![[Silver Ash] - Become The Strongest In Another World](https://pub-2e531bea8d9e487cb3404fa20db89ccb.r2.dev/-silver-ash----become-the-strongest-in-another-world.webp)
...****************...
"Menyingkir kau sialan! "
Noelle berteriak dengan marah ada Harold yng terus menghalanginya.
Setelah beberapa saat melihat sosok Charlotte yng lepas kendali, Noelle langsung bergegas mendatanginya. Namun, Harold terus menghalanginya dengan berbagai cara.
Noelle mengayunkan pedangnya dan membelah tubuh Harold di depannya. Namun, tubuh Harold hnya melebur menjadi bayangan dan menghilang di udara.
Jelas kalau itu adalah salah satu tubuh palsu yang Harold buat dengan kemampuannya.
Berikutnya, dua Harold lainnya tiba-tiba muncul dan menghalangi Noelle dengan pedang di masing-masing tangan mereka.
Kedua Harold itu langsung mengayunkan pedang mereka dan menyerang Noelle dengan berbagai tipe tebasan. Namun, Noelle menghindari dan menangkis itu semua, lalu menendang perut salah satu Harold.
Harold yang ditendang Noelle tadi langsung terpental jauh ke belakang dan menabrak hingga menghancurkan sebuah bangunan.
Noelle tak berhenti di sana, ia langsung mengeluarkan tombak dan melemparnya dengan sekuat tenaga ke arah Harold lain yang masih ada di hadapannya.
Tombak itu dengan kecepatan dan kekuatan yang mengerikan melesat jauh ke depan dan melubangi tubuh Harold menjadi seperti donat.
Namun, itu bukanlah Harold yang asli.
Noelle terus mengeluarkan berbagai macam serangan untuk menghabisi Harold, tapi semua Harold yang telah ia bunuh selama ini hanyalah kloning yang diciptakan dengan kemampuannya.
Dia sama sekali tidak dapat melihat atau bahkan merasakan kehadiran Harold yang asli. Namun, melihat dari bagaimana para Harold palsu terus berdatangan, itu artinya yang asli masih ada di sekitarnya.
Noelle mengeluarkan beberapa pedang dengan bilah yang sangat tajam, lalu menggunakan kemampuan Verstand untuk memposisikan semua pedang itu di sekelilingnya.
"Dengan ini, setidaknya aku bisa menahannya sedikit."
Menganggukkan kepalanya dengan pasti, lalu menjentikkan jarinya, Noelle dengan cepat langsung berlari menghampiri Olivia dan yang lain yang sedang menghadapi amukan Charlotte.
Sesekali ia mendapatkan serangan dari Harold. Namun, entah bagaimana ia bisa menghindari semua itu dan mengirimkan serangan balasan menggunakan pedangnya.
Noelle dengan gerakan yang cepat dan tanpa keraguan terus berlari dan melompati setiap reruntuhan bangunan yang menghalangi jalannya.
Ia menggunakan rantai dan jangkar darahnya untuk sesekali mempercepat gerakannya dan menghabisi para monster yang masih hidup.
Noelle melihat seekor wyvern yang terbang menghampiri nya, dan langsung tersenyum.
Ia menembakkan jangkarnya dan membuat itu melilit leher wyvern, lalu naik ke punggungnya yang masih di udara.
Dengan kekuatan fisiknya yang berada di luar norma manusia, Noelle berusaha membuat wyvern itu tunduk padanya.
Tak perlu memakan waktu lama, ia sampai di tempat lonjakan pilar cahaya hitam keemasan yang Charlotte sebabkan.
Noelle langsung turun dari punggung wyvern itu dan mempersiapkan posisinya di udara untuk mendarat. Namun, sebuah cincin besar berwarna hitam pekat menabraknya dari samping dan mengenai tepat di perutnya.
Tak perlu ditanyakan, Noelle langsung terpental jauh ke arah samping dan menabrak sebuah bangunan hingga menghancurkan itu dengan gelombang kejut yang luar biasa.
Noelle sudah menggertakkan giginya dengan kuat guna untuk menahan guncangan yang terjadi. Namun, itu tidak menghentikannya dari geger otak ringan.
Ia berusaha berdiri sambil memegangi kepalanya dan menunggu semua luka di tubuhnya beregenerasi, lalu melihat ke arah cincin itu.
Cincin hitam yang menabraknya sebelumnya memiliki penampilan yang cukup mirip dengan lingkaran halo yang ada di atas kepala Charlotte. Namun, ukurannya sedikit lebih kecil dan lebih tebal.
Secara alami, Noelle berpikir kalau itu lebih mirip seperti senjata cakram.
Lingkaran halo itu seolah menatap Noelle dari atas, lalu menjatuhkan dirinya dan menabrak tubuh Noelle lagi hingga membuatnya terpental jauh ke belakang.
(Setelah dipikir-pikir … Aku sama sekali tidak tahu tentang gaya bertarung malaikat … )
Noelle tersenyum pahit saat memikirkan itu.
Ia dengan susah payah berdiri dan membuat gerakan cepat dan maju langsung ke tempat Charlotte berada.
Lingkaran halo itu mengejarnya dan mencoba untuk menabraknya lagi. Namun, Noelle dengan mudah menghindarinya dan menangkap salah satu sisinya, lalu melemparkannya jauh ke tempat yang kemungkinan digunakan Harold untuk bersembunyi.
Setelah melarikan diri dari incaran lingkaran halo itu, Noelle dengan cepat langsung melompat dan mendarat tepat di samping Olivia.
"Apa yang terjadi? " tanya Noelle.
Noelle dengan tegang menatap sosok Charlotte yang ditutupi oleh lonjakan aura sihir hitam keemasan, sementara sayap hitam yang tumbuh di punggungnya terlihat mengeluarkan suasana yang mengerikan.
Lingkaran halo yang ada di atas kepalanya juga berputar dengan sangat cepat sehingga menghasilkan udara panas di sekitarnya.
Di sekelilingnya, terdapat beberapa lingkaran halo yang sama dengan yang Noelle hadapi sebelumnya, sedang melayang memutari Charlotte yang menjadi pusatnya.
Wajahnya tidak menampilkan ekspresi apa pun, dan matanya yang kosong hanya memandangi tanah, sementara aura sihir itu terus melonjak dengan kekuatan penuh dan menghancurkan lingkungan sekitarnya.
"Charl … Dia menyebut nama adiknya, mungkin … "
Noelle tidak perlu mendengar kelanjutan dari kalimat Olivia. Bagaimanapun, ia sudah mampu menebak tentang apa yang sesungguhnya terjadi.
Justru, ia menyesali kenyataan kalau ia lengah dan tidak memprediksi ini sebelumnya.
(Apa yang muncul hanya adiknya? Itu berarti … )
Kemungkinan pertama yang Noelle pikirkan tentang situasi ini adalah, Terneth memanfaatkan kesempatan saat penyelidikan mayat dilakukan di kediaman keluarga Zernroden, dan hanya mencuri mayat Ein, adiknya Charlotte karena tubuh kedua orangtuanya sudah tak layak untuk dibangkitkan.
Namun, kemungkinan itu justru menghasilkan pertanyaan lain yang tidak Noelle ketahui jawabannya.
Bagaimana dia bisa mendapatkan mayatnya tanpa diketahui siapa pun? Terneth adalah ketua guild cabang Eisen. Namun, tetap saja ia seharusnya ia tidak memiliki kekuasaan apa pun di wilayah kekuasaan keluarga Zernroden.
Berdasarkan informasi yang beredar, penyelidikan yang dilakukan pada jasad keluarga Zernroden dilakukan oleh pihak eksekutif yang diutus langsung oleh Raja dan para anggota dewan.
Seseorang dengan jabatan ketua guild seharusnya tidak dapat menembus pertahanan mereka dan mencuri mayat itu.
(Jangan bilang?!《Fortis Domination》?! )
Sekarang dia mengingatnya. Jika itu memang seperti yang ia pikirkan, maka semuanya masuk akal.
Keluarga Zernroden adalah keluarga bangsawan yang berada di ranah politik, wajar jika mereka memiliki level yang lebih rendah dari Terneth yang seorang petualang veteran.
Berdasarkan dari percakapan Terneth dengan orang yang tidak ia kenal sebelumnya, skill《Fortis Domination》milik Terneth hanya bisa digunakan pada orang atau makhluk yang level statistiknya lebih rendah dari dirinya sendiri.
Para penjaga yang mengawasi jalannya penyelidikan kasus Zernroden juga tampaknya tidak begitu kuat, sehingga Terneth dapat memanipulasi mereka dengan mudah dan mencuri mayat itu tanpa disadari siapa pun.
Noelle tersenyum pahit saat ia memikirkan kesimpulan itu.
(Ini bukan waktunya untuk memikirkan sesuatu yang lain … )
Begitu ia menggelengkan kepalanya dan fokus pada Charlotte, beberapa lingkaran halo yang melayang di sekitar Charlotte langsung keluar dari lintasannya dan menuju ke arah Noelle dengan kecepatan yang menghasilkan suara bising.
Noelle secara refleks langsung menggerakkan lengannya dan menangkis lingkaran halo itu menggunakan pedangnya. Namun, lingkaran halo itu terus menyerangnya tanpa henti.
Olivia membantu Noelle dengan membekukan beberapa lingkaran halo. Namun, semua lingkaran halo yang ia bekukan justru mengeluarkan udara panas dan melelehkan es yang menghalangi pergerakan mereka.
Pemandangan itu membuat Olivia terkejut sejenak. Namun, Olivia langsung menyiapkan rapiernya dan menusuk ke salah satu lingkaran halo dengan intensitas bahaya yang tinggi.
Lingkaran halo yang ditusuk menggunakan rapier Olivia segera meledak dan melebur menjadi debu hitam yang pada akhirnya menyatu dengan lingkaran halo yang ada di atas kepala Charlotte.
Sembari terus menerus menangkis serangan lingkaran halo dengan pedangnya, Noelle memperhatikan situasi di sekitarnya.
Hanya dari melihat itu, ia tahu kalau ada sesuatu yang membuat semua orang terdiam.
Noelle melirik ke arah Olivia sejenak, dan dibalas Olivia dengan mengangguk muram.
{Ada dua orang bernama Leonardo dan Lucia yang muncul tadi, dan wanita bernama Lucia itu menceritakan informasi tentang kemampuan dan ras kita pada semua orang.}
Olivia menjawab dengan telepati, mungkin untuk mencegah keluarnya lebih banyak informasi.
Noelle yang mendengar itu dari Olivia mau tak mau melebarkan matanya dengan terkejut. Sambil menangkis serangan lingkaran halo yang tak kunjung berhenti, ia berbicara pada Olivia melalui telepati.
{Bagaimana mereka tahu?! Apa mereka memiliki koneksi dengan Anastasia? Jika memang begitu, maka itu masuk akal … }
Wajar bagi Noelle untuk berpikir seperti itu. Lagi pula, Anastasia adalah satu-satunya orang yang mengetahui banyak hal tentang mereka.
Noelle selalu berhati-hati untuk tak membocorkan informasi apa pun tentang dirinya dan Olivia dari semua orang.
Tentu saja, Charlotte adalah pengecualian karena Noelle ingin membentuk suatu kepercayaan dengan Charlotte.
Sedangkan Chloe, dia berada pada kepatuhan mutlak pada Noelle. Jadi, dia tidak mungkin berkhianat dan membocorkan informasi tentangnya pada orang lain.
Berpikir sejenak, Olivia kemudian menjawab dengan telepatinya.
{Nn, aku tidak tahu bagaimana Lucia itu dapat mengetahui sesuatu tentang kita, tapi … Dia juga abadi seperti kita. Aku sudah mencoba menembaknya dengan Aligma, dan dia beregenerasi dengan cepat.}
(Merepotkan … )
Noelle hanya mampu tersenyum pahit saat ia menyadari kalau ia telah terlibat dengan sesuatu yang merepotkan.
Tidak heran jika semua orang saat ini dalam keadaan terdiam karena terkejut. Lagi pula, wanita bernama Lucia itu menceritakan rahasia tentang Noelle dan yang lain tepat di hadapan mereka.
Untuk saat ini, entah bagaimana ia harus mengembalikan situasi menjadi seperti semula dan menenangkan Charlotte.
Laki-laki itu memiliki rambut pirang dan mata biru yang indah. Namun, kulitnya yang sedikit terlalu putih itu terlihat memiliki banyak retakan yang menyeramkan.
Menilai dari struktur genetik dan kemiripan wajahnya, tidak salah lagi kalau laki-laki itu adalah saudara kembar Charlotte yang dibunuh oleh Harold.
"Begitu … Tidak heran jika Charl mengamuk … "
Tidak mungkin ada orang yang bisa tenang ketika melihat orang yang begitu mereka sayangi dan hargai yang seharusnya sudah mati, tiba-tiba muncul dalam keadaan hidup seperti itu.
Terlebih lagi, Charlotte melihat sendiri bagaimana saudaranya itu terbunuh tepat di hadapannya.
Adiknya, Ein sera Zernroden terlihat menatap udara dengan mata kosongnya. Meskipun begitu, sangat jelas kalau dia bergerak secara perlahan ke arah mereka.
"Hmm? Ohh! Sekarang aku ingat! Gadis itu, kalau tidak salah, dia adalah putri keluarga Zernroden yang pernah kubiarkan bebas itu, 'kan?! "
Saat Noelle dengan bingung memikirkan rencana untuk keluar dari situasi ini, Harold tiba-tiba saja muncul tepat di sampingnya dan dengan riang menunjuk Charlotte.
Saat dia melihat Ein, dia melebarkan matanya dengan terkejut sejenak, lalu mendecakkan lidahnya dengan jengkel dan menunjukkan wajah jijik.
"Bajingan Terneth itu … Apa yang dia lakukan dengan korbanku?! "
(Apa-apaan dia ini?! )
Reaksi yang dikeluarkan Harold sama sekali tidak pernah terpikirkan oleh Noelle.
Ia terlihat senang saat melihat Charlotte. Namun, ia benar-benar jengkel ketika melihat Ein.
Keduanya berasal dari keluarga yang telah ia hancurkan. Yang membedakannya hanyalah, dia membunuh Ein, dan membiarkan Charlotte hidup.
Noelle sama sekali tidak mengerti cara berpikirnya.
Untuk saat ini, ia melemparkan beberapa pedang dan mengarahkannya pada Harold, lalu menoleh ke arah Cryll.
"Aku akan menjelaskan detailnya nanti! Untuk saat ini, bantu aku menenangkan malaikat pengamuk itu! "
Cryll terlihat bermasalah sejenak. Namun, ia dengan jengkel menggaruk bagian belakang kepalanya dan menghela napas pasrah.
"Ahhh baiklah! Tapi, setelah ini selesai, kau harus jelaskan semuanya padaku! "
Mengatakan itu, Cryll mengaktifkan Sword Geist dan menarik pedangnya sendiri.
Noelle mengangguk senang.
"Tidak masalah! Untuk sekarang, bantu aku menenangkan Charl! Dan kau bajingan buronan sialan! Lebih baik kau tidak melakukan sesuatu yang aneh! Atau aku akan benar-benar mengubahmu menjadi daging cincang! " teriak Noelle sambil menunjuk pada Harold.
Harold sama sekali tidak membantah–dia justru mengabaikannya dan terus menatap deathman Ein dengan kesal.
Sambil enyiapkan senjatanya dan terus mengamati pergerakan lingkaran halo Charlotte, Noelle bertanya pada Olivia.
"Livia, apa kondisimu baik-baik saja sekarang? "
"Nn. Semua lukaku sudah pulih," jawab Olivia singkat.
Noelle mengangguk dan membuat posisi kuda-kuda sambil memprediksi serangan pertahanan yang akan dilakukan Charlotte begitu ia maju.
Cryll juga menyiapkan serangannya, dengan diikuti oleh Glantz dan Mioku. Mereka tetap mengikuti instruksi Noelle meskipun mereka tidak mengerti detail situasinya.
Namun, suara yang terdengar seperti terdistorsi tiba-tiba muncul dan menyela mereka.
『Ahh! Tunggu! Tunggu sebentar! 』
Noelle mengerutkan keningnya.
(Suara ini … Anastasia? )
Sementara semua orang dalam keadaan bingung karena suara yang muncul secara tiba-tiba, Noelle dan Olivia mengerutkan keningnya karena mengetahui identitas seseorang yang ada di balik suara itu.
『Jangan menyerang secara gegabah! Kalian … Tidak akan bisa mengalahkannya! Setidaknya, untuk sekarang! 』
Deklarasi peringatan yang tiba-tiba diluncurkan oleh suara itu membuat semua orang terkejut, sementara Noelle mendecakkan lidahnya dengan kesal.
Untungnya, tak ada yang menyadari itu selain Olivia.
" … Siapa kau? " tanya Earl sambil mengerutkan keningnya.
『Aku? Ahh! Setelah dipikir-pikir, aku hampir tidak pernah menunjukkan diriku, ya?! Kalau begitu, perkenalkan! Aku adalah Anastasia, sosok yang selama ini kalian sembah sebagai dewa! 』
" ……… Ha? "
Suara kebingungan Earl bocor dari mulutnya, membuat semua orang ikut memiringkan kepala mereka.
Noelle hanya mampu menghela napas pasrah sambil entah bagaimana menahan serangan lingkaran halo Charlotte.
...****************...
『Dan begitulah! Aku melihat kekacauan yang disebabkan malaikat kecil ini, jadi aku terpaksa turun untuk membantu kalian! 』
Setelah beberapa waktu, Anastasia menjelaskan situasinya pada semua orang dan entah bagaimana membuat mereka semua mengerti.
Dalam hal itu, Noelle tiba-tiba bertanya.
"Tunggu! Jadi, kau belum pernah menunjukkan dirimu di publik?! Tapi, kenapa kau muncul di hadapan kami bertiga saat itu? "
'Saat itu' yang dimaksud Noelle adalah saat malam turnamen pertarungan di Suiren. Saat itu ia dan Charlotte sedang membicarakan omong kosong tentang kehidupan dan keabadian yang membuat Noelle masa sekarang ingin membunuh dirinya sendiri karena malu.
Ia sendiri tidak pernah menyangka kalau ia akan mengucapkan kalimat-kalimat yang memalukan itu. Namun, setidaknya ia bisa mencoret salah satu pilihan di daftar 'kalimat yang ingin ia ucapkan suatu saat nanti'.
Usai diam sejenak, Anastasia kemudian menjawab.
『Itu, tentu saja karena kalian bertiga sudah melewati batas yang ditetapkan untuk ras manusia. Tidak mungkin aku akan tetap diam, 'kan? Terlebih lagi, kau dan kekasihmu itu adalah orang yang mewarisi darah vampir sejati, dan gadis Charlotte di sana itu sudah berevolusi secara ilegal menjadi malaikat jatuh, ras yang belum pernah ada sebelumnya. Serius, apa aku harus menjelaskan semuanya di sini? Sekarang ini? 』
" ……… "
Kening Noelle berkedut dengan jengkel. Ia ingin sekali menampar wajah dewi yang menjadi dasar semua masalah yang ia alami selama ini.
"Baik, lupakan tentang itu sejenak! Kau tadi bilang kalau kami tidak bisa mengalahkan Charl dengan kondisi kami saat ini, 'kan? Apa kau punya solusi? "
Karena pembicaraan hanya akan menjauh dari alurnya, Noelle mencoba mengalihkan pembicaraan dengan menanyakan maksud dari kata-kata Anastasia sebelumnya.
『Yap! Aku punya solusi! Meskipun aku tidak bisa turun dan membantu kalian secara langsung, sebagai dewa yang memberikan kekuatan pada pahlawan, aku masih bisa memberikan bantuan kecil pada kalian! 』
Jika Anastasia mengatakannya seperti itu, maka tidak ada pilihan lain.
Noelle tidak tahu seberapa kuat sebenarnya skill《Wrath》itu. Namun, melihat bagaimana Anastasia harus turun tangan untuk membantu membereskannya, maka pastilah pemegang《Wrath》memiliki kekuatan yang luar biasa besar.
『Tapi, umm … Butuh waktu untuk menyiapkannya. Karena itu, aku akan senang jika kalian semua bisa mengulur waktu setidaknya untuk beberapa menit.』
Noelle berpikir sejenak, lalu mengangguk.
"Lakukan itu dalam waktu kurang dari sepuluh menit."
『Ehh?! Kenapa?! 』 tanya Anastasia dengan panik.
Mendengar respon spontan Anastasia, Noelle tidak mengeluarkan ekspresi apa pun dan menunjuk ke belakang dengan jarinya.
Di arah yang sedang ia tunjuk, ada Harold dan Charlotte yang sedang sibuk beradu pedang, sementara beberapa lingkaran halo yang berputar dengan liar terus mencoba menyerang Harold dari segala sisi.
Harold dengan mudah menangkis dan menghindari semua itu, sebelum akhirnya ia lanjut menyerang.
Dari sudut pandang orang awam, Harold mungkin terlihat seperti bertarung sengit dengan Charlotte. Namun, mata para petarung berpengalaman dengan jelas melihat kalau Harold tidak sepenuhnya menyerang Charlotte.
Lebih tepatnya, Harold terlihat seperti lebih mengincar Ein dibandingkan Charlotte, sedangkan Charlotte mencoba menghalanginya dan melindungi Ein.
"Apa … Charl masih mempertahankan kesadarannya? "
Jika Charl benar-benar masih sadar, maka tidak mungkin gerakannya akan menjadi sangat berantakan sehingga serangannya dapat dihindari Harold dengan relatif mudah.
Sangat jelas kalau Charlotte melindungi Ein dari alam bawah sadarnya.
Mungkin karena penyesalannya yang tidak bisa menyelamatkan keluarganya saat itu, Charlotte masih menyimpan keinginan dan hasrat yang sangat besar untuk melindungi keluarganya.
Harold dan Charlotte terus bertarung sementara Ein tetap diam mematung dengan wakah tanpa ekspresi dan mata kosong.
Beberapa bulu hitam ditembakkan dari sayap Charlotte, dan menyentuh tubuh Harold.
Bagian tubuh yang disentug oleh buku itu langsung mengeluarkan reaksi korosif yang bekerja dengan cukup cepat.
Menyadari itu, Harold segera melompat mundur dan menggunakan tubuh undead di sekitarnya sebagai tameng.
Noelle tidak tahu apakah Anastasia melihatnya atau tidak. Namun, Anastasia menjawab dengan pasti.
『Baiklah! Akan kucoba! 』
Mendengar itu, Noelle langsung mengangguk dan melompat maju untuk bergabung dalam pertarungan, diikuti dengan Olivia dan Cryll yang langsung ikut maju bersamanya.
...****************...