Beauty Clouds

Beauty Clouds
Tubuh Yang Lelah



Ody merebahkan tubuhnya diatas kasur yang bahkan lebih empuk dari pada kasur yang ada dikamarnya, dia menempati kamar pembantu yang tidak terkesan seperti kamar pembantu diluaran sana, melainkan kamar yang lumayan luas terdapat kamar mandi didalamnya dan sebuah lemari dan sepasang meja rias beserta kursinya, sangat nyaman ditempati, biarpun tidak ada Ac didalam kamar, setidaknya karna letaknya yang berdekatan dengan taman belakang jadi sangat sejuk terasa .


Ody pun membuka Hpnya, dia baru inget kalo janji mengabari Ipek, begitu sampai dirumah Rio, dan dia juga berencana meminta izin kepada paman dan bibinya, tapi karna begitu Ody sampai dirumah Rio, sudah langsung dibriefing oleh Aarav, dan langsung melakukan kerjaan pertamanya jadi Ody lupa dengan rencanaya.


Bener sajah udah ada banyak pesan masuk terutama dari Ipek, yang keliatan dia sangat mencemaskan dan menunggu kabar dan Ody.


Paman juga mengirimkan pesan menanyakan keadaan Ody. Hendra pun mengirim pesan seperti biasa menceritakan kondisi ibu dan kabarnya, serta menayakan kondisi kakanya.


Setelah Ody mengirim balasan ke Hendra dan pamanya. Ody membuka beberapa pesan yang Ipek kirimkan.


"Mba, Ipek sudah dirumah paman nih, sedang kemas barang Mba Ody, pastinya dibantu bibi. Tadi juga Ipek sampaikan pesan Mba ke bibi, dan ibi memakluminya." pesan pertama dari ipek. Paman dan Bibi Ody, memang memaklumi keputusan Ody untuk mencari kerja tambahan, karna mereka tau Ody sedang banyak membutuhkan uang, maka dari itu mereka memaklumi dan mengizinkan selagi kerjaan yang Ody lakukan Halal.


"Mba kalo udah sampai dirumah Dokter Rio share lok yah, biar Ipek kirim barang Mba Ody.


barang-barang Mba sekarang ada dirumah Ipek nih."


"Mba ko belum dibalas, apa Mba Ody belum sampai dirumah Dokter Rio."


"Mba jangan bikin cemas deh, sebenernya Mba Ody sedang apa, kenapa ga balas pesan Ipek?"


"Mba balas dong, Ipek kepikiran Mba Ody terus nih."


Ipek memang sangat pehatian dan baik sama Ody, dan Ody juga menganggap Ipek seperti adiknya, begitupun sebaliknya meskipun mereka baru kenal tapi mereka sangat akrab saling membantu dan melindungi.


Ody begitu membaca pesan dari Ipek pun terharu, Ipek bener-benar perhatian denganya, bahkan Ipek juga sudah sangat banyak membatu Ody, salah satunya dengan kerjaan sekarang tanpa Ipek, Ody mungkin nggak akan mendapatkan kerja paruh waktu ini, Ody nggak akan lupa kebaikan Ipek dan dia bertekad akan membalasnya suatu saat nanti ketika Ipek sedang membutuhkan dirinya, Ody akan dengan sangat rela membantunya.


Ody pun membalas pesan Ipek, Ody yakin sekarang Ipek bahkan pasti belum bisa tidur karna mencemaskan dirinya .


"Maaf Ipek sayang, Mba baru sempat buka Hp, begitu sampai dirumah dokter Rio, Mba langsung dikasih tau kerjaan apa ajah yang nanti mba kerjakan, jadi beru bisa pegang Hp ketika kerjaan Mba selesai .


Ipekpun tanpaknya langsung menulis balasanya terlihat dari setatus pesan yang menunjukan sedang menulis ....


"Syukurlah kalo Mba Ody baik-baik ajah, Ipek takut terjadi sesuatu yang buruk. Terus barang Mba Ody mau dikirim kapan?Share lok yah," pesan balasan dari Ipek.


"Mba aman ko, Ipek jangan khawatin disini kerjaanya nggak berat dan ternyata dokter Rio nggak sedingin yang Mba bayangin, dokter Rio baik sejauh ini. Barang Mba besok pagi ajah kirimnya sekalian Ipek berangkat kerja, mau dikirim Ipek atau sama Ojek ajah? dan Ody pun mengirimkan alamat dia tinggal .


"Alhamdulillah, kalo dokter Rio baik dan pekerjaan Mba nggak berat. Ipek ajah yang antar sekalian jemput Mba Ody, seperti biasa kita berangkat bareng," balas Ipek.


"Loh ,,emang Ipek tau rumah dokter Rio? terus emang nggak kejauhan kalo kita berangkat bareng?nanti malah Mba ngerepotin Ipek lagi. Kalo Ipek kejauhan kesini biar mba naik angkutan umum ajah. tanya Ody yang kasina kalo sampe malah merepotkan Ipek nantinya yang harus jemput Ody dulu buat berangkat dan pulang kerja bareng.


"Nggak ko, tenang ajah, rumah Ipek itu nggak jauh-jauh amat ko dari rumah dokter Rio, jadi Ipek nggak bakal kerepotan kalo harus bareng dengan mba Ody seperti biasa, ( Jarak kejauhan Ipek cek dari GoogleMap)


"Ody pun membalas pesan buat Ipek,


ya udah gimana enaknya Ipek ajah, tapi Mba nggak mau yah kalo nanti malah merepotin Ipek," ancam Ody. "Udah malam nih, Ipek istirahat yah, Mba juga mau istirahat besok harus bangun pagi buat kerja biar nggak dimarahin Bos." Emot semangat dan Kiss buat Ipek


"Ipek pun membalas, nggak sama sekali, Mba Ody nggak ngerepotin Ipek. Met beristirahat buat Mba Ody mimpi yang indah yah, dan semangat buat hari esok." balas Ipek.


Begitu Ody membaca balas dari Ipek, Ody senyum dengan bahagia. Kemudian Ody membalas Emot Love buat terakhir kali sebelum dia beneran tertidur karna saking lelahnya .


***Bahagia itu sederhana. Bila kamu ingin bahagia seutuhnya. Belajarlah untuk memberi kebahagiaan pada orang lain***


...****************...


#Terimakasih buat yang udah mampir, jangan lupa tinggalkan jejak yah# ❤❤❤