
"Ah maaf,aku hampir lupa kalian ada disini"ucap Arga baru mengingat kalau bukan ia dan saudari saudarinya saja yang ada disana tapi juga ada dua tamu mereka.
"Tak masalah"jawab Anna dan Teo serentak.
"Kalau begitu ayo turun kebawah,lo berdua pasti capekkan terutama lo Anna karena baru turun dari pesawat langsung kesini"ujar Arga
"Lo berdua nunggu Zia sampai pulang disini aja,sambil kita ngobrol ngobrol"lanjut laki laki itu.
"Baiklah,kalau tidak keberatan"ujar Anna.
"Tentu saja tidak,lo berdua itu orang terdekatnya Zia terutama lo Anna.Jadi tentu saja kami gak keberatan,ayo"ujar Arga.
Arga,Teo,dan Anna memutuskan untuk menuju keruang tamu kembali,disana mereka akan mengobrol.Sedangkan Gia dan Liona memilih untuk kembali kekamar mereka saja sambil menunggu ada kabar dari Zia,walaupun sebenarnya Gia tak peduli sama sekali akan hal itu.
Jika kalian tanya seberapa akrab Arga dengan Teo dan Anna maka jawabannya cukup akrab,ketiganya saling kenal dan menjadi cukup akrab karena Arga sering kali menghubungi kedua orang itu untuk menanyai kabar tentang Zia adiknya.Ditambah ketiganya memiliki umur yang hampir sama,membuat ketiganya semakin akrab dan nyambung kalau berbicara.
~SMA HANTARA~
Kesal,kesepian,dan bosan,itu adalah tiga kata yang menggambarkan Rena hari ini.Gimana enggak,hari ini tidak ada satupun sahabat akrabnya yang masuk kesekolah.
Mulai dari Neta dan Zia dua adik angkatnya yang hari ini libur karena diskor Kemudian sahabatnya Liona yang izin tak masuk sekolah hari ini karena hari ulang tahun Zia,yang tambah membuatnya kesal itu karena Liona baru memberinya kabar akan izin tak sekolah hari ini saat ia sudah sampai disekolah.Kalau saja sahabatnya itu memberitahunya lebih awal setidaknya sebelum ia berangkat sekolah dari rumah,Rena tentunya akan ikut izin tak masuk sekolah juga hari ini.Dari pada seperti saat ini,gadis itu duduk sendirian ditengah kantin yang ramai,bukan karena tidak ada teman sekelasnya yang mengajak dirinya untuk kekantin bersama atau bergabung duduk satu meja tapi Rena malas saja menanggapi orang orang itu.
"Cks,adik sama kakak sama aja, nomernya gak ada yang aktif,Ini juga si Neta,malah ikut ikutan gak aktif nomernya"dumel Rena kesal menatap layar hpnya.
*Gak mau tau,nanti pas balik sekolah gue bakal langsung ketempat tinggalnya Lio.Sekalian ngucapin ulang tahun buat degem dua sekalian ngasih hadiah ulang tahun yang udah gue siapin kemarin*pikir Rena dalam hatinya.
Karena merasa kantin sekolah semakin ramai,akhirnya Rena memutuskan untuk berdiri dari tempatnya duduk kemudian berjalan meninggalkan kantin dan kembali kekelas saja.
Ditempat lain___
Zia beserta Neta dan Danil saat ini tengah berada disebuah kafe,ketiga nya memutuskan untuk nongkrong disana sampai siang.Ide untuk nongkrong dikafe ini adalah ide Danil,cowok itu membawa kedua gadis itu kesana karena Zia mengatakan ingin makan cake coklat dan juga ice colat.
Kafe yang mereka kunjungi itu memiliki unsur klasik dicampur dengan sedikit gaya modern,membuat kafe itu terlihat sangat estetik dan sangat nyaman bagi pengunjung yang ingin berlama lama didalam sana.
"Gimana enak bos,gak cake coklatnya?"tanya Danil kepada Zia.
"Enakan mana dari pada yang dikafe langganan lo pas di US itu?"tanya Neta.
"Masih enakan yang disana sih,tapi yang disini juga enak banget"jawab Zia yang masih sibuk menyuapkan cake coklat itu kemulutnya sendiri.
"Kita bertiga ngadem dulu disini sampai siang gak papakan?"tanya Danil kepada Zia dan Neta.
"Gak papasih,lagian diluar panas"saut Zia.
"Iya gak papa disini adem tapi nanti habis dari kafe,kita ketaman hiburan yuk gimana?"ujar Neta.
"Setuju"jawab Zia dan Danil kompak,
setelah itu ketiganya kembali menikmati minuman dan makanan yang mereka sudah pesan dikafe itu.
Ketiga remaja SMA itu benar benar menghabiskan waktu mereka sampai siang didalam kafe itu,ketiganya mengobrol dan juga menonton film melalui hp Danil dengan menggunakan jaringan Wi-Fi yang tersedia dan dapat langsung diakses oleh setiap pengunjung kafe itu.
Setelah hari sudah siang barulah ketiganya memutuskan untuk keluar dan meninggalkan kafe itu untuk pergi ketempat tujuan mereka selanjutnya yaitu ke taman hiburan, sesuai dengan permintaan Neta dan kesepakatan ketiganya tadi.
~Rena~
Waktu demi waktu berlalu akhirnya sekarang sudah tiba saatnya jam pulang sekolah bagi murid SMA Hantara,Rena langsung berjalan menuju keparkiran sekolah untuk menghampiri mobilnya yang terparkir disana.Sesuai dengan rencananya tadi saat jam istirahat,Rena tidak akan pulang kerumah melainkan akan langsung pergi menuju kekediaman keluarga sahabatnya.
Mobil miliknya terlihat mulai berjalan meninggalkan area parkiran sekolah melaju kearah gerbang kemudian melewati gerbang sekolah lalu meluncur kejalan raya,Rena tak perlu waktu yang cukup lama untuk sampai dikediaman mewah keluarga Antara yang merupakan tempat tinggal sahabat sekligus teman sekelas dan sebangkunya yaitu Liona.
Tit...tit...tit...Rena membunyikan klakson mobilnya beberapa kali untuk memberikan kode untuk penjaga yang tengah berada dipos jaga disamping bagian dalam gerbang supaya mengetahui kedatangannya dan juga langsung membukakan gerbang untuknya,setelah pintu gerbang dibuka Rena langsung menjalankan mobilnya untuk memasuki pekarangan luas bagian depan bangunan megah yang merupakan kediaman utama keluarga Hantara itu.
Sebenarnya tidak semua orang atau tamu yang bisa masuk kedalam alias bukan sembarang orang,yang boleh datang hanya orang orang yang datang masuk bersama salah satu anggota keluarga dan juga atas izin atau undangan keluarga itu.Rena sendiri tentunya salah satu orang yang sudah lama mendapatkan izin untuk keluar masuk mansion ini sesuka hati,hal ini karena dirinya adalah sahabat akrab dari Liona yang merupakan anggota keluarga inti dari salah satu keluarga yang sangat berpengaruh dinegara ini.Dan lagi hampir semua orang disana sudah mengenali dengan baik wajah gadis itu dan juga bagaimana prilakunya, jadi bukan apa apa bagi Rena jika ia datang tiba tiba kekediaman keluarga Antara tanpa adanya izin atau pemberitahuan terlebih dahulu.
Rena keluar dari dalam mobil miliknya yang masuk kedalam kategori mobil mewah itu setelah mobil miliknya itu ia parkirkan digarasi terbuka yang disediakan khusus untuk tamu yang ingin berkunjung,setelah itu dengan langkah santai ia berjalan memasuki kediaman itu.
"SELAMAT SIANG SEMUANYA,RENA YANG CANTIK DATANG BERKUNJUNG!"teriak gadis itu memasuki kediaman Hantara dan langsung memasuki area ruang tamu.
"RENA,JANGAN TERIAK TERIAK GITU"saut Arga ikut berteriak membalas teriakan sahabat dari salah satu adiknya itu.