The World Of The Venerate

The World Of The Venerate
Chapter 181 - Pasukan Ierua berhasil dikalahkan



Karena melancarkan serangan yang sebelumnya kepada Raquille, World Venerate itu lantas tidak bisa mempertahankan wujud kekuatan pelepasan keduanya, dan seketika kembali ke wujud semulanya.


“Sepertinya waktumu sudah habis,” ucap Raquille pada World Venerate Ierua itu sambil memasang ekspresi senyuman menyeringai.


“Sialan…” World Venerate itu pun tiba-tiba mengumpat dan langsung meluncur mendekati Raquille.


Dengan kekuatan yang tersisa, pria itu lantas beberapa kali melancarkan serangan proyeksi tebasan energi berwarna merah.


“Ukh…” Namun, dalam sekejap Raquille langsung menganyunkan palunya dengan kuat ke arah bawah, hingga World Venerate itu seketika menghantam permukaan dengan kerasnya.


Masih bersikeras ingin melawan, World Venerate itu seketika berdiri, lalu menganyunkan menganyunkan pedangnya, tetapi dengan mudah juga Raquille dapat menghindarinya sambil memasang ekspresi yang santai.


“Ukh…” Karena mengulur waktu, tidak langsung mengalahkan pria Ierua itu, Raquille seketika menerima serangan proyeksi tebasan hingga membuat pemuda Elfman itu seketika terhempas.


Raquille dengan cepat berdiri, namun tanpa disangka olehnya, World Venerate Ierua itu kini telah berada tepat di depannya sambil menganyunkan pedang dengan kobaran api pada bilahnya.


“Stailc lasrach… Holy fire slash…”


“Akh…” Raquille pun terlambat untuk menghindar dan sontak menerima serangan tersebut hingga membuat terhempas.


Raquille pun hanya bisa terkejut, tidak menyangka bahwa World Venerate tersebut masih memiliki kekuatan yang besar setelah kekuatan pelepasan keduanya telah berakhir.


World Venearte itu langsung mengambil kesempatan dengan seketika meluncur mendekati Raquille untuk melancarkan serangannya kembali.


“Stailc lasrach… Holy fire slash…”


“Abwehrzauber… Holy eldritch shield…” Untung saja, Steinolf dengan cepat datang dan menahan serangan tebasan elemen api dari World Venearte Ierua itu menggunakan sebuah perisai proyeksi yang diciptakan dari kekuatan sihirnya.


Ketika serangan dari World Venerate itu berakhir, Steinolf dengan cepat mengubah perisai proyeksinya menjadi sebuah energi proyeksi yang langsung dikendalikannya meluncur ke arah World Venerate tersebut.


Hal tersebut lantas membuat proyeksi energi tersebut langsung membawa World Venearte Ierua itu seketika terhempas ke jarak yang jauh.


“Geheimer zauberspruch… Heilog springing…”


“Uakh…!” Steinolf pun mengakses sebuah mantra hingga membuat serangan proyeksi energi yang membawa World Venerate itu langsung menciptakan sebuah ledakan yang sangat besar.


Setelah ledakan tersebut berakhir, World Venerate Ierua itu seketika terkapar tidak berdaya hingga langsung tak sadarkan diri.


**


“Kau baik-baik saja tuan muda?” Tanya Steinolf tentang keadaan dari pemuda Elfman itu sambil mengulurkan tangannya.


“Ini sebuah pelajaran untuk agar jangan terlalu mengulur waktu… Aku tidak menyangka ternyata World Venerate itu masih bisa melancarkan serangan yang besar.” Sambil meraih tangan Steinolf untuk berdiri, Raquille pun tampak menyadari bahwa dirinya sebenarnya tidak boleh meremehkan lawannya, walau sekalipun keadaan persentase kemenangan lebih besar berada pada dirinya.


***


Tak berapa lama kemudian, Raquille dan Steinolf muncul di tengah-tengah pertarungan antara para Venerate Blueland yang masih sedang berhadapan dengan Venerate Ierua.


“Sudah cukup… Pemimpin kalian sudah dikalahkan. Jika kalian ingin melanjutkan pertempuran ini, maka jangan salahkan aku kalau kami berdua harus melawan kalian juga,” ucap Steinolf, memperingati para Venerate dari negeri Ierua.


Mendengar peringatan tersebut, para Venerate dari negeri Ierua itu seketika berhenti menyerang para Venerate Blueland dan langsung menyatakan kekalahan mereka.


Setelah para Venerate Ierua menyerah, tampak Hyphilia yang berada di tempat itu, sedikit terkejut melihat wujud hibrida dari kekuatan makhluk suci Raquille.


“Lihat kau… Kau sekarang sudah seperti ras Giantman berkulit biru saja,” ucap Hyphilia.


“Mungkin saja… Tapi, aku lebih menyukai wujud aslimu,” jawab Hyphilia.


**


“Kekuatan macam apa yang digunakannya?” Ucap Haltryg, nampak bertanya-tanya melihat wujud hibrida kekuatan makhluk suci dari Raquille.


**


Tak berapa lama, tiba-tiba semua Venearte Blueland sedikit terlihat melihat sebuah pesawat tempur sedang mendekat ke arah mereka.


***


“Kakak… Ini tidak mungkin. Tuan Iardan ternyata sudah dikalahkan.”


Di dalam ruang kendali pesawat tersebut, terlihat Aisling bersama dengan putri dari negeri Ierua, dimana putri Ierua itu tampak menggunakan kemampuan visualisasi jarak jauhnya yang mampu melihat keadaan yang berada di tempat pertarungan antara pasukan Blueland melawan pasukan Ierua.


“Sepertinya kita tidak bisa berlama-lama disini… Tugas kita kemari yang ingin membantu menyerang berubah menjadi berunding agar para Venerate kita bisa dibawah kembali,” ucap Aisling, setelah mendengar penjelasan dari putri Ierua itu.


Aisling perlahan berjalan ke arah pintu darurat yang berada di dalam ruang kendali pesawat tersebut, kemudian langsung membukanya dan terbang menuju para Venerate Blueland dan para Venerate Ierua yang berada dibawah.


Perempuan itu mendarat, hingga membuat semua Venerate langsung bersiaga terhadap kedatangannya.


“Aisling…” Ucap Raquille, melihat perempuan itu.


Aisling pun melihat pemuda Elfman yang masih dalam wujud hibridanya dan sontak langsung mengenali bahwa itu adalah Raquille.


“Lama tidak bertemu pangeran… Sudah lama juga aku tidak melihat wujudmu itu,” ucap Aisling pada Raquille.


“Sedang apa kau kemari?” Tanya Raquille dengan ekspresi wajah yang serius.


“Tentu saja aku datang untuk membantu pasukanku… Tapi, melihat keadaan mereka, sepertinya tujuanku itu tidak bisa terpenuhi…”


“Aku hanya ingin berunding agar pasukan Ierua yang sudah menyerah kepada kalian bisa kami bawah ke negeri kami lagi,” ucap Aisling.


“Maaf, tapi itu tidak bisa… Pasukan Ierua yang sudah menyerah sekarang sudah menjadi tawanan kami,” balas Raquille, menolak permintaan dari perempuan bernama Aisling itu.


“Kalau begitu, aku tidak punya pilihan untuk memaksa kalian.”


Aisling tiba-tiba mengeluarkan tekanan kekuatannya yang membuat semua Venerate Blueland, kecuali Raquille dan Steinolf, seketika bergetar merasakannya.


“Kau kini sudah menjadi World Venerate yah… Ternyata setelah kembali lagi, aku tidak menyangka bahwa beberapa Venerate kini sudah menjadi setingkat denganku…” Ucap Raquille.


“Aisling, apa kau tidak penasaran tentang keadaan dari putramu sekarang?” Tanya Raquille pada perempuan itu, membahas tentang Phyton.


“Apa? Apa kau mengetahui tentang Phyton?” Tanya balik Aisling, merasa terkejut mendengar pernyataan dari pemuda Elfman itu, hingga membuatnya tidak lagi mengeluarkan tekanan kekuatannya.


“Sedikit jawaban saja… Phyton kini sudah menjadi Venerate negeri Pavonas… Dan lebih dari itu, dia sudah bertemu kembali dengan ayahnya,” jawab Raquille.


“Dia bertemu dengan Cyffredinol…” Aisling pun lebih terkejut setelah mendengar pernyataan lanjut dari pemuda Elfman itu.


“Kurasa itu sudah cukup… Kalau begitu, aku membiarkan kau bisa membawa kembali pasukanmu.” Raquille kemudian langsung menyetujui permintaan Aisling untuk membawa pasukan Ierua kembali ke negeri mereka, karena dipikir-pikir olehnya, setelah para Venerate Ierua itu dibawah kembali, maka setengah wilayah Whiteland akan bisa dipegang oleh pasukan Blueland kembali.


“Baiklah kalau begitu… Aku akan segera membawa mereka pergi dari wilayah ini,” respon Aisling.