The World Of The Venerate

The World Of The Venerate
Chapter 313 - Rencana pengancaman



“Gudov Aliksnov...” Shalkishu, terkejut melihat Continent Venerate tersebut datang secara tiba-tiba menyerang mereka, serta nampak khawatir karena pria Pavonas yang datang membantu rekan-rekannya tersebut memiliki kemampuan yang paling berbahaya bagi para Venerate jika saja mereka tidak bersiaga.


Keempat Continent Venerate tersebut mundur ke samping Zchaira, kemudian mulai bersiaga pada serangan lanjut yang akan dilancarkan oleh pria tersebut.


“Bagus sekali... Akhirnya kau datang tuan kekangan surgawi...” Ucap Raquille sambil dengan santai berjalan menghampiri Gudov dan Phyton.


“Sepertinya dua diantara kalian sudah menerima efek dari kekuatan rekan kami ini...” Lanjut Raquille berkata.


**


“Siapa pria yang memancarkan energi putih itu?” Tanya Zchaira, karena melihat bahwa keempat Continent Venerate rekannya tampak merasa ragu untuk maju atau menyerang balik.


“Nona Zchaira... Sepertinya kita harus mundur terlebih dahulu,” ucap Shalkishu.


“Kenapa memangnya?”


“Pria itu disebut sebagai pembasmi terkutuk... Dia memiliki kemampuan makhluk suci yang mampu menetralisir kekuatan dari Venerate... Kau mungkin pernah mendengar gelang yang digunakan negeri Pavonas yang mampu membuat seorang Venerate tidak memiliki kekuatan sama sekali, sumber kekuatan itu berasal daro pria tersebut,” jawab Shalkishu, menjelaskannya kepada Zchaira.


“Hmph... Aku pernah mendengar bahwa khan sangat menginginkan kekuatan itu untuk menundukkan negeri lain...” Respon Zchaira.


“Bagaimana jika aku saja yang melawannya?” Tanpa merasa ragu, Zchaira langsung mengacungkan tongkat sihir hendak menantang Gudov yang membuat para Venerate Tengal ragu untuk menyerang.


**


“Tidak bisa seperti itu nona cantik... Kau telah mencuri pandanganku, setidaknya kau harus berhadapan dulu denganku,” balas Raquille, mendengar ucapan Zchaira yang hendak menantang Gudov untuk bertarung.


**


“Eh...” Mendengar pernyataan yang nampak membuat tergoda, tiba-tiba saja wajah gadis itu langsung memerah.


“Pikirkan dulu nona Zchaira... Untuk sekarang kita masih belum memiliki kesempatan menang dari mereka, selain Gudov Aliksnov, dua Venerate itu adalah para penyihir, ditambah ras campuran itu sepertinya bukan sembarang World Venerate... Aku bisa merasakan tekanan kekuatan yang sangat besar memancar darinya,” ucap Shalkishu, menjelaskan kepada Zchaira mengenai peluang mereka jika akan berhadapan langsung dengan Gudov, Raquille, maupun Phyton.


Karena memikirkan mengenai potensi resiko yang ada, Zchaira pun mengerti dan menyetujui saran dari Shalkishu dengan menganggukkan kepalanya.


Gadis itu menghentakkan tongkat sihirnya ke tanah, yang sontak memunculkan sebuah diagram yang luas tepat dibawahnya serta keempat Venerate Tengal yang berada di sekitar.


Sementara Raquille, Phyton, serta Gudov yang melihat bahwa para Venerate tingkat atas Tengal itu hendak melarikan diri, tidak berbuat apa-apa untuk menghalangi mereka karena untuk sekarang tujuan yang sebenarnya hanya ingin membuat sebuah kesepakatan.


Zchaira dan keempat Continent Venerate Tengal seketika menghilang di depan Raquille dan yang lain, dan tal berada lama kemudian, sebuah diagram sihir lain muncul tepat dibawah Venerate Tengal yang dikalahkan oleh Raquille, hingga membuat Venerate yang tidak sadarkan diri itu juga ikut menghilang bersama dengan rekan-rekannya yang sudah terlebih dahulu.


“Terima kasih sudah membantu kami tuan Gudov...” Ucap Raquille, berterima kasih kepada Gudov, walaupun pemuda Elfman itu masih bisa menangani para Venerate Tengal yang menyerang.


“Tidak masalah...” Respon Gudov.


“Phyton... Aku baru menyadari bahwa kau memiliki kemampuan Venerate penyihir.” Sambil berjalan ke arah para Venerate Pavonas, Raquille lantas membahas mengenai kemampuan Phyton seperti para Venerate penyihir dengan melihat beberapa serangan yang sempat dilancarkan pemuda itu serta mendengar nama mantra yang diucapkannya.


“Aku memiliki kemampuan penyihir, namun tidak terlalu hebat seperti nenekku... Setidaknya aku dan ibu walaupun tidak masuk ke dalam akademi sihir Ierua masih tetap bisa menggunakan kemampuan dasar,” jawab Phyton.


“Berarti kau memiliki potensi untuk mempelajari teknik yang es musim semi yang hanya bisa digunakan oleh alu serta ayahmu,” ucap Raquille, menjelaskan sebuah teknik yang kemungkinan bisa dipelajari oleh Phyton.


“Teknik es musim semi... Bukankah itu salah satu empat teknik khusus elemen es yang kau miliki?” Tanya Phyton, terkejut mendengar penjelasan dari pamannya tersebut.


“Iya... Aku akan mengajarinya jika kau ingin mempelajarinya...” Jawab Raquille, sambil bersedia mengajari teknik khusus itu.


***


Berpindah di dalam kota Vegoblashchenks, dimana Zchaira serta kelima Venerate Tengal muncul, yang salah satunya tidak sadarkan diri, muncul di bangunan utama yang sebenarnya merupakan tempat para Venerate Pavonas berada.


“Jika pria bernama Gudov Aliksnov adalah ancaman utama kita, mungkin kita juga harus mengancam para Venerate Pavonas itu,” ucap Zchaira.


“Apa kita akan mengancam mereka melalui para warga kota ini?” Tanya salah satu Continent Venerate Tengal.


“Tidak... Aku tidak mau melakukan pengancaman dengan menggunakan para warga kota... Akan lebih baik jika kita gunakan saja Continent Venerate mereka, Li Yue'e,” jawab Zchaira, lebih memilih melakukan pengancaman dengan menggunakan Tianhui.


“Zchaira...”


Disaat sedang berbincang mengenai rencana mereka, tiba-tiba saudara gadis itu, yaitu Rayvor datang menghampiri mereka.


“Kakak... Kurasa kali ini adalah giliranmu...” Ucap Zchaira, lantas memberikan tugas untuk mengancam para Venerate Pavonas kepada saudaranya tersebut.


“Baik... Apapun rencana itu... Tapi, aku mau mengatakan bahwa Zaraqiah di kota seberang sedang mencarimu...” Balas Rayvor, seketika menyetujui rencana tersebut sambil memberitahukan mengenai putri dari gadis itu.


“Zaraqiah sudah bangun... Kalau begitu, aku pergi semuanya...” Tanpa pikir panjang, Zchaira pun langsung meninggalkan tempat itu, padahal mereka semua sedang menyusun sebuah rencana.


Para Venerate Tengal, kecuali Shalkishu serta Rayvor yang mengerti mengenai Zchaira, tampak tidak percaya bahwa gadis tersebut yang merupakan pemimpin dalam penyerangan tersebut langsung lepas tangan ketika mendengar informasi mengenai putrinya.


“Jadi, rencana apa yang sebenarnya dikatakan oleh Zchaira?” Tanya Rayvor, tidak mengetahui apa yang sementara dibincangkan mereka sebelumnya.


“Kita akan mengancam pasukan Pavonas dengan memanfaatkan Li Yue'e...” Jawab Shalkishu.


“Aku mengerti... Setelah mendengar hal tersebut, aku mendapatkan sebuah ide yang bagus...” Respon Rayvor sambil tersenyum, nampak mendapatkan sebuah rencana yang bagus, kemudian pergi meninggalkan para Venerate Tengal.


“Ngomong-ngomong, saudara dewi merak akan melakukan apa? Kita bahkan belum tahu rencana macam apa yang akan kita lakukan pada Li Yue'e...” Salah satu Continent Venerate Tengal lantas merasa ragu ketika melihat sikap Rayvor yang tampak begitu santai ketika merespon rencana yang baru akan disusun oleh mereka.


“Tenang saja... Tuan Rayvor mengerti dengan apa yang akan dilakukannya... Kita tinggal melihat saja... Lagipula walaupun memiliki tingkatan yang sama, namun pria itu memiliki kemampuan yang cukup berbeda dibandingkan dengan kita,” ucap Shalkishu, menjelaskan kepada rekannya bahwa Rayvor akan berhasil menjalankan rencana pengancaman para Venerate Pavonas sambil menyatakan bahwa kemampuan dari pria tersebut berada di atas mereka semua walau sesama Continent Venerate.