
~Skip pulang sekolah~
"Kita duluan ya"pamit Liona dan Zia kepada sahabat mereka masing masing,setelah itu keduanya memasuki mobil milik Liona sama seperti tadi pagi.
"Dek kita mampir makan dulu ya sebelum pulang,gue laper nih gak papakan"ujar Liona pada Zia.
"Boleh,emang mau makan dimana?"tanya Zia.
"Kita makan susi aja ya,gue tau restoran jepang dekat sini"jawab Liona
"Susi ya,hm..ok"ujar Zia setelah berfikir sejenak.
"Oke fiks,kita makan susi"ucap Liona semangat.
Liona segera mengemudikan mobilnya kearah restoran jepang yang dia maksud tadi.
Disinilah mereka sekarang didalam sebuah restoran jepang yang cukup besar,pengunjungnya juga cukup ramai saat keduanya datang.Setelah menemukan meja yang nyaman bagi mereka,Liona memesan berbagai jenis sushi tuna,tempura,onigiri dan juga dua teh matcha untuk ia dan Zia.
"Ini pesanannya,silahkan dinikmati"ujar pelayan yang mengantar pesanan keduanya.
Zia terkejut dengan banyaknya makanan yang kakaknya pesanan
"Kak ini pesanan lo kok banyak amat sih,siapa yang mau habisin?"tanya Zia.
"Make nanya,ya gue sama lo lah dek siapa lagi coba"jawab Liona.
"Tapi kan.."
"Udah gak usah banyak omong makan aja"ujar Liona memotong omongan Zia,ia mulai memakan makanan yang ada didepannya dengan lahap.Zia juga tapi ia hanya makan onigiri saja setelah itu ia tidak memakan yang lainnya lagi,ia hanya melihat kakaknya yang makan sambil meminum teh matcha nya.
"Kok lo cuma makan onigiri aja sih,yang lainnya enggak"ujar Liona melihat Zia yang tidak menyentuh makanan lain kecuali onigiri.
"Gue gak suka makan Sushi"jawab Zia
"Lah kenapa enak kok?"tanya Liona heran.
"Gue gak suka makan daging mentah"ujar Zia,sambil melipat kedua tangannya didepan badannya.
Liona mengkerut kan keningnya heran
"Hah,serius lo kan.."
"Daging ikan yang dipake kan udah steril"ucap Liona
"Daging mentah tetap daging mentah"ujar Zia
"Oke kalau sushi gak mau,itu tempura?"tanya Liona lagi.
"Minyak,gak sehat"jawab Zia lagi.
"Dek,kok lo lama lama kayak maniak kesehatan aja sih"ujar Liona.
"Emang"jawab Zia sekenanya.
"Ah udahlah terserah lo aja"ujar Liona pasrah,ia memilih melanjutkan menghabiskan makanannya.
Akhirnya setelah cukup lama akhirnya Liona dan Zia sudah selesai makan makanan mereka setelah itu keduanya memutuskan untuk pulang,tapi mereka tidak langsung menuju mansion mereka karena Liona lagi lagi menghentikan mobilnya untuk membeli ice cream.
"Lah lah lah,kok mobilnya berhenti kak sih kita kan belum sampai mansion"tanya Zia heran dengan mobil yang tiba tiba berhenti.
"Gue mau beli ice cream dulu,kebetulan ada penjualnya itu"ujar Liona menunjuk penjual ice cream gerobak dipinggir jalan.
"Tunggu disini ya"suruh Liona pada Zia,kemudian ia turun dari mobilnya.
Zia menggelengkan kepalanya melihat tingkah kakaknya itu.
Tak lama kemudian Liona sudah kembali dengan beberapa jenis ice cream di dalam kantong pastik.
"Kok belinya banyak banget?"tanya Zia.
"Buat lo juga,sisanya buat kakak"
Ujar Liona yang sibuk memandangi ice cream ditangannya.
"Yau dah nanti aja makannya,kita pulang dulu kak"ucap Zia.
"Oke"saut Liona,melajukan mobilnya kembali.
~maaf ya chapter ini pendek,soalnya otak author lagi buntu~