
Liona menuruni anak tangga dengan perasaan sedikit jengkel dan kesal.
Sesampai dilantai bawah,gadis delapan belas tahun itu langsung menghampiri orang tua dan kakak tertuanya yang tengah mengobrol diruangan keluarga.
"Ma pa"ujar Liona memanggil kedua orang tuanya.
"Loh Lio kok keluar lagi,bukannya tadi udah pamit mau istirahat?"tanya sang mama pada gadis itu.
"Nanti,mama papa sama kak Arga masih nungguin adek pulang?"tanya Liona kepada ketiga orang keluarganya yang ada diruang keluarga itu.
"Iya,ini papa sama yang lain masih nungguin adik kamu Lio.Udah jam delapan malam tapi belum ada kabar juga dari tadi pagi" tuan Renal yang menjawab pertanyaan anak keempatnya itu.
"Gak usah ditungguin,mama papa sama kak Arga mending istirahat sekarang.
Soalnya Zia juga gak akan pulang malam ini"ujar Liona.
"Kok kamu tau dek,Zia ada nelpon kamu"tanya sang kakak tertua yaitu Arga.
Liona langsung menggelengkan kepalanya tanda bukan,membuat kening Arga sedikit mengkerut.
"Trus kok Lio tau kalau sibungsu gak pulang malam ini?"tanya nyonya Sela kepada putrinya itu.
"Dikasih tau Neta sahabatnya ma,tadi Neta kirim pesan bilang kalau Zia bakal nginep dirumahnya malam ini"ujar Zia memberitahu kedua orang tuanya dan juga sang kakak.
"Loh kok adik kamu gak ngasih kabar langsung ke papa atau yang lainnya" ujar tuan Renal heran setelah mendapatkan kabar itu dari anak keempatnya.
"Menurut pesan yang dikirim Neta sahabatnya Zia sih katanya Zia-nya ketiduran disana,nah Neta gak enak bangunin Zia karena katanya Zia keliatan kecape-an banget.Makanya Neta inisiatif kirim kabar ke Lio,
biar Zia nginep dirumahnya aja. Apalagi hari udah malem juga-kan,kasian Zia nanti ngantuk pas nyetir takut bahaya katanya"jelas Liona panjang lebar, sesuai dengan pesan yang dikirim oleh Neta padanya.
"Jadi begitu ya"ujar sang papa paham.
Flasback_
Liona sedang berbaring diatas kasur milik Zia,gadis cantik itu kini memang tengah berada dikamar sang adik untuk menunggu sang adik pulang,sejujurnya Liona sejak siang tadi mencemaskan Zia karena adiknya itu sama sekali tidak ada kabar setelah pergi secara buru buru tadi pagi.Liona khawatir terjadi sesuatu,
makanya anak keempat tuan Renal itu memilih menunggu disana sambil mengutak atik sosial media karena siapa tau ada kabar dari adiknya.
Saat asik asik dengan kegiatannya,
tiba tiba sebuah notifikasi pesan masuk dari Neta sahabat adiknya.
Liona segera mengubah posisinya menjadi duduk dan dengan semangat membuka pesan itu siapa tahu ada kabar tentang adiknya dan ternyata memang benar pesan itu berhubungan dengan Zia,namun Liona sedikit merasa kesal melihat isi pesan itu secara keseluruhan.
Neta:
P
Malam Liona
Ini gue Neta,lo ada save nomer guekan?
Liona:
Malam juga Neta,iya gue save kok.
Adik gue?wah akhirnya.
Lo tau adik gue dimana Ta?blm plng dia nih,gue sm klrg gue khawatir soalnya Zia seharian ngilang.
Neta:
Nah ini yg jd alasan gue ngubungin lo.
Liona:
Itu adik guekan?Zia tidur dimana?
Neta:
Dirmh gue,tepatnya dikamar gue sih.
Gue ngubungin lo mau ngasih tahu kalau Zia bakal nginep dirumah gue malam ini.
Soalnya itu bocah ketiduran,gak tega gue banguninnya.Capek bngt keliatannya dia.
Liona:
Adik gue dari kpn dirmh lo Ta?
Trus dia ada cerita,dari mana aja seharian.
Neta:
Dari sore sih
Tp ya gitu,dia datang2 lngsng blng numpang tidur.jd gk cerita apa apa
Liona:
Gitu ya,oke makasih infonya.
Neta:
Sama2,yaudah gitu aja ya Liona.
Liona merasa kesal karena bisa bisanya Zia lebih memilih untuk kerumah Neta dari pada pulang kekediaman keluarganya sendiri,apa adiknya itu tidak sadar kalau sudah membuat dirinya dan kedua orang tua mereka khawatir karena menghilang seharian serta gak bisa dihubungi juga.Kenapa Liona merasa kalau Zia lebih mementingkan sahabat ketimbang keluarga sendiri?