One Year, Maybe

One Year, Maybe
Chapter 196



Kriet...pintu kamar milik Zia terbuka perlahan dari luar dan terlihat Lyn menimbulkan kepalanya mengintip kedalam kamar,sebelum akhirnya ia benar benar melangkah masuk kedalam kamar itu.


Kepala Lyn menggeleng pelan melihat sang adik yang tertidur dengan masih menggunkan seragam tanpa almamater, dirinya yakin kalau saudari bungsunya ini pasti langsung tertidur sepulang sekolah tanpa sempat bersih bersih dahulu.


*Putri kecil kesanganganmu dan sekaligus adik kecil kesanganku sudah besar mami*batin Lyn saat memandangi sang adik yang tengah terlelap,dirinya kini sudah berdiri ditepat disebelah tempat tidur milik Xia.


"Zia Zia ayo bangun"ujar kak Lyn membangunkan Zia,gadis mahasiswi kedokteran itu menepuk nepuk pelan pipi sang adik.


Eugh...Zia melenguh dan menggeliat  pelan merasa tidurnya terganggu, kelopak matanya perlahan terbuka dan mengerjap cepat beberapa waktu.


"Kak Lyn,ada apa?"tanya gadis muda itu dengan suara serak khas bangun tidur,posisinya masih berbaring.


"Bangun sudah sore,sana bersih bersih dan bersiap untuk makan malam"ujar Lyn datar.


"Hm,baiklah"saut Zia dengan suara pelan dan langsung mengubah posisinya menjadi duduk,kesadaran gadis itu masih belum terkumpul semua namun ia dapat mendengar ucapan kakaknya yang satu itu.


"Lain kali ganti dulu seragammu sebelum tidur"ujar kak Lyn sebelum akhirnya beranjak keluar dari kamar itu.


"Lain kali akan kulakukan"saut Zia,meski dirinya tak yakin kak Lyn masih bisa mendengarnya atau tidak.


Zia menatap pintu kamarnya yang sudah tertutup kembali,gadis itu tak langsung melakukan apa yang diminta oleh kakak ketiganya itu dan memilih memeriksa ponselnya terlebih dahulu.


Benar perkiraannya karena terdapat beberapa pesan yang masuk saat ia tertidur tadi,mulai dari kak Anna,ada dari Neta,bahkan dari Juna juga.Zia memutuskan membaca dan membalas pesan pesan itu dulu,sebelum beranjak dari atas tempat tidurnya.


(Pertama Zia membuka pesan dari Kak Anna terlebih dahulu)


Kak Anna:


Hari ini lo gak mampir keperuhaan dek?


✓✓


Ada berkas yg baru gue kirim ke Email lo,tlng periksa tapi gak usah buru buru juga gak papa.


✓✓


^^^Zia:^^^


^^^Hari ini enggak kak,unhealthy gue.^^^


^^^Iya,nanti gue periksa^^^


^^^✓✓^^^


Kak Anna:


Unhealthy?


✓✓


^^^Zia:^^^


^^^Hm,tp skrng udah mendingan kok^^^


^^^Jd tenang aja^^^


^^^✓✓^^^


Kak Anna:


Bagus deh kalau mendingan.


Jaga kesehatan lo,gue gak bisa mantau lo terus soalnya.


✓✓


^^^Zia:^^^


^^^✓✓^^^


(Kedua pesan dari Neta sahabatnya)


Neta:


Zi,gimana kondisi lo?itu siRaka nganterin lo dgn selamatkan?


✓✓


Kok gak dijwb,pasti lagi istirahat ya?jwb ya kalau lo udah bangun.


Selamat istirahat cantik,hehehe


✓✓


^^^Zia:^^^


^^^Kondisi gue udah baikan kok,btw itu orang juga nganterin gue dengan selamat sampai rumah.^^^


^^^✓^^^


^^^Dan sorry baru bales sekarang,baru bangun.^^^


^^^✓^^^


Jawaban yang dikirim Zia hanya tertera centang satu yang artinya ponsel sang sahabat pasti sedang tidak aktif dan pesannya belum dibaca,tapi gak apa apa soalnya nanti Neta juga pasti bakal baca juga.Sekarang tinggal yang terakhir yaitu membaca isi pesan yang dikirimkan oleh Juna padanya,dan keliatannya pesan yang dikirim cowok itu cukup panjang juga.


Juna:


Gue tau lo pdli tp Ken nmpk sedih dan rada frustasi pas lo tlk siang tadi.


✓✓


Btw gue bs nebak itu semua td dilpgn adlh rencana antisipasi yg lo buat dan pst dpt bantuan dari shbt lo,tp gue akuin itu ampuh buat skrng.


Jalanin apapun rencana lo dengan baik tapi jangan sampai lengah,gue tau sobat gue Ken gak semudah itu nyerah akan sesuatu.


✓✓


^^^Zia:^^^


^^^Oke,gue tau kok.^^^


^^^Dan tugas lo,harus mastiin juga rahasia ini aman dari temen lo itu.^^^


^^^✓✓^^^


Juna:


👍


✓✓


Zia meletakkan kembali ponselnya keatas nakas setelah selesai dengan urusan membaca dan membalas pesan yang masuk,kini nona muda Hantara itu mulai beranjak dari atas tempat tidurnya dan langsung menuju kekamar mandi.Ia harus segera bersih bersih dan bersiap secepatnya,jangan sampai dirinya terlambat bergabung dimeja makan untuk melaksanakan makan malam bersama anggota keluarganya.