
“Sepertinya kau bukanlah Venerate biasa…” Ucap Tianhui, sambil kembali berdiri.
Dia kemudian berkonsentrasi meningkatkan kekuatannya, yang sontak membuat kemampuan observasinya meningkat, hingga dapat merasakan sesuatu yang berada di sekitarnya, merasa percaya pada pernyataan dari rekannya benar bahwa disekitar gadis tersebut sepertinya dilindungi oleh beberapa makhluk raksasa tak kasat mata.
“Apa yang berada di sekitarmu?” Tanya Tianhui pada Zchaira, dengan ekspresi wajah serius.
“Entahlah… Memangnya kau bisa melihatnya,” ucap Zchaira, enggan memberitahukan kepada pria tersebut.
“Tidak makhluk apa yang berada di sekitarmu, tapi kali ini aku tidak bisa tertipu lagi…”
Tianhui pun meluncur mendekati Zchaira sambil fokus pada para makhluk tak kasat mata yang berada disekitar gadis tersebut.
**
Dalam sudut panjang Echman serta Tarbyl yang mampu melihat makhluk-makhluk raksasa menyeramkan tersebut, mereka pun menyaksikan Tianhui yang sedang meluncur ke arah Zchaira mampu menghindari setiap serangan para makhluk tersebut.
**
Sementara Zchaira nampak terkejut, tidak percaya bahwa pria tersebut dapat menghindari serangan dari makhluk-makhluk menyeramkan yang bisa dikendalikannya.
Saat Tianhui melewati setiap makhluk-makhluk raksasa tersebut, pria itu pun langsung mengayunkan pedangnya yang memancarkan proyeksi energi dalam skala yang besar, membuat Zchaira dengan sigap meniup serulingnya pada nada tinggi, hingga seketika memunculkan pancaran tekanan kekuatan, bertabrakan dengan serangan proyeksi energi yang dilancarkan oleh Tianhui.
“Ukh…” Serangan proyeksi energi dari Tianhui lenyap diterjang oleh pancaran tekanan kekuatan tersebut hingga membuatnya langsung terhempas ke arah belakang.
Tianhui yang sedang terhempas dengan sigap langsung mengontrol tubuhnya hingga mampu mendarat dengan sempurna ke permukaan.
“Sepertinya kemampuanmu bukan hanya mengendalikan makhluk-makhluk tak kasat mata itu…” Ucap Tianhui, mengetahui kemampuan Zchaira ketika menggunakan senjata suci berupa seruling tersebut mampu menciptakan sebuah tekanan kekuatan yang suara yang dihasilkan.
“Ternyata aku tidak bisa meremehkanmu… Kala begitu aku harus melawanmu dengan kekuatan penuh,” lanjut pria itu berkata, dan seketika membentuk kuda-kuda sambil mengakses kekuatan dari pedangnya untuk mengaktifkan kekuatan pelepasan kedua, yang mampu membuatnya memiliki kemampuan lebih untuk menyetarakan kekuatannya dengan gadis tersebut.
Dalam sekejap pancaran proyeksi energi keluar dari pedang Tinahui, dan dengan cepat menyelimuti seluruh tubuhnya, membuat Zchaira pun tersenyum tipis melihat hal itu.
“Niji kaihou… Langang the lunar crane…”
Proyeksi energi yang menyelimuti tubuh Tianhui seketika meluas ke segala arah, kemudian lenyap, hingga setelah Continent Venerate Pavonas itu pun lantas berubah ke wujud kekuatan pelepasan keduanya, dimana dia memiliki penampilan mengenakan jubah panjang berwarna putiih dengan aksen emas, menggenggam sebuah busur panah dengan warna yang sama seperti aksen pakaiannya, serta memiliki pancaran cahaya berbentuk bulan sabit dibelakang punggung sampai ke atas kepalanya.
**
“Perubahan wujud pelepasan keduamu tidak berubah banyak… Apa mungkin itu berhubungan juga dengan kekuatanmu sekarang yang kemungkinan memang tidak berubah banyak juga?” Ucap Zchaira.
**
Tianhui pun tersenyum ketika mendengar ucapan dari gadis tersebut, yang nampak meremehkan wujudnya. Pria itu kemudian memperlihatkan kemampuannya dengan langsung bergerak dalam kecepatan yang sangat tinggi, hingga membuat Zchaira lantas sangat terkejut karena tidak dapat mengikuti pergerakkan dari Continent Venerate tersebut.
Tianhui dalam sekejap muncul dari belakang Zchaira dengan cepatnya, sampai-sampai tidak bisa membuat gadis tersebut mengetahui bahwa pria tersebut berada dibelakangnya.
“Akh…” Tianhui dengan sigap melancarkan serangan proyeksi energi berbentuk layaknya sebuah anak panah ke arah Zchaira, hingga gadis tersebut terhempas ke jarak yang cukup jauh.
Zchaira yang terhempas menerima serangan tersebut seketika terkapar dengan keadaan yang lemah, sampai-sampai sulit untuk menggerakkan tubuhnya.
Dalam sekejap mata, Tianhui muncul dengan pergerakan yang cepat menghampiri gadis yang sedang terkapar dalam lemah tersebut.
“Tuan Tianhui… Apa yang kau lakukan?!” Tiba-tiba Echman berteriak memperingati Tianhui, yang lantas membuat pria itu menoleh.
“Apa maksudmu? Tentu saja aku sedang melawan gadis ini,” ucap Tianhui sambil tidak apa yang dikatakan oleh rekannya tersebut.
“Tidak… Siapa yang kau serang? Gadis itu sekarang berada di belakangmu...”
Mendengar hal tersebut, Tianhui kembali menoleh ke arah Zchaira yang baru saja diserangnya dan tidak sadarkan.
“Apa-apaan ini?” Betapa terkejutnya Tianhui melihat gadis yang terkapar di depannya sudah tidak berada lagi di tempat tersebut.
Dengan mata melotot akibat terkejut, dengan sigap pria itu langsung berbalik ke arah belakang karena sesuai perkataan Echman, bahwa rekannya melihat gadis tersebut berada di belakangnya.
“Ukh…” Baru saja berbalik, tiba-tiba Tianhui menerima sebuah serangan pancaran proyeksi energi dari Zchaira yang memang berada di belakangnya, hingga membuat tubuh pria itu tidak bisa bergerak.
“Bagaimana bisa?” Tanya Tianhui, kebingungan, padahal jelas-jelas gadis itu terhempas setelah menerima serangan darinya.
“Kau pasti tidak tahu bahwa kemampuan suara serulingku ini bisa membuat seseorang berhalusinasi,” jawab Zchaira sambil memperlihatkan ekspresi menyeringai, menyatakan bahwa pria tersebut ternyata telah berada di dalam pengaruh ilusi dari gadis tersebut, yang membuatnya yakin bahwa dia sudah mengalahkan gadis tersebut.
“Aku tidak mau membuang waktu, karena putriku akan segera bangun dan mencariku, jadi waktunya kau untuk menyadari dimana tempatmu berada…” Ucap Zchaira kemudian menghilangkan serulingnya, yang disaat bersamaan langsung memegang wajah pria itu.
“Incantesimo segreto… Coup de amoreux…”
“Uakh…!” Saat menopangkan tangannya pada wajah Tianhui, dalam sekejap sebuah tekanan kekuatan dari tangan gadis tersebut keluar, hingga menghempaskan Tianhui ke jarak yang cukup jauh.
Tianhui pun kemudian terkapar dengan keadaan lemah, dan seketika kembali berubah ke wujud semulanya.
Setelah menerima serangan tersebut, Tianhui pun perlahan-lahan mulai tak sadarkan diri, dan akhirnya mengalami kekalahan mutlak dari gadis tersebut.
**
“Tarbyl… Cepat pergi kota Vosmoc dan beritahukan ini pada yang lain… Aku akan mencoba menghalangi perempuan itu,” ucap Echman, memerintahkan rekannya untuk menggunakan pintu portal agar bisa memberitahukan penyerangan tersebut ke ibukota Pavonas.
Walaupun mengetahui bahwa Echman bisa mengalahkan gadis tersebut, namun Tarbyl tidak memiliki pilihan selain meninggalkan rekannya tersebut untuk menahan Zchaira.
Dengan sigap Echman pun langsung meluncur mendekati Zchaira, sambil mengakses kekuatannya.
“Tekhnika ekzortsista… Evil vanisher light…”
Echman melancarkan serangan proyeksi elemen cahaya dalam skala yang besar, namun disaat bersamaan terkejut ketika Zchaira yang menjadi sasarannya tiba-tiba dalam sekejap mata sudah berada di sampingnya.
“Incantesimo segreto… Coup de explosion…” Zchaira menngucapkan mantra memunculkan sebuah diagram sihir dibawah Echman, dan seketika gaids tersebut langsung bergerak dalam kecepatan yang sangat tinggi.
“Uakh…!” Dalam sekejap diagram sihir tersebut menciptakan sebuah ledakan yang langsung diterima oleh Echman.
***
“Haah… Haah…” Sementara itu, Tarbyl berlari dengan terbirit-birit masuk ke dalam kota Vegoblaschenks menuju ke sebuah bangunan utama yang menjadi tempat berkumpulnya para Venerate Pavonas.