
“Eh…” Eiseach tiba-tiba terkejut ketika menyadari bahwa di dalam ruangan yang berada di balik pintu berankas tersebut tidak terdapat apa-apa.
*
“Ada apa Eiseach?” Tanya Barnedict melalui kemampuan telepati.
**
“Aneh sekali… Di dalam ruangan ini tidak ada senjata itu, bahkan barang-barang yang lain,” jawab Eiseach, memberitahukan kepada Barnedict melalui kemampuan telepati.
Karena masih penasaran, Eiseach pun memperhatikan setiap detail dari ruangan tersebut. Tak berapa lama kemudian perempuan itu pun melihat sesuatu yang mencurigakan, dimana pada lantai ruangan tersebut ternyata terdapat sebuah pintu yang tidak mungkin bisa disadari jika tidak memperhatikannya lebih seksama.
“Tuan Barnedict… Sepertinya aku menemukan sebuah pintu di lantai ruangan ini,” ucap Eiseach, memberitahukan kepada Barnedict melalui kemampuan telepati.
*
“Sebuah pintu… Apa kau yakin itu kemungkinan jalannya?” Tanya Barnedict.
**
“Kita tidak akan mengetahuinya, jika tidak mencoba untuk mencari tahu…” Jawab Eiseach.
Ketika memeriksa bahwa pintu tersebut terkunci, Eiseach pun langsung mengakses kekuatan dari tongkat sihir yang dipegang olehnya hingga memancarkan pancaran proyeksi energi, dan langsung membuka kunci pada pintu tersebut.
Eiseach pun membuka pintu tersebut, dan mendapati sebuah jalan menuju ke ruang bawah tanah.
“Kalau begitu aku pergi dulu melihat tempat ini…” Tanpa pikir Eiseach pun langsung masuk dan menyusuri jalan menuju ke bawah tanah, dengan harapan bisa menemukan senjata penghancur yang dicari-cari oleh mereka.
***
Berpindah di kediaman clan Fungle, dimana salah satu Contient Venerate Fuegonia, yang tidak lain merupakan Boulet Bluntill tampak sedang berada di luar sambil memperlihat ekspresi yang nampak bosan.
“Tuan Boulet… Anda mau kemana?” Ketika Contient Venerate tersebut hendak terbang ke langit, tiba-tiba salah satu Venerate clan Fungle, Uendi muncul dan bertanya kepadanya.
“Akan sangat bosan jika harus menunggu Venerate yang lain mencari keberadaan dari para penyusup itu… Lebih baik aku juga membantu untuk setidaknya berkeliling kota ini dari arah atas,” jawab Boulet.
Setelah mengatakan hal tersebut kepada Uendi, Continent Venerate itu pun dalam sekejap meluncur terbang ke atas sambil memancarkan kobaran api yang cukup besar.
Dia kemudian mulai memperhatikan sekitaran kota dari atas langit sambil mengaktifkan kekuatan observasinya.
Belum lama setelah pria itu terbang mengitari kota Realmton, tiba-tiba dia langsung merasakan tekanan kekuatan dari beberapa Venerate tingkat atas, yang tidak lain adalah Aisling dan lain, berada di dekat bangunan museum tengah kota tersebut.
Tanpa pikir panjang, Boulet pun segera meluncur dengan kecepatan penuh sambil memancarkan kobaran api di tubuhnya mendekati para Venerate yang sudah diketahui keberadaan mereka.
**
“Itu Boulet Bluntill…” Ucap Barnedict, nampak terkejut melihat Continent Venerate itu mendekati mereka dengan kecepatan penuh.
Melihat hal tersebut, Aisling dan dua Venerate clan Riornain bernama Galdhra serta Naos, langsung menunculakan senjata suci mereka masing-masing untuk mengantisipasi serangan dari pria bernama Boulet tersebut.
Dalam sekejap, Aisling serta dua Venerate Ierua itu menyatuhkan kekuatan mereka dengan sama-sama melancarkan sebuah serangan proyeksi energi dari senjata suci mereka masing-masing ke arah Boulet.
“Massive flame projection… Majesty flame blow…” Melihat serangan tersebut, Boulet seketika berhenti di udara kemudian dengan cepat berkonsentrasi hingga melancarkan sebuah serangan proyeksi elemen api dalam skala yang besar.
***
Hal tersebut lantas membuat semua warga kota Realmton menjadi panik dan langsung berlarian menjauhi sumber efek ledakan dari tabrakan serangan para Venerate tingkat atas.
Melihat kepanikan para warga kota Realmton, para Venerate Fuegonia yang sebenarnya sedang berpatroli mencari keberadaan para penyusup lantas menuntun mereka untuk segera menjauhi sumber ledakan yang kemungkinan merupakan pertarungan dari para Venerate tingkat atas.
***
Kembali pada Aisling dan tiga Venerate Ierua, dimana mereka semua dengan sigap secara bersamaan meluncur mendekati Boulet, untuk menyerang Continent Venerate Fuegonia itu secara bersamaan.
Aisling, Galdhra serta Naos mengayunkan senjata suci mereka yang memancarkan proyeksi energi secara bergantian, sementara Barnedict melancarkan serangan proyeksi dalam beberapa elemen alam ke arah Boulet, hingga membuat pria itu perlahan-lahan mulai kewalahan menanganinya.
Boulet berusaha keras menghindari satu serangan, namun dengan cepatnya serangan yang lain terus berdatangan. Hal itu pun membuat fokusnya menjadi terpecah hingga dalam sekejap menerima serangan acungan tombak yang diarahkan oleh Aisling.
“Ukh…” Continent Venerate itu pun seketika terhempas karena tidak mengira serangan yang dilancarkan oleh perempuan tersebut.
Masih bisa bertahan, Boulet kembali berdiri kemudian dengan cepat menciptakan bola api dalam ukuran yang besar ketika mengangkat salah satu tangannya ke atas.
“Flame projection… Multiple flame ball…” Saat meluncurkannya, bola api berukuran besar itu sontak memecah menjadi empat bagian yang dnegan cepat meluncur ke arah masing-masing dari empat Venerate Ierua tersebut.
Melihat serangan bola-bola api itu, Aisling serta tiga Venerate Ierua yang lain, dengan sigap langsung menepisnya hingga lenyap tak bersisa.
“Flame projecton… Fire burst…” Akan tetapi, Boulet dengan cepat melancarkan serangan proyeksi elemen api yang seketika menciptakan sebuah ledakan ketika meluncur ke arah Aisling dan yang lain.
Mereka pun seketika langsung terhempas karena tekanan besar dari ledakan tersebut, yang tidak bisa ditahan.
“Ukh…” Hal itu pun langsung membuat keempat Venerate Ierua itu sontak terhempas ke jarak yang cukup jauh, karena tidak kuat menahan tekanan dari ledakan serangan Boulet.
“Akh…” Tiba-tiba saja, Boulet menerima serangan proyeksi dari arah lain, yang membuatnya langsung terhempas.
**
Dari jarak beberapa kilometer, tampak Galcael yang berada di atas sebuah gedung ternyata yang melancarkan serangan ke arah Continent Venerate itu sebelumnya.
Pria itu pun berkonsentrasi memproyeksikan energi, layaknya sebuah anak panah kemudian langsung meluncurkannya kembali ke arah Boulet.
**
Melihat serangan proyeksi anak panah, meluncur ke arahnya, Bloulet yang sedang tersungkur dengan sigap langsung melompat ke atas dengan tingginya hingga tidak menerima efek ledakan dari serangan tersebut.
Akan tetapi, Continent Venerate Fuegonia itu harus kembali berantisipasi karena disaat yang bersamaan Aisling serta yang lain kembali meluncur ke arahnya sambil melancarkan serangan secara bersamaan.
Melihat hal tersebut, Boulet seketika menyerap energi yang berada di alam dalam jumlah yang besar, hingga membuat tubuhnya memancarkan kobaran api.
“Massive flame projection… Fire burst…” Boulet seketika meluncurkan kobaran api yang memancar dari tubuhnya hingga menciptakan ledakan yang lebih besar dari seblumnya.
Hal itu pun lanntas membuat Aisling dan yang lain pun kembali terhempas seperti sebelumnya.
***
Berpindah di kediaman clan Fungle, dimana Valenvatia bersama dengan empat Continent Venerate Fuegonia dari daerah lain nampak keluar karena mendengar informasi pertarungan di kota tersebut.