
“Nyonya Valenvatia… Para penyusup itu sudah ditemukan oleh tuan Bloulet dan telah bertarung dengannya di sekitar museum… Kemungkinan mereka berjumlah lima orang dan semuanya merupakan para Continent Venerate,” ucap salah satu Venerate clan Fungle, memberikan informasi kepada Valenvatia dan para Continent Venerate Fuegonia.
“Lima Venerate tingkat atas… Untung saja kita sudah terlebih dahulu meminta bantuan… Jika tidak, aku pasti tidak akan bisa mengalahkan mereka semua,” respon Valenvatia.
“Aku juga ingin menginformasikan bahwa semua warga kota sudah diungsikan ke tempat yang aman, sementara tuan Boulet bertarung menahan para penyusup itu,” lanjut Venerate clan Fungle itu berkata.
“Semuanya, ayo kita pergi membantu tuan Boulet,” ucap Valenvatia, mengajak semua Continent Venerate Fuegonia untuk pergi melawan para Venerate Ierua.
Mereka pun langsung meluncur ke langit secara bersamaan menuju ke tempat pertarungan Boulet dan para Venerate Ierua.
*
“Tuan Boulet… Apa kau mendengarku?” Sembari meluncur ke tempat tujuan mereka, Valenvatia pun langsung mengakses kemampuan telepati untuk berbicara dengan Boulet dari jarak jauh.
“Iya, nyonya Valenvatia…” Jawab Boulet melalui kemampuan telepati, walaupun sedang sibuk menangani semua serangan yang dilancarkan oleh para Venerate Ierua.
“Jangan khawatir… Semua warga kota sudah diungsikan. Aku rasa kau harus menunjukan kepada mereka bahwa kau merupakan Contient Venerate yang berbeda,” ucap Valenvatia.
“Apakah kau yakin?” Tanya Boulet.
“Tentu saja… ” Jawab Valenvatia.
***
Mendengar hal tersebut, Boulet pun langsung memunculkan sebuah tongkat yang merupakan senjata sucinya.
Sembari perlahan naik ke atas udara, Boulet mengaktifkan kekuatan dari tongkat senjata sucinya hingga membuat tubuhnya memancarkan kobaran api serta menciptakan sebuah roda api tepat dibawah kakinya.
Ketika serangan proyeksi anak panah yang dilancarkan oleh Galcael dari jarak jauh, dalam sekejap Boulet mengangkat langsung menepis serangan tersebut dengan mudahnya.
**
Galcael yang berada di atas gedung, tampak terkejut melihat pria itu mampu dengan mudah menepis serangan yang diluncurkannya.
“Bagaimana dengan ini?”
Galcael kembali memproyeksikan energi layaknya sebuah anak panah kemudian langsung melancarkannya hingga seketika memecah menjadi banyak bagian.
**
Melihat serangan anak panah tersebut, Boulet hanya berdiam diri sambil meluncurkan proyeksi elemen api yang memancar dari tubuhnya, lebih banyak dari serangan anak-anak panah proyeksi energi dari Galcael.
Dalam sekejap, serangan yang diluncurkan oleh Venerate Ierua itu lenyap menghantam serangan elemen api dari Boulet.
Serangan proyeksi elemen api yang diluncurkan oleh Boulet kemudian dengan cepat meluncur ke arah Galcael yang berada di atas atap bangunan pencakar langit.
Pria itu pun dengan sigap melompat tinggi ke atas menghindari serangan elemen api yang seketika memporak-porandakan gedung pencakar langit tersebut.
Ketika Galcaeil menoleh ke depan, tiba-tiba pria itu terkejut melihat Boulet telah berada dihadapannya.
“Uakh…” Dalam sekejap, Boulet pun langsung mengibaskan tongkatnya hingga menciptakan serangan proyeksi elemen api yang besar, membuat Galcael seketika terhempas ke jarak yang jauh.
Disaat yang bersamaan, Aisling, Galdhra serta Naos meluncur ke arah Boulet sambil secara bergantian melancarkan serangan proyeksi energi dalam skala yang besar.
Karena telah mengaktifkan kekuatan dari senjata sucinya, dimana Boulet yang kini memiliki sepasang roda api tepat dibawah kakinya lantas menjadi lebih cepat hingga mampu dengan mudahnya menghindari setiap serangan dari ketiga Venerate tersebut.
Dengan sigap Continent Venerate itu berputar-putar, hingga menciptakan pusaran elemen api berukuran besar, yang terus meluas sampai ke arah Aisling dan yang lain.
Hal tersebut langsung membuat mereka pun denga cepat terbang ke belakang untuk menghindari pusaran api yang terus meluas tersebut.
Tanpa dikira oleh mereka, tiba-tiba Boulet mengeluarkan tekanan kekuatannya hingga membuat pusaran api tersebut memancar ke segala arah.
Melihat hal tersebut, Aisling beserta dua Venerate yang lain langsung menepis pancaran kobaran api yang terus berdatangan ke arah mereka.
**
Setelah menghempaskan para Venerate Ierua, Boulet pun terbang lebih tinggi ke atas kemudian mulai berkonsentrasi meningkatkan kekuatannya.
**
Tak jauh dari jarak tersebut, terlihat Valenvatia serta empar Continent Venerate Fuegonia lain tiba-tiba berhenti dan langsung terbang lebih tinggi ke atas mengikuti Boulet.
**
Boulet mengangkat salah satu tangannya ke atas, menciptakan sebuah bola api yang lama-kelamaan semakin membesar, hingga berukuran setidaknya seratus kali lebih besar dibandingkan dengan dirinya.
**
Aisling dan para Venerate Ierua, serta para Continent Venerate Fuegonia yang melayang dengan ketinggian setara dengan Boulet, hanya bisa terkejut melihat pria itu mampu menciptakan sebuah bola api yang sangat besar tersebut.
Ketika telah mencapai ukuran maksimal, bola api itu seketika memecah menjadi ribuan bagian meluncur dengan cepat ke arah kota Realmton yang berada di bawah.
**
Melihat serangan tersebut, Barnedict seketika meluncur ke arah Aisling dan para Venerate Ierua lain.
“Geasa consantach… Holy eldritch shield…” Barnedict dengan sigap menciptakan sebuh perisai proyeksi untuk menahan ribuan proyeksi elemen api yang meluncur ke bawah.
**
Dalam sekejap ribuan seragan proyeksi elemen api itu langsung memporak-porandakan bangunan kota Realmton.
**
Disamping itu, Galcael yang sebelumnya terhempas menerima serangan dari Boulet, tampak terkejut melihat serangan yang menerjang kota Realmton, ketika dirinya sedang memulihkan diri diluar jarak serangan tersebut.
**
Sementara itu, walaupun perisai proyeksi yang diciptakan oleh Barnedict mampu menahan terjangan serangan proyeksi ribuan elemen api dari Boulet, namun pria itu tetap harus menyalurkan energi yang lebih untuk bisa mempertahankan perisai proyeksinya agar tidak hancur.
Hingga dalam waktu yang cukup lama akhirnya terjangan dari serangan tersebut akhirnya berakhir. Barnedict yang merasa legah hanya mampu terduduk dengan keadaan yang lemah akibat teknik penciptaan perisai proyeksi tersebut menguras energi yang banyak.
**
Akan tetapi, Boulet yang masih melayang di atas udara kembali mengangkat salah satu tangannya, hendak melakukan serangannya kembali.
**
Melihat hal tersebut, Galcael yang berada di bawah seketika langsung membidik Continent Venerate tersebut.
Namun, saat dirinya kan meluncurkan sebuah serangan, tiba-tiba sebuah serangan proyeksi energi dengan cepat meluncur ke arah Boulet.
**
“Akh…” Karena tidak menyangka serangan yang meluncur tersebut, Boulet sontak langsung menerimanya, hingga membuatnya terhempas ke jarak yang jauh.
Melihat Boulet terhempas menerima sebuah serangan proyeksi energi, Valenvatia serta para Continent Venerate Fuegonia sontak menoleh ke arah serangan tersebut.
Mereka pun langsung terkejut ketika melihat sebuah armada pesawat perang berada mendekat ke kota Realmton.
“Bagaimana mungkin mereka ada disini?” Ucap Valenvatia langsung mengenali bahwa armada pesawat tersebut merupakan pasukan Blueland dengan melihat sebuah lambang salib dengan lingkaran merah beraksen putih dan biru yang berada di badan pesawat perang tersebut.