
Tak lama kemudian, setelah Gudov selesai memperkenalkan dirinya, Erissa kemudian menunjuk para Continent Venerate Pavonas yang memang berasal dari negeri tersebut untuk secara bergantian memperkenalkan diri.
Mereka diantara adalah Diomirov Valenovich yang berasal dari kota St. Redspurge, salah satu dari tiga kota federal negeri Pavonas, yang setara dengan tujuh balas wilayah yang berada di negeri tersebut.
Lalu dilanjutkan oleh seorang Continent Venerate bernama Ivaria Kopavich yang berasal dari wilayah Pavonov Tenggara bagian barat, Continent Venerate bernama Radislav Wilkowsky yang berasal dari wilayah Pavonov Tenggara bagian timur, Velisko Hofka yang berasal dari wilayah Pavonov Barat, Milozar Dolesky yang berasal dari Pavonov Barat bagian tengah, dan seorang perempuan bernama Lumina Zelevsky yang berasal dari wilayah Pavonov Selatan bagian tengah.
Tidak lupa juga dengan salah satu Continent Venerate, yang merupakan seorang perempuan bernama Anatoliv Yermovna, berasal dari kota federal Grand Vinks, dan merupakan perempuan yang hampir saja dihabisi oleh Vahal, ketika mengetahui Erissa akan menundukkan Rumen, serta pada saat itu juga mengetahui bahwa perempuan itu mendukung Erissa.
“Baiklah… Selanjutnya tuan Clava…”
Mendengar Erissa menunjuk dirinya, Clava pun lantas berdiri sambil tersenyum kepada semua Continent Venerate serta World Venerate yang berada di dalam ruangan itu.
“Perkenalkan semua namaku adalah Clava Armadura dari negeri Serepusco… Sebelumnya aku sempat ragu untuk bergabung ke negeri ini, karena baru beberapa saat yang lalu kita semua saling berperang satu sama lain… Namun, setelah datang ke tempat ini, aku rasa bahwa kalian yang telah lebih dulu menjadi Venerate negeri ini benar-benar akan mengubah Pavonas menjadi lebih baik… Untuk itu aku dengan senang hati akan membantu kalian semua,” ucap Clava, memperkenalkan dirinya serta memberitahukan mengenai keraguannya yang sontak hilang ketika datang dan melihat langsung negeri Pavonas.
“Terima kasih tuan Clava… Tenang saja, setelah kejatuhan Rumen Sayruz, aku juga telah berjanji kepada para bangsa Slivan untuk mengubah negeri ini menjadi lebih baik lagi,” respon Erissa sambil tersenyum.
“Selanjutnya, tuan putri Hyphilia…” Ucap Erissa menunjuk Hyphilia untuk memperkenalkan dirinya.
Hyphilia pun lantas berdiri dari tempat duduknya, kemudian tersenyum kepada semua Venerate yang berada di dalam ruangan tersebut.
“Perkenalkan namaku adalah Hyphilia Noroh dari negeri Blueland, dan merupakan salah satu ras Elfman sama seperti pangeran Raquille…” Ucap Hyphilia memperkenalkan dirinya.
“Tuan putri… Aku penarasan mengenai hubunganmu dengan pria itu… Apakah mungkin kalian adalah saudara sekaligus sepasang suami istri?” Zero tiba-tiba bertanya kepada Hyphilia mengenai hubungannya dengan Raquille dengan menggunakan nada yang nampak mengejek.
Mendengar hal tersebut Hyphilia pun langsung memperlihatkan ekspresi kesal. Disaat yang bersamaan, Hyphilia lantas merasa khawatir ketika melihat Raquille berdiri dari tempat duduknya.
“Jadi kau penasaran… Kalau begitu akan kuberitahu bahwa aku dan putri Hyphilia merupakan saudara sepupu yang sudah bertunangan sejak lima belas tahun yang lalu… Apa kau puas? Apa kau merasa iri dengan hal itu?”
“Kenapa aku harus iri?” Tanya Zero, kebingungan dengan pertanyaan pemuda Elfman itu.
“Tentu saja kemungkinan kau iri, karena kau pasti tidak memiliki seorang kekasih… Bahkan sebelumnya saat aku bertanya apakah kau memiliki seorang kekasih kau tiba-tiba kau menangis.”
“Apa kau bilang?” Zero tiba-tiba langsung bereaksi ketika mendengar Raquille membalas ejekannya.
Sambil berdiri dari tempat duduknya, pria itu pun menunjukkan ekspresi kesal, membuat semua Continent Venerate pun langsung mengantisipasi jika saja kedua World Venerate itu akan saling berselisih.
“Zero… Hentikan…” Akan tetapi, Vingto langsung memperingatkan pria itu dengan wajah serius, membuat Zero pun lantas duduk kembali.
Raquille pun sedikit tertawa melihat reaksi pria itu. Ketika perselisihan mereka tidak sempat menjad kacau, pemuda Elfman itu perlahan-lahan duduk kembali ke kursinya.
“Haah… Kurasa aku memang membutuhkan satu World Venerate lagi untuk mengatasi mereka,” gumam Erissa, merasa kesulitan melihat kedua pria itu tidak akur, dan berharap agar negeri Pavonas bisa mendapatkan satu World Venerate lagi karena dirinya kemungkinan tidak akan bisa mengatasi keduanya jika nantinya benar-benar akan saling berselisih.
***
Dimulai dari Continent Venerate Sciath Iarainn yang berasal dari negeri Ierua, kemudian dilanjutkan oleh Continent Venerate bernama Grossen Axt dari negeri Frieden, serta Continent Venerate bernama Verre Agde dari negeri Erstleland.
**
Setelah tiga Continent Venerate itu selesai memperkenalkan diri, kini giliran Phyton untuk memperkenalkan dirinya.
Pemuda itu pertama-tama membungkukkan badannya pada semua Venerate yang ada sebagai sebuah penghormatan karena diantara mereka semua dirinyalah merupakan Venerate tingkat tinggi termuda.
“Perkenalkan namaku adalah Phyton Naisitorach… Aku juga ingin mengatakan sebuah fakta bahwa aku merupakan ras keturunan campuran generasi kedua, sama seperti nona Erissa…”
“Dimana aku merupakan keturunan dari ibuku yang seorang ras manusia murni serta ayahku yang merupakan salah satu ras Elfman…”
“Aku juga masih memiliki hubungan kekerabatan dengan pangeran Raquille serta putri Hyphilia karena mereka merupakan saudara dari ayahku.”
Hampir semua Venerate pun menganggukkan kepala mereka, merespon perkenalan diri dari Phyton karena sudah mengetahui hal itu sebelumnya.
Setelah Phyton selesai memperkenalkan diri serta memberikan fakta mengenai dirinya, kini giliran Continent Venerate bernama Jack untuk memperkenalkan diri.
Pria itu perlahan berdiri dari tempat duduknya dengan menunjukkan ekspresi datar dari wajahnya.
“Perkenalkan namaku adalah Jack Rowned dari negeri Brizora… Karena aku sudah memutuskan untuk menetap dan menjadi Venerate negeri ini, maka aku akan mengatakan sebuah rahasia mengenai diriku…”
Mendengar hal tersebut semuanya, terutama Phyton dan Sciath yang sudah mengenal Jack lebih lama langsung menatapnya dengan ekspresi terkejut karena mengetahui apa yang akan pria itu katakan, sementara Erissa langsung memasang ekspresi serius ketika mendengar hal tersebut.
“Sama seperti nona Erissa serta Phyton, aku juga merupakan salah satu ras campuran generasi kedua yang terlahir dari seorang ayah manusia dan ibu dari ras mermaidman.”
Semua Venerate lantas terkejut mendengar hal tersebut dari pria itu, karena tidak menyangka bahwa pria yang nampak terlihat seperti manusia biasa itu ternyata memiliki darah salah satu ras yang berasal dari negeri Mormist.
“Ras Humaidman…” Gumam Raquille, tiba-tiba terkejut mendengar hal tersebut dari Jack.
*
“Satu-satunya ras Humaidman yang kuketahui adalah Floroja…” Ucap Raquille dalam hati, mengingat salah satu ras keturunan campuran generasi kedua yang sama seperti pria itu.
**
Setelah mengatakan hal tersebut, Jack seketika menatap Raquille dengan ekspresi serius, membuat Raquille pun langsung menatap kea rah lain.
“Kakak… Sepertinya pria bernama Jack itu adalah saudara dari rekan Guardian yang kukenal… Dan sepertinya dia sudah mengetahui mengenai kejadian sepuluh tahun yang lalu,” ucap Raquille pada Hyphilia.