
Setelah Cyffredinol menjelaskan hal tersebut, pasukan negeri Blueland dega sigap membentuk lima kelompok, dimana dipimpin oleh para Continent Venerate mereka, yaitu Cyffredinol sendiri, Drannor, Ackerlind, Achiles serta Aguirre.
Cyffredinol bersama dengan pasukan yang dimpimpin olehnya mengeluarkan sebuah pesawat tempur dari dalam armada kapal mereka, karena memiliki menuju ke kota yang paling jauh diantara kelompok pasukan yang lain.
Kelompok pasukan Blueland yang dipimpin oleh Drannor menggunakan sebuah papan seluncur khusus yang mampu meluncur secara otomatis yang diakses menggunakan kekuatan sihir mereka masing-masing, untuk menuju ke sebuah kota paling dekat yang dilihat oleh Cyffredinol sebelumnya.
Sedangkan dua kelompok pasukan yang dipimpin oleh Ackerlind dan Achilles menggunakan sebuah kendaraan yang mampu berjalan dalam medan yang tidak rata untuk menuju ke kota-kota yang berada lebih dekat dibandingkan dengan kota yang akan dituju oleh Cyffredinol dan pasukan yang dipimpinnya.
Sementara untuk Aguirre, dimana pasukan yang dipimpin olehnya mengeluarkan beberapa kendaraan berat yang dilengkapi oleh persenjataan untuk menuju ke kota yang lebih jauh dibandingkan dengan kota yang akan dituju oleh Drannor serta pasukan yang dipimpin oleh pemuda Elfman tersebut.
Pasukan Venerate negeri Blueland yang terpecah menjadi lima kelompok tersebut mulai berangkat menuju ke kota yang akan dituju oleh mereka masing-masing.
***
Sementara itu, di kota Realmton, daerah Rocode tersebut, tampak dua orang Venerate Ierua sedang menyamar serta berbaur menjadi warga biasa kota tersebut, yang dimana salah satu dari Venerate Ierua itu tidak lain merupakan Aisling.
“Tuan Barnedict… Apakah para Venerate dari clan Riornain masih lama sampai?” Tanya Aisling kepada salah satu Venerate yang bersamanya mengenai empat Venerate yang akan diutus negeri Ierua ke kota tersebut.
“Butuh waktu sekitar empat hari atau lebih untuk mereka bisa sampai kemari… Disamping itu, kita lebih baik tetap membaur menjadi warga biasa, serta terus mencari informasi tentang lokasi dimana senjata itu disimpan pada kota ini,” jawab Venerate bernama Barnedict tersebut.
Ternyata informan yang sebelumnya dibahas oleh Cadhan merupakan Aisling dan Venerate bernama Barnedict tersebut, yang dimana mereka berdua bertugas untuk mencari informasi terlebih dahulu sebelum melakukan serangan dan mencari senjata yang disimpan tersebut setelah para Venerate dari clan Riornain sampai ke kota tersebut.
Tiba-tiba saja sebuah rombongan prajurit yang sedang mengawal para Venerate pimpinan daerah tersebut lewat, membuat para warga yang berjalan di jalur mereka pun langsung menepi, membiarkan rombongan tersebut terlebih dahulu berjalan.
**
“Para clan Fungle… Clan pemimpin dari daerah ini,” ucap Venerate bernama Barnedict, langsung mengetahui bahwa rombongan tersebut merupakan para Venerate yang berasal dari clan api terbesar di daerah Rocode tersebut.
“Dan wanita yang berada paling depan diantara mereka semua adalah Valenvatia Fungle, pemimpin daerah Rocode yang menjabat premier,” lanjut Barnedict berkata sambil menunjuk seorang perempuan yang merupakan premier daerah Rocode.
“Tekanan kekuatannya cukup kuat jika dibandingkan dengan kita… Apa mungkin wanita itu juga adalah Continent Venerate?” Tanya Aisling.
“Tentu saja… Semua premier dari sebelas daerah di negeri ini merupakan para Venerate tingkat atas… Selain menjabat sebagai pemimpin daerah, mereka juga merupakan para dewan yang bertugas untuk menunjuk seorang jendral gubernur sebagai pemimpin dari negeri ini…”
“Dikarenakan belum lama ini, jendral gubernur mereka telah meninggal, maka para premier inilah yang mengambil alih sementara kepemimpinan negeri Fuegonia,” jawab Barnedict menjelaskannya kepada Aisling.
**
Walaupun merasakan tekanan kekuatan yang setarah dengannya, namun wanita bernama Valenvatia itu, nampak tidak bisa mengetahui dimana keberadaan dari Venerate yang memancarkan tekanan kekuatan tersebut, yang tidak lain merupakan Aisling serta Barnedict.
**
“Aisling, ayo kita pergi… Dia sepertinya merasakan keberadaan kita,” ucap Barnedict, mengetahui bahwa pemimpin daerah Rocode itu bisa merasakan kehadiran mereka.
Tanpa pikir panjang, Aisling pun langsung pergi dari tempat tersebut mengikuti Barnedict, karena tidak mau jika keberadaan mereka diketahui oleh Continent Venerate Fuegonia tersebut.
**
“Nyonya, ada apa?” Karena terus melihat Valenvatia memperhatikan ke arah samping, sambil menunjukkan ekspresi kebingungan, salah satu prajurit yang mengawalnya pun langsung bertanya.
“Uendi, kau harus tenang jika kukatakan hal ini… Sepertinya di kota ini ada beberapa penyusup. Aku bahkan merasakan bahwa tekanan kekuatan mereka setarah dengan Continent Venerate,” jawab Valenvatia.
“Apa?” Mendengar hal tersebut, prajurit yang bertanya itu pun lantas terkejut, namun tetap menunjukkan ekspresi tenang sesuai yang dikatakan oleh pemimpinnya tersebut.
Prajurit bernama Uendi yang mendengar pernyataan dari Venerate bernama Valenvatia itu tidak menyangka bahwa ada beberapa penyusup yang memiliki kekuatan setarah Continent Venerate, yang bahkan di sisi mereka satu-satunya Continent Venerate yang ada, hanyalah wanita yang menjabat sebagai premier tersebut.
“Apa aku harus menghubungi Venerate Wattao untuk menyampaikan hal ini?” Tanya Uendi.
“Kurasa itu pilihan yang tepat, karena aku tidak akan sanggup menahan jika mereka nantinya melakukan penyerangan,” jawab Valenvatia.
***
Beberapa saat kemudian, para clan Fungle yang telah tiba di kediaman khusus mereka, langsung berkumpul di sebuah ruangan pertemuan untuk membahas hal, dimana Valenvatia sempat merasakan kehadiran dari para penyusup yang memiliki tingkatan setarah dengannya.
Mendengar pernyataan dari pemimpin clan mereka tersebut, membuat para anggota clan fungle pun lantas terkejut sama seperti Venerate yang bernama Uendi sebelumnya, dimana mereka akan sangat khawatir jika para penyusup tersebut melakukan sebuah penyerangan, yang akan membuat mereka langsung dikalahkan karena dipihak mereka hanya memiliki satu orang Continent Venerate saja.
“Aku yakin kedatangan mereka adalah untuk mengambil senjata kuno yang disembunyikan di kota ini… Jika mereka menemukannya maka itu akan sangat membahayakan kita semua yang ada disini,” ucap Valenvatia menjelaskan menngenai hal yang diprediksinya tentang tujuan dari para penyusup tersebut yang mau mengincar senjata kuno dari para bangsa Fuegonia pada jaman dahulu.
Ketika Valentia selesai menjelaskan mengenai prediksinya tersebut, tiba-tiba Venerate bernama Uendi yang sebelumnya ditugaskan untuk memanggil bantuan datang ke ruangan pertemuan tersebut.
“Nyonya Valenvatia… Aku sudah menghubungi Venerate yang berada di kota Wattao, dan mereka langsung merespon bahwa akan segera mengirim tuan Narest kemari,” ucap Uendi, menginformasikan bahwa salah satu Continent Venerate dari ibukota Wattao akan segera datang ke kota Realmton.
“Bukan hanya itu… Mereka juga mengatakan bahwa akan segera menghubungi para premier yang berada di daerah lain untuk membantu kita, karena jika benar para penyusup itu mengincar senjata kuno tersebut, maka mereka tidak akan membiarkan hal tersebut,” lanjut Uendi, menjelaskan bahwa bantuan dari daerah lain juga akan segera datang.