One Year, Maybe

One Year, Maybe
Chapter 181



Disebuah ruangan privat disalah satu restoran berbintang ternama,terlihat hampir semua anggota inti keluarga Antara sudah berkumpul melingkar dimeja makan yang berbentuk oval.Semuanya terlihat menggunakan pakaian formal atau semi formal untuk malam ini,ini semua sesuai dengan request-san sang anak perempuan tertua yang merancanakan makan malam ini.


Jam sudah menunjukkan pukul setengah tujuh malam tapi Gia selaku pemilik acara makan malam ini serta sibungsu dikeluarga belum terlihat batang hidungnya sejak tadi,sepertinya keduanya datang sedikit terlambat.


"Gia baru mengirim pesan,katanya dia sedang diperjalanan.Ada sedikit macet"ujar Arga memberitahu kabar yang baru saja ia dapat dari sang kembaran kepada anggota keluarganya yang sudah ada disana.


"Ah begitu,bagaimana dengan adik kalian Zia?sudah memberi kabar?" tanya Tuan Renal sang kepala keluarga.


"Belum pa,tapi tadi pas Lio telpon katanya Zia bakal datang kok. Benarkan Lio"jawab Arga.


"Hm Ya"saut Liona seadanya,wajah gadis itu entah kenapa terlihat tidak sedang bersahabat dan Arga langsung menyadari hal itu.


"Selamat Malam semuanya,maaf Zia sedikit terlambat"suara sang adik bungsu datang memasuki ruangan privat itu,semua yang berada dimeja itu langsung terfokus pada gadis remaja itu.


Zia sedikit membungkukkan badan sebentar sebelum berjalan mendekati meja tempat dimana keluarganya berada sekarang itu,gadis itu terlihat cantik dan anggun mengenakan mini dress berwarna ungu muda polos.



"Malam Sayang/dek"ujar keluarganya menyauti sapaan sibungsu itu.


"Gak papa sayang kami juga baru datang kok,tapi kenapa datangnya agak lama sayang?"tanya Sela sang mami.


"Biasa mi,Zia tadi ada kerjaan dikantor.Ini aja datangnya langsung dari kantor kesini"ujar Zia menjawab pertanyaan maminya.


"Trus baju kamu?"tanya sang mami.


"Ooh ini tadi Zia sengaja mampir sebentar ke mall buat beli mi, soalnya Zia-kan gak sempat pulang dulu buat ganti baju"jawab Zia.


"Bagus dek baju kamu papa liat,cocok.Putri bungsu papa jadi tambah cantik makainya"ujar Renal memuji sang putri bungsu.


"Kamu hari cuma kekantor aja dek,gak pergi kemana mana gitu?"tanya kak Arga kepada Zia.Pertanyaannya sedikit terdengar aneh bagi Zia tapi ia tetap menjawab pertanyaan dari kakak tertuanya itu.


"Ia kak cuma kantor,eh tapi tadi sebelum kekantor sih emang sempet ketemu sama orang penting dulu sih"jawab Zia.


"Ah begitu ya"ujar kak Arga sambil melirik kearah Liona yang nampak menatap Zia dengan tatapan yang sulit diartikan.


*Bertemu orang penting ya*batin Liona saat ini.


~Flasback>tadi sore~


"Kakak beneran gak ada kerjaan dikantorkan?"tanya Liona.


Gadis itu saat ini tengah berada dimobil milik kakak pertamanya bersama sang pemilik mobil yang tengah menyetir,tak ada angin tak ada hujan tadi tiba tiba saja kakaknya itu sudah menunggunya diparkiran sekolah untuk menjemputnya pulang dari sekolah.


"Bukan gak ada sih,tapi kerjaan kakak hari ini itu emang udah selesai.Soalnya cuma dikit sih"jawab kak Arga yang tengah menyetir.


"Kenapa emang nanya begitu?"tanya laki laki itu kepada sang adik.


"Gak kenapa napa sih,cuma Lio takut aja kerjaan kakak terganggu cuma gara gara jemput Lio kesekolah aja"jawab Liona.


"Enggak terganggu sama sekali kok, ngomong ngomong Lio ada mau mampir kemana gitu sebelum pulang?"tanya kak Arga.


"Mampir?hm didekat sini ada mall-kan,kita mampir kesana dulu gak papa kak?"saut Liona.


"Gak papa,oke kita mampir kemall dekat sini dulu sebelum pulang"ujar kak Arga kepada Liona,anak tertua keluarga Antara itu menjalankan mobilnya menuju kemall yang dimaksud.