
"Kenapa Dok? Ko ngomongnya kayanya serius banget, aku jadi penasaran?" Ody pun mulai serius dan menatap Intan penuh harap agar Intan mau bercerita dengan jelas.
Intan menggeser duduknya agar lebih dekat dengan Ody. "Kamu ingat nggak kalo Rio punya mantan yang namanya Emly?" tanya Intan sebagai pembuka obrolan yang memang akan semakin serius.
Ody mencoba memikir-mikir kembali, "Sepertinya nama itu nggak asing lagi buat aku, Dok, tapi pernah dengar di mana yah." Ody masih berusaha mengingat.
"Mantan Rio." Intan membantu sebuah clue agar Ody cepat mengingatnya.
"Oh... iya, aku ingat sekarang pernah nggak sengaja menguping pembahasan antara Rio dan Aarav soal Emly-Emly gitu. Kalo nggak lupa di putusin karena ketahuan selingkuh kan?" Yeh, otak Ody masih bisa diandalkan.
"Iya, ceweknya selingkuh tapi nggak mau sadar, masih mengejar-ngejar Rio terus sampe segala cara dilakuin. Sampe kejadian pemerkosaan kamu itu ada andil dari Emly," Intan semakin mengorek kejahatan Emly agar Ody bisa mempertimbangkan kesalahan Zawa.
"Maksud Dokter?" Ody memang tidak tau dengan detail alasan Rio memperkosanya.
Intan pun menceritakan kenapa Rio waktu itu bisa memperkosa dirinya, yang mana itu semua sebenarnya cara Emly agar bisa kembali menapatkan Rio, dengan cara menjebak Rio dengan obat perangsang dan justru yang kena jebakan bukan Emly yang tidur dengan Rio melainkan Ody yang menjadi korban dari rencana Emly.
"Ya Tuhan, kenapa sampe sebegitunya Emly merencanakan kejahatan. Bukanya jodoh udah diatur dari yang diatas. Sekuat apa pun kita mengejar kalo belum jodoh pasti tidak akan menemukan titik temunya." Ody pun kaget dengan penuturan Intan, pasalnya Rio berulang kali bilang hanya jebakan, jebakan tanpa menjelaskan jebakan yang dimaksud adalah mantan kekasihnya yang membuat jebakan itu. Ody baru mengetahui fakta sesungguhnya dari Intan sekarang ini.
"Hemz... sayangnya Emly itu tidak berfikiran seperti itu Dy, dia itu ambisius banget. Apa yang dia ingin harus di dapatkanya. Walaupun harus melanggar hukum." Intan yang tau watak dan kebiasaan Emly tentu percaya juga bahwa Emly dalang dari semua rangkaian yang menimpa Ody dan Angel. Terlebih Intan yang sudah pernah bertemu dengan Zawa, ia bisa melihat dari raut wajahnya bahwa Zawa memang gadis yang baik, pantas untuk Arzen.
"Lalu ada apa lagi dengan Emly, kenapa ngebahas dia?" tanya Ody semakin penasaran.
"Kamu tau tidak kecelakaan yang kamu alami malam itu adalah sebuah sabotase alias disengaja dan terencana?" Intan selanjutnya mulai menuju pada inti ia membahas Emly.
Ody yang tidak tau menau dengan informasi itu kaget dengan ucapan Intan. "Maksud Dokter apa sih? Terencana? Maksudnya kecelakaan aku itu dibuat-buat?" tanya Ody semakin penasaran.
Ody mengernyitkan dahinya, dan menggeleng lemah. "Aku malah baru tau berita kaya gini dari dokter. Bisa jelaskan lebih rinci Dok! Jujur aku kaget dan kasian sekali kalo memang ada cewek yang tidak bersalah tapi jadi korban dan harus dipenjara yang bukan kesalahanya."
"Nah itu dia, aku mengajak kamu ngobrol akan membahas soal ini. Mumpung anak kamu lagi banyak yang jaga, jadi kita bisa sharing soal yang lainnya." Intan berkata sembari melirik ke kerumunan orang-orang yang tengah heboh mengasuh Mayra.
Ody pun sama melirik Mayra yang anteng dengan keluarga barunya. Ah rasanya makin dibuat penasaran dengan cerita Intan.
Intan pun mulai menyusun cerita dari awal agar Ody paham dan tau alurnya kenapa Zawa bisa dituduh jadi otak utama dari kasus kecelakaan Ody.
Bahkan Ody baru tau juga bahwa semua serangkaian dari foto-foto yang dikirim ke mamih adalah sudah direncanakan.
"Berati Mamih dan Ka Luna hanya dijadikan alat untuk balas dendam yah Dok? Memang Aarav tidak tau kalo Emly hamil?" Ody sedikit demi sedikit tau alur yang disampikan Intan.
"Iya Dy, sampai sekarang kita menduga pelaku utamanya ya Emly, yang memanfaatkan kepolosan Zawa. Sedangkan Zawa yang mengira Emly sudah berubah mengikuti sajah dengan tujuan ingin tetap melindungi anak Emly yang bahkan Emly sendiri mengancam akan membunuhnya." Intan terus melanjutkan ceritanya.
"Ya Allah, kenapa tega sekali dia yah, padahal dia wanita setidaknya memiliki belas kasih untuk menjaga anaknya." Ody ikut geram manakala Intan bercerita alasan Zawa mau membantu Emly.
...****************...
Hay teman teman Othor mau rekomendasiin novel karya bestie Othiror nih, namanya kaka Morata langsung ajah dikepoin, buat kalian wajib banget baca karena ceritanya dijamin mantul...