
Beberapa saat kemudian Raquille serta yang lain kini berada di sebuah ruangan untuk membahas tentang keadaan dari sebagian wilayah pulau Whiteland yang dikuasai oleh pasukan negeri Ierua.
Di dalam ruangan tersebut Raquille pertama-tama menceritakan kepada para Venerate wilayah Whiteland tersebut bahwa dirinya menghilang selama sepuluh tahun adalah karena melompat waktu ke masa depan.
Mendengar hal tersebut Steinolf, Galehid, Arn, Anhilde serta Asulf pun lantas terkejut, namun tak berapa lama kemudian mereka mulai mengerti bahwa kemungkinan hal tersebut bisa terjadi.
“Jadi untuk kalian para kembar, setidaknya berhenti memanggilku kakak, karena usia kalian bertiga sekarang telah lebih tua dibandingkan denganku,” ucap Raquille.
“Aku tidak mau… Lagipula walaupun usiamu menjadi lebih muda dibandingkan dengan kami sekalipun, kami masih tetap masih menganggapmu sebagai kakak kami…” Arn pun lantas menolak hal yang dikatakan oleh Raquille.
Begitu juga dengan kedua saudara kembar pria itu yang langsung menganggukkan kepala mereka, setuju dengan perkataan pria tersebut.
“Baiklah… Terserah saja pada kalian…” Raquille pun tidak bisa berkomentar dan terpaksa harus membiarkan ketiga saudara kembar itu memanggilnya dengan sebutan kakak.
“Sudahlah… Kalau begitu, aku ingin bertanya sejak kapan pasukan Ierua datang menginvasi pulau ini.”
“Sudah sekitar dua tahun pasukan itu datang ke pulau ini dan langsung menyerang wilayah timur hingga akhirnya menguasai setelah wilayah ini…” Steinolf kemudian menjawab dan menjelaskan kapan pertama kali pasukan dari negeri Ierua.
“Dikarenakan Yang mulia Razoranos telah menghilang, membuat mereka berani menyerang wilayah pulau ini,” lanjut Steinolf berkata.
“Tapi, kenapa kalian tidak berusaha menyerang balik pasukan negeri itu?” Tanya Raquille.
“Kami bisa saja melawan mereka… Namun, yang kami khawatirkan adalah aliansi negeri itu, dimana Ierua kini sedang menjalin aliansi dengan negeri Einor dan Ereise sebagai kubuh utara,” jawab Steinolf.
“Itu juga pernah dikatakan oleh Aguirre…” Gumam Raquille.
Kubuh barat sendiri merupakan sebuah persatuan negeri-negeri sama seperti layaknya kubuh barat serta kubuh timur yang berada di benua Greune, dimana terdiri dari negeri Einor dan negeri Ereise yang berada di bagian utara, serta negeri Ierua yang baru saja menjadi anggota baru dari kubuh tersebut.
Berbeda dengan kubuh timur yang sering melakukan serangan serta penindasan kepada kubuh barat, kubuh utara sendiri lebih memilih untuk berdiam, namun walaupun seperti itu, mereka tetap merupakan sebuah kubuh yang bisa dikatakan setara atau bahkan mungkin lebih kuat dibandingkan dengan kubuh timur sebelumnya, karena untuk negeri Pavonas sendiri saat masih dipimpin oleh Rumen, tidak mau mencari masalah dengan mereka.
“Terlebih lagi, beberapa Venerate tingkat atas Ierua, termasuk salah satu World Venerate mereka yang telah menyerang dan menguasai sebagian pulau ini,” ucap Steinolf.
“Aku tahu kalian tidak mau mengambil resiko menyerang mereka, tapi jika kita tidak melakukan pergerakan maka mereka yang akan menyerang kita terlebih dahulu,” balas Raquille.
“Kurasa kau benar tuan muda… Karena prajurit pemberani Blueland telah berada disini, maka kita tidak perlu ragu lagi untuk menyerang…” Ucap Steinolf sambil tersenyum mendengar pernyataan dari Raquille.
“Setidaknya kita masih memiliki pasukan Venerate yang cukup untuk menyerang pasukan Ierua… Disisi kita juga berada delapan Continent Venerate, termasuk tuan putri Hyphilia…”
“Serta dua World Venerate, termasuk tuan muda Raquille dan aku sendiri,” ucap Steinolf, menjelaskan kepada Raquille mengenai jumlah Venerate yang berada di pihak negeri Blueland.
“Memangnya siapa orang itu?” Tanya Steinolf, penasaran.
“Siapa lagi kalau bukan murid terkuat akademi sihir saat ini, Haltryg dari clan Goumours daerah Senthurus,” jawab Arn.
“Anak itu yah…” Ucap Steinolf, akhirnya mengetahui siapa yang dibahas oleh anaknya Arn.
“Hmph… Murid terkuat akademi… Bagaimana mungkin kalian menganggap seorang Continent Venerate sebagai murid terkuat, padahal jelas-jelas julukan itu telah diberikan pada orang yang berada di depan kalian ini,” ucap Raquille, sambil mengunjuk dirinya sebenarnya berhak mendapatkan julukan tersebut.
“Jika kau tidak melompat ke masa depan, usiamu sekarang sudah tiga puluh tahunan… Sejak Venerate dengan usia seperti itu bisa menjadi murid akademi,” ucap Hyphilia.
“Benar juga… Secara tidak langsung aku sudah memberikan gelar itu kepada orang lain.” Raquille pun mengerti dengan penjelasan Hyphilia, walaupun tidak rela gelar tersebut sudah tidak berlaku lagi kepadanya.
Akademi yang dimaksud oleh Raquille serta yang lain merupakan sebuah tempat bagi para Venerate muda untuk mempelajari teknik sihir yang biasa digunakan oleh Venerate Blueland, baik itu para ras Elfman serta ras manusia murni yang tinggal di wilayah Whiteland.
Umumnya para murid pada akademi sihir minimal berusia harus dua belas tahun ketika mereka baru saja memasuki akademi tersebut. Ketika beranjak usia dua puluh empat tahun para murid-murid akan dinyatakan lulus dan bisa meninggalkan akademi tersebut.
Untuk akademi sihir negeri Blueland sendiri memiliki sistem kelas sesuai dengan tingkatan Venerate mereka masing-masing. Meskipun disaat awal seorang murid baru telah mencapai tingkatan yang lebih tinggi dari tingkatan Tribe Venerate atau tingkatan awal, maka mereka berhak untuk masuk ke dalam kelas dalam tingkatan tersebut.
Untuk kasus Raquille yang nampak unik, dimana saat pemuda Elfman itu pertama kali memasuki akademi sihir Blueland, dia telah menjadi Venerate dalam tingkatan Continent Venerate dan langsung memasuki kelas tertinggi kedua di dalam akademi tersebut.
Tidak memerlukan waktu yang lama, dalam tiga tahun setelah memasuki akademi sihir, tingkatan Venerate dari pemuda Elfman itu naik kembali ke satu tingkat di atasnya dan menjadi satu-satunya murid World Venerate yang ada pada erahnya, bahkan pemuda Elfman itu secara langsung mengalahkan tingkatan Venerate dari para tetua atau pimpinan dalam akademi sihir tersebut karena rata-rata, atau bahkan semua tingkatan Venerate para tetua tersebut hanya berada pada tingkatan Continent Venerate.
–23 Juli 3029–
Esok harinya, berpindah di sebuah pulau kecil bernama Janenmay yang masih menjadi bagian dari wilayah negeri Blueland, serta terpisah dengan pulau utama dan pulau Whiteland sendiri.
Pada bagian tengah dari pulau tersebut terdapat sebuah kompleks bangunan yang bergabung menjadi satu, yang tidak lain merupakan akademi sihir, tempat dimana para Venerate muda negeri Blueland berada.
***
Terlihat seorang pemuda memasuki sebuah ruangan, dimana pada ruangan yang dimasukinya tersebut merupakan ruangan dari tetua kepala yang berada di dalam akademi sihir tersebut.
Dengan ekspresi yang nampak kesal, pemuda itu masuk ke dalam ruangan, menemui seorang tetua yang ternyata merupakan salah satu dari ras Elfman.
“Haltryg, apa lagi kau kemari?” Tanya tetua itu sambil memanggil nama pemuda itu yang ternyata merupakan pemuda, yang dibahas oleh Raquille dan yang lain.