Beauty Clouds

Beauty Clouds
Jalan yang Terjal



Emly menutup telponya setelah mengecek lapora anak buahnya, yang memata-matai Rio.


Semua informasi mengenai Rio masih gelap gulita. Emly tidak mendapatkan sesuatu pentig, yang bisa Emly gunakan untuk menghancurkan Rio.


"Gue kayaknya harus manfaatin anak ini," gumam Emly lirih sambil tersenyum misterius.


"Aku akan manfatiin anak ini untuk meminta Zawa masuk kedalam kelompok Rio, dan membiarkan Zawa mencari informasi mengenai Rio," gumam Emly sambil tertawa lirih.


Emly tidak perduli, meskipun harus menumbalkan Zawa dalan misinya. Apapun akan Emly lakukan apapun, agar ia mendapatkan informasi mengenai Rio.


"Sepertinya kehadiranmu nggak semuanya sial, ada manfaatnya juga," lirih Emly sambil mengusap perut datarnya.


***


Seperti biasa sebelum Ody dan Ipek pergin ketempat Clovis untuk bekerja paruh waktu, mereka akan istirahat terlebih dahulu.


Setelah menjalankan Sholat magrib Ody dan Ipek berangkat kerja. Begitu sampai mereka berganti pakaian dan langsung mengerjakan tugas masing-masing.


"Gimana kerjaan kamu udah beres, Clovis nggak tau kan kalo yang mengerjakan semua tugasku semalam kamu? tanya Ipek sama salah satu teman kerjanya.


"Nggak ko, bos nggak tau kalo saya yang menggantikan tugas-tugasmu. Bos juga nampaknya puas dengan ruanganya yang sudah rapih." jawab teman Ipek sambil tersenyum.


" Yes,... "pekik Ipek girang. "Ok makasih yah, kalo gitu ini bayaran mu." ucap Ipek sambil mengeluarkan tiga lembar pecahan rupiah berwana merah.


"Sama-sama, kalo butuh bantuan lagi, jangan sungkan hubungi gue, semua problem jadi beres." ucap teman Ipek dengan semangat.


"Gampang, kamu siap-siap ajah," jawab Ipek merasa puas dengan kerjaan temanya.


Jadi semalam ketika Ipek diminta Clovis merapihkan ruanganya. Ipek meminta bantuan temanya agar melanjutkan kerjaan Ipek, selain karna benda haram yang Ipek temukan, Ipek juga nggak sudi merapihkan bekas pertempuran mereka.


Malam ini pekerjaan seperti biasa lancar tanpa adanya kendala, sampai Ipek melihat Clovis datang dengan wanita cantik yang berbeda dari semalam.


"Cih....beda lagi pasangan mesumnya," gumam Ipek, merasa panas.


Clovis masuk dengan menggandeng wanita cantik nan seksi dengan pakaian kurang bahan menonjolkan setiap asetnya. Clovis menggandeng dengan mesra pasangan wanitanya. Seolah ingin memamerkan pada Ipek, bahwa ia dengan mudah mendapatkan wanita cantik dan seksi.


Clovis sengaja melewati Ipek yang tengah melayani tamu, dan duduk dipojokan.


Ipek melirik dengan jengah kelakuan Clovis.


Seperti malam sebelumnya Clovis mecumbu pasangan wanitanya dengan sangat menjijikan ditempat umum, seolah sudah menjadi kebiasaan tanpa rasa malu keduanya memadu kasih. Bahkan Clovis beberapa kali meremas aset teman wanita, begitupun teman wanita Clovis beberapa kali membalas perbuatan Clovis.


"Gila ini gila, batin Ipek sesak melihat kelakuan laki-laki pujaanya. Ipek menggeleng-gelngkan kepalanya mencoba menghilangkan pikiran buruknya, apa yang ia liat barusan membuat hatinya sesak.


Ipek mengantar minum kemeja Clovis. Begitu tau yang mengantar minuman adalah Ipek Clovis menghentikan ciuman panasnya.


"Sayang aku udah nggak tahan nih." ucap temen wanita Clovis dengan suara manja, nggak terima Clovis melepas pangutan panas mereka.


"Cih,...menjijikan sekali, murahan!!! gumama Ipek dalam hati.


"Sebentar lagi yah sayang kita minum dulu," ajak Clovis.


Ipek berlalu begitu sajah setelah mengantarkan minuman ke meja Clovis, biarpun hatinya hancur Ipek bersikap profesional. sudah menjadi resiko Ipek ketika mencintai laki-laki casanova seperti Clovis.


Lagi-lagi Ipek melihat Clovis dan teman wanitanya masuk keruanganya. pikiran Ipek pun sudah menduga bahwa Clovis akan melakukan hubungan terlarang seperti kemarin malam.


"Apa setiap hari hanya zina yang bisa dia lakukan, berapa banyak wanita yang sudah menjadi teman ranjang Clovis," gumam Ipek sambil terus menatap ke kamar Clovis.


" Udah jangan dipikirin terus, kalo kamu pikirin terus nanti malah bikin beban fikiran," lirih Ody, berbisik disamping Ipek.


"Sakit banget yah Mba mencintai seseorang yang nggak bisa di jangkau." ucap Ipek datar.


"Lebih bagus kamu tau keburukanya sekarang, sehingga kamu bisa mengingat-ingatnya dan bisa sedikit-dikit melupanya," ujar Ody memberi masuka sama Ipek.


"Harusnya begitu Mba, tapi kalo ini aneh, semakin aku tau keburukanya justru aku makin menyukainya. Apa ini termasuk kelainan yah? Sudah tau sakit, tapi masih mau mencoba menerimanya," lirih Ipek menaha sesak.


"Nggak ada yang aneh, karena memang cara bekerja hati kadang-kadang berlawanan dengan otak, aneh tapi itu lah cinta, susah dimengerti." tutur Ody.


"Benar kata Mba Ody, sebaliknya gimana pun kerasnya usaha ku kalo memang kita tidak berjodoh maka hanya akan meninggal kan luka," balas Ipek sepertinya dia sudah sedikit terbuka bahwa ia akan mengikuti alur yang Tuhan gariskan padanya.


"Nah itu tau, sekarang jangan terlalu mengejar banget, ikuti alurnya ajah. Kalo memang Clovis jodoh kamu pasti dia akan mendekat dengan sendirinya. Takutnya kalo kamu terlalu mengejar juga yang ada Clovis infil dan menjauh darimu. Kamu harus pake strategi juga menghadapi Clovis." saran Ody.


"Maksudnya Mba Ody gimana?" tanya Ipek sepertinya kurang paham dengan saran Ody.


"Kamu tarik ulur gitu, bikin Clovis penasaran dengan kamu. Sepertinya Clovis itu lebih tertarik dengan tipe cewek yang jinak-jinak merpati." ujar Ody mejelaskan maksudnya.


"Ok... sepertinya Ipek tau maksud Mba Ody," balas Ipek sambil tersenyum lebar.


"Sebenarnya Clovis laki-laki yang baik, hanya salah jalan ajah. Kalo kamu bisa membuat hati Clovis tergetar, aku rasa dia akan menjadi laki-lakin yang setia dan memperlakukan wanitanya dengan sangat perhatian." ujar Ody, ia juga simpati dengan kehidupan Clovis yang sepertinya hampa.


"Iya betul Mba, makanya Ipek pengin membawa Clovis kejalan yang benar," lirih Ipek.


"Kalo niat kamu baik, Insyaalloh Alloh akan tunjukan jalanya. Cuma kayaknya kamu harus banyak sabar untuk awal-awal." bisik Ody.


" Iya Mba, perjuanganku diawal terjal semoga sajah di akhir indah," balas Ipek.


"Amin, semoga Alloh permudah jalanya," ucap Ody dengan tersenyum. Begitupun Ipek membalas senyum Ody.


Seperti malam biasanya Clovis keluar dari ruanganya dengan pakaian yang masih berantakan.


"Pek, kamu rapihkan ruanganku seperti malam kemarin." ucap Clovis dengan tersenyum sini.


"Maaf tuan, saya sedang sibuk." jawab Ipek dengan malas, sengaja ia pura-pura sibuk, malas banget ngerapihin bekas mereka bertempur, pikir Ipek.


"Berani kamu membantah perintahku." cicit Clovis geram.


"Bukanya karyawan Anda banyak tuan, kenapa harus saya, apa Anda sengaja ingin pamer denganku, atas perbuatan zina kalian?" tanya Ipek dengan suara berat menahan tangisnya.


"Dugaanmu benar aku ingin pamer denganmu," jawab Clovis dengan tersenyum puas.


"Kalo itu tujuan Anda, nggak usah harus menyuruhku merapihkan ruangan Anda yang menyerupai gudang itu. Saya sudah tau aktifitas menjijihkan Anda," ujar Ipek dengan tatapan sengit.


"Berani sekali omongan kamu," balas Clovis dengan mencengkram wajah Ipek.


"Lepas tuan, Anda menyakiti saya." ujar Ipek dengan menggoyangkan tangan kekar Clovis.


"Makanya kamu nggak usah sok jago, wanita miskin, nggak usah banyak gaya, lebih baik ngaca, badan, wajah, dan hidup yang menjijihkan tapi gayanya selangit!!" hina Clovis dengan melepaskan cengkraman diwajah Ipek sampai Ipek terhuyung hampir terjatuh.


"Pergi kamu dari hadapanku kerjakan apa yang aku perintahkan, jangan ada bantahan, aku tidak suka bantahan, paham!!" bentak Clovis.


Ipek pergi kebelakang menemui teman yang kemarin membantu Ipek merapihkan ruangan Clovis. Ipek akan meminta bantuanya lagi.


Ipek masuk keruangan Clovis diikuti teman yang akan menggantikan tugasnya. Tentu sajah tanpa sepengetahuan Clovis, temanya menyusup masuk kedalam ruangan Clovis juga.


Ipek didalam bukanya merapihkan ruangan, malah asik bermain HP, tugasnya digatikan temanya. Nggak sudi ia merapihkan ruangan Itu lagi, cukup sekali ia terjebak dengan permainan Clovis.


***untuk melihat cahaya lilin, seseorang harus membawanya ketempat yang gelap***


...****************...


#Terimakasih buat yang udah mampir, jangan lupa tinggalkan jejak yah,


Like✅


Comen✅


beri hadiah✅


vote✅


dan tekan favorite❤✅