One Year, Maybe

One Year, Maybe
Chapter 276



Neta mengangkat kedua kakinya dan menaruhnya diatas sofa,ia merebahkan dirinya sepenuhnya juga diatas sofa.


Kedua tangannya memegang hp miliknya keatas dan mengarahkan kamera yang menyala kepadanya lalu mulai mengambil foto,bukan hanya foto dirinya saja yang Neta ambil tapi juga foto beberapa sudut ruangan termasuk foto seseorang yang kini tengah fokus kepada sebuah laptop sambil duduk dimeja kerja.Dia adalah Zia.Apakah kalian bisa menebak dimana  Neta berada sekarang?


Jika diantara kalian ada yang menjawab kalau gadis itu sedang berada diruangan kerja sang sahabat diperusahaan milik sahabatnya,maka jawaban kalian benar.Karena Neta saat ini beneran sedang berada diruangan milik Zia yaitu didalam gedung perusahaan F'COMPANY.


Bagaimana Neta sampai nyasar ikut Zia kesini?ini semua bermula saat tadi disekolah,Zia dan Neta membuat rencana akan pergi jalan jalan berdua menghabiskan waktu sebagai dua sahabat.Tapi ya terkadang rencana tidak didukung oleh realita yang ada,Zia mendapat panggilan dari kak Anna yang mengakatakan kalau ada beberapa hal yang harus dia urus dan tak bisa diwakilkan.Akhirnya Neta ikut Zia saja keperusahaan sahabatnya itu saja,siapa tau nanti masih ada waktu untuk mereka jalan jalan kalau Zia bisa dengan cepat menyelesaikan pekerjaannya.Tapi sudah dua jam sejak mereka masuk kedalam ruangan ini,namun Neta masih belum bisa melihat tanda tanda pergerakan dari sahabatnya itu beranjak dari meja kerja yang kini ditempati.


"Zi,masih lama?"akhirnya Neta bertanya karena rasa bosan dan jenuh yang sudah tak tertahankan lagi.


Zia yang sejak dua jam lalu sibuk fokus kepada laptop dihadapan yang menampilkan pekerjaannya akhirnya ingat kalau dirinya tak sendiri diruangan itu,melainkan ada Neta sahabatnya juga.


"Aduh lupa gue ada lo juga disini Ta,sory ya saking fokusnya gue"ucap Zia meminta maaf kepada sang sahabat.


"Sialan emang lo,gue udah jenuh dan bosen nungguin lo disini eh malah keberadaan gue diluapin"oceh Neta setelah pengakuan Zia yang sempat melupakan keberadaan dirinya disana.


"Yah masih lama dong itu"gumam Neta setelah mendengar waktu tiga puluh menit lagi itu.


"Ya mau gimana lagi.Yaudah gue pesenin makanan mau gak,sembari lo nungguin gue"tawar Zia kepada sahabatnya.


"Boleh deh"Neta menerima tawaran itu,ia juga mulai merasa lapar ditengah kejenuhannya sejak tadi.


"Lo mau makanan apa?biar gue langsung penenin"tanya Zia yang sudah siap dengan hpnya untuk memesan makanan untuk sang sahabat.


"Apa aja tapi ada burger,minum,dan ice cream-nya.Btw pesen buat lo juga,lo juga siang ini belum makan makanan berat dan minum obat"jawab Neta.Gadis itu masih berbaring malas diatas sofa ruang kerja Zia, beruntung sejak tadi belum ada karyawan yang masuk kesana.


Zia sempat terdiam berfikir sejenak mendengar riques-an Neta.Katanya apa aja tapi harus ada burger,minum,dan ice cream.Lah yang barusan disebut bukannya udah bisa dibilang paket komplit tuh pesenan? Karena tidak mau terlalu ambil pusing dan membuang banyak waktu,akhirnya Zia memesan tiga hal yang disebutkan sahabatnya itu sebanyak dua porsi dan lalu sekotak pizza sebagai tambahannya.


Setelah selesai memesan semua makanan itu,Zia kembali melanjutkan menyelesaikan pekerjaannya secepat yang dia bisa.Kasian juga sahabatnya yang sejak tadi pasti merasa jenuh dan bosan berada diruang kerjanya ini selama berjam jam,Zia saja kadang pernah merasa bosan juga.