
Jam istirahat diSMA Hantara__
Liona dan Rena kini tengah berada dikantin seperti biasa saat waktu istirahat tiba,keduanya duduk berdua disalah satu meja.Liona yang nampak bengong sambil mengaduk ngaduk makanannya sedangkan Rena yang tengah membaca sebuah portal berita diInternet yang menampilkan berita tentang salah satu keluarga pengusaha ternama dinegara mereka,
Keluarga Antara yang merupakan keluarga dari sahabat baiknya yang kini duduk didekatnya ini sekarang.
PortalMedia!
Resmi dipublikasi!Terungkap sudah identitas putri bungsu pengusaha ternama tuan Renal Antara,Nona muda Zia Antara(17 tahun).
Nona Zia merupakan anak satu satunya tuan Renal Antara dari hasil pernikahan kedua beliau dengan sang mendiang istri ke-2
nyonya Celine Fransisco.
Komentar_ _
+62)Yang namanya orang cantik,difoto burem-pun tetep cakep ya
>Beda ya sama kita yang burik ini
>situ aja sih bukan kita
+62)Anaknya tuan Antara gak ada yang gagal cuy.
+62)Seumuran uhuy,dijadiin calon pacar cocok nih😘
>Salah satu orang yang tak sayang nyawa nih.
+62)Cantik sih,tapi sayang anak pelakor.Muncul buat morotin harta bapaknya tuh.
>Gak cantik tapi ngina orang no.1
dasar netizen.
+62)Tuhkan pasti cantik,mamanya aja cantik kata nyokap gue.
other....
Rena mengangguk angguk sependapat dengan kebanyakan komentar netizen yang mengatakan kalau Zia itu cantik,emang cantik sih dan Rena sebagai seorang cewek aja mengakui kalau adik sahabatnya ini kalau masalah Visual gak usah diraguin lagi.Ngomong ngomong soal Zia, langsung menoleh kesekitarnya seperti mencari seseorang.Kok Rena belum liat batang hidung bocah itu dari pagi tadi sama Neta juga,kemana dua sekawan itu.Rena-pun menoleh kearah Liona yang duduk disebelahnya hendak menanyakan keberadaan adik sahabatnya itu,namun gadis itu malah menemukan Liona yang termenung dengan dagu ditopang dengan sebelah tangan serta lihatlah makanan yang diaduk aduk begitu saja tanpa dimakan.
"Woi Lio,kenapa bengong gitu lo?" tanya Rena kepada Liona.
"Siapa yang bengong,orang cuma lagi mikir aja"jawab Liona dengan suara yang terdengar tak bertenaga sama sekali.
"Mikir apaan lo emang,sampai gitu banget muka lo?"tanya Rena kepada sahabatnya itu,gadis itu meletakkan ponselnya keatas meja kantin.
"Gak mikir apa apa,btw lo ngapain dari tadi liatin ponsel mulu?"kini Liona balik bertanya kepada Rena.
"Gue liat portalmedia aja,adik lo jadi topik utama disana.makanya ini gue mau nanya Zia kemana,kok dari tadi pagi gak keliatan disekolahan?" ujar Rena kepada Liona.
"Udah rilis ya,Zia-nya gak sekolah hari ini"ujar Liona.
"Loh kenapa?sakit atau gimana?"Rena menanyakan alasan ketidak hadiran Zia,namun Liona terlihat mengangkat kedua bahunya petanda tidak tahu.
"Lah lo berdua serumah loh,tapi lo gak tahu adik lo gak masuk gara gara apa.Wah parah lo jadi kakak,Lio"ujar Rena tak habis pikir.
Liona menatap malas pada sahabatnya itu lalu berkata
"Zia gak bilang kenapa gak masuk,
bukan cuma ke gue aja bahkan ortu kita juga dia gak kasih tau.Tadi pagi adik gue keliatan buru buru gitu mau pergi,entah kemana tapi kayaknya bareng kakak angkatnya itu kalau gak salah"
Mendengar penjelasan dari sahabatnya itu,Rena beroh ria saja.
Neta__
Neta berjalan dikoridor,gadis remaja yang biasanya hampir setiap saat selalu terlihat berdua dengan Zia seperti anak kembar kini hanya terlihat sendiri.Raut wajah gadis itu yang biasanya terlihat selalu cerah juga nampak sebaliknya,hanya satu yang membuat Neta tampak begitu yaitu kabar yang dirinya dapat dari kakak angkat sang sahabat tentang kondisi sahabat yang tak baik baik saja kini.Gadis SMA itu kini terlihat menuju kearah kantin sambil menggenggam ponsel miliknya ditangan,ia ingin menemui seseorang yang belum membaca pesannya sejak tadi pagi.
"Eh Neta akhirnya nongol juga,sini adik angkatku ayo duduk"ujar Rena langsung mempersilahkan Neta untuk duduk disebelahnya saat melihat kedatangan gadis itu disana.
Neta mengikuti perkataan Rena untuk duduk,tapi Neta lebih memilih duduk didepan Rena saja.
"Halo kak Ren,hai Lio"sapa Neta sedikit basa basi terlebih dahulu.
"Hai Ta,lo pasti sendirian ya karena adik gue gak masuk.Kalau lo mau nanya alasan Zia gak masuk,sorry gue gak tau"ujar Liona kepada Neta,ia memilih memberitahu terlebih dahulu sebelum sahabat adiknya itu bertanya padanya.
"Enggak kok Lio,gue tau Zia gak masuk.Gue kesini mau ketemu sama kak Ren"ujar Neta menyauti perkataan Liona.
"Nyariin gue,ayo kenapa adik angkatku yang imut ini nyariin kakak angkatnya?"tanya Rena dengan nada tengil,namun ekpresi Neta yang nampak tak mendukung membuat Rena untuk bercanda lebih lanjut.
"Kak Ren belum baca pesan dari gue?"tanya Neta kepada Rena.
"Hah.Pesan.Ada ya?"Rena seketika langsung mengambil ponsel miliknya yang tadi diletakkan diatas meja lalu membuka aplikasi pesan disana.
Dan benar saja ternyata ada pesan masuk dari Neta namun pesan itu tenggelam dibawah oleh pesan pesan lain yang bertumpuk terutama dari group group.
"Ah iya ada dong,sorry Ta.Pesannya tenggelem"ucap Rena meminta maaf.
Cewek itu mengetuk pesan itu untuk membuka kemudian mulai membaca pesan yang dikirim oleh Neta itu
Degem2:
Kak Ren,gue baru dapat kabar dari kak Anna kakak angkatnya Zia.
Zia masuk rumah sakit pagi ini kak,
sakitnya kambuh.
Kak lagi gak megang hp ya?
Kak Ren,on tapi kok gak jawab
minimal diread-lah
Kak!
Yaudah,gue susulin deh
Mata Rena langsung terbelalak membaca isi gelembung pertama pesan dari Neta,gadis itu menelan ludahnya susah payah lalu menoleh menatap Neta yang juga menatap kearahnya.
Jadi ini kenapa gadis itu sejak awal terlihat berbeda dari biasanya,Neta mengangguk pelan kearahnya.
Liona yang sejak tadi memperhatikan perubahan ekpresi sahabatnya langsung mendongak hendak membaca pesan diponsel Rena itu,namun sayang belum sempat Liona membacanya,Rena terlebih dahulu mematikan hp itu dengan cepat.
"Kenapa Ren,kok muka lo gitu?"tanya Liona akhirny kepada Rena,namun Rena menggeleng.
"Neta,emang lo ngirim pesan apa?"kini Liona beralih bertanya kepada Neta.
"Gak kenapa napa kok Lio"bukan Neta yang menjawab melainkan Liona.
"Wah kok kalian berdua kayak nyembunyiin sesuatu gitu sih"ujar Liona maenatap curiga Liona dan Neta secara bergantian,membuat kedua orang itu menegang.Untungnya otak cerdik Neta langsung berfungsi,ia langsung mengulurkan tangannya kepada Liona membuat kakak dari sahbatnya itu bingung.
"Buat apa?"tanya Liona melihat tangan Neta yang mengajaknya salaman,sambil bertanya tangannya langsung membalas jabat tangan itu meski belum tahu apa gunanya.
"Selamat karena lo tadi malam terpilih jadi salah satu calon pewaris perusahaan keluarga"ucap Neta,membuat Liona yang tadinya menatapnya curiga dicampur bingung langsung terlihat malu malu.
"Ah sama sama"balas Liona malu malu
Sejujurnya kalau Neta gak ingetin dia,Liona udah lupa soal statusnya yang satu itu.
"Hah!yang dibilang Neta serius Lio?
Lo beneran dipilih?"tanya Rena menggebu gebu.Dalam hati ia memuji kecepatan Neta mencari cara mengalihkan perhatian sahabatnya ini.
"Iya hehehe...gue juga bingung kenapa nama gue disebut sama papa gue"ujar Liona kepada Rena dan Neta.