang yang tahu, bahkan di kerajaan Nan, dan Zang juga ada." kata raja Bao Ling, mengecup puncak kepala Gu Ana untuk kesekian kalinya. "Aku tahu calon istri ku adalah seorang pebisnis hebat, lagi pula aku sedikit tidak suka menjadi raja, banyak aturan." kekeh raja Bao Ling, mencoba menghibur Gu Ana.
"Lalu bagaimana cara kita keluar dari sini?" tanya Gu Ana, mengalihkan pembahasan.
"Jadi ternyata An'er ku ini tak sabar untuk menjadi seorang istri ya." kata raja Bao Ling, kembali memeluk Gu Ana.
"Bagaiman ke adaan tubuhmu?" Tanya Gu Ana ketika berdiri di samping sungai.
"Semua sudah baik baik saja, kata raja Bao Ling, sembari berjalan ke arah Gu Ana berdiri.
"Sebaiknya besok kita mencari jalan keluar dari tempat ini." Kata Gu Ana, sambil terus memandangi sungai yang mengalir.
Raja Bao Ling tidak menjawab, melainkan memeluk Gu Ana dari belakang. "Hm..." hanya itu yang lolos dari mulut raja Bao Ling. "Aku telah meninggalkan tanda di setiap pohon, dan hanya pengawal setiaku yang tahu." kata raja Bao Ling, menundukkan kepalanya hingga dagunya di sandarkan, di puncak kepala Gu Ana. Gadis itu membiarkan begitu saja, dan memejamkan matanya.
"Banyak yang mampu membuat nyaman. Kau dan dia juga bisa membuatku nyaman, tapi pakah kau mampu untuk setia, karna yang kubutuhkan bukan hanya rasa nyaman, namun juga kesetiaan." Guman Gu Ana, masih bisa di dengar oleh raja Bao Ling.
"Aku akan membuktikannya, aku berjanji melepaskan tahtaku, dan menikahimu. Kemanapun kau pergi akan ada aku di samping mu." kata raja Bao Ling, mempererat pelukan Kepada Gi Ana.
"Aku harap begitu." kata Gu Ana, mendongakkan wajahnya ke belakang, guna memandang wajah raja Bao Ling, yang saat ini tengah memeluknya. Raja Bao Ling tak menyianyiakan kesempatan, dan segera mencium kening Gu Ana.
...
Alhamdulillah sekarang laptop aku sudah baikan, berkat doa dari teman teman, terimakasih dukungannya.
Hi teman teman mampir ke novel baru ku dong Can U Make Me falling love again?