[Silver Ash] - Become The Strongest In Another World

[Silver Ash] - Become The Strongest In Another World
BAB 73: Rahasia (1)



...****************...


"Nah … Dari mana aku harus mulai … "


Suara Noelle bergema di suatu ruangan gelap.


Ia duduk dan bergumam sambil menatap tumpukan kertas dan amplop yang belum dibuka di hadapannya.


Setelah beberapa menit bermain kejar-kejaran bersama para undead, Noelle entah bagaimana mampu melarikan diri tanpa ketahuan.


Selama itu juga, Noelle telah menyadari beberapa keanehan yang terjadi di sekitar mansion Terneth.


Salah satunya adalah, meskipun terjadi keributan besar di dalam mansion, sama sekali tidak ada satupun orang yang menyadari itu.


Bahkan semua prajurit yang mengawal di luar pun juga terlihat tak menyadarinya. Dan pengejaran para undead itu juga berhenti ketika Noelle berhasil keluar melarikan diri dari mansion.


Itu adalah keanehan pertama yang Noelle rasakan.


Yang kedua adalah, sama sekali tidak ada penjaga yang berada di dalam mansion itu.


Jika Terneth benar-benar berniat menjaga mansionnya, maka ia seharusnya membuat beberapa prajurit juga menjaga bagian dalam.


Setelah Noelle memikirkannya, ia menyadari kalau semua orang termasuk dirinya kemungkinan besar akan membuat penjagaan yang cukup ketat di dalam sebuah mansion.


Namun Terneth tidak melakukan itu.


Noelle menyelinap ke dalam mansion itu dengan sangat mudah sehingga ia merasa itu aneh.


Tidak peduli seberapa bagus dia dalam bersembunyi, ia seharusnya akan mengalami sedikit kesulitan ketika menyelinap masuk ke rumah seorang petinggi kota seperti Terneth.


Tetapi ia tidak mengalami itu.


(Ughh … Ada terlalu banyak hal yang harus kupikirkan, tapi … Untuk sekarang aku akan mulai dari sini … )


Noelle berpikir untuk mengabaikannya untuk saat ini, lalu ia mengambil beberapa kertas yang berserakan di hadapannya.


(Yang pertama … )


Tidak seperti saat ia membaca buku, Noelle harus membaca surat-surat itu satu per satu agar ia tidak melewatkan detail penting yang disembunyikan menggunakan kode-kode tertentu.


Itu cukup menjengkelkan baginya karena ia harus meluangkan lebih banyak waktu hanya untuk membacanya, tapi mengorbankan sedikit waktu adalah biaya yang cukup murah untuk mendapatkan informasi berharga.


" ……… "


Noelle dalam keheningan total hanya menggerakkan matanya untuk membaca surat itu, namun yang ia dapatkan setelahnya hanyalah kekecewaan.


" … Sudah kuduga ini tidak akan mudah, huh … "


Noelle menghela napas lelah dan kemudian membaca surat lainnya.


Membaca, membuang, membaca, lalu membuangnya lagi. Noelle sudah melakukan perputaran yang menyebalkan itu untuk yang kesekian kalinya hanya dalam beberapa menit.


Noelle dengan jengkel menggaruk bagian belakang kepalanya yang tidak gatal.


"Kenapa bajingan itu memiliki banyak surat tagihan? Bukankah dia petinggi kota? Lalu apa-apaan dengan jumlah hutang dengan rumah bordil ini? Apa dia orang yang haus akan kepuasan? "


Begitulah, hampir semua surat yang Noelle baca berisi tagihan-tagihan dalam jumlah besar, dan total hutang dengan rumah bordil tertentu di kota.


Noelle tidak tahu tentang seberapa besar aset kekayaan Terneth, namun hanya dengan melihat ia yang tinggal di sebuah mansion besar, Noelle dengan alami berasumsi kalau Terneth adalah orang dengan total kekayaan yang sangat besar.


Ini cukup membosankan karena ia sama sekali tidak menemukan bukti riwayat transaksi ilegal atau bahkan riwayat korupsi, tapi Noelle memutuskan untuk mengabaikan kesenangannya dan fokus mencari informasi lainnya.


" ……… "


Setelah membaca salah satu surat yang ia pilih secara acak, Noelle tanpa sadar mengangkat satu sudut bibirnya dan membentuk senyum sambil menyipitkan matanya.


Noelle kemudian melirik beberapa lembar kertas yang tersisa yang belum ia baca.


( … Yep, ini tidak sia-sia … )


Noelle lalu mengambil semua kertas yang tersisa dan mengelompokannya dengan yang ia baca sebelumnya.


Saat Noelle dengan ekspresi senang sedang membaca semua kertas itu, ada satu buku yang menarik perhatiannya.


Buku itu memiliki sampul yang tidak terlalu mencolok. Hanya dengan sampul merah gelap dengan balutan ornamen emas di beberapa titik.


Ia tidak sempat melihat isi buku itu saat ia mengambilnya dari meja di ruangan bawah tanah Terneth, namun Noelle merasa cukup penasaran dengan buku itu.


Noelle tanpa berkata apapun kemudian meraih buku itu dan mulai membacanya.


Berkat judulnya, Noelle sudah memperkirakan apa saja yang akan ia temukan di buku itu. Buku itu memiliki judul yang jika diartikan akan menjadi 'Praktisi Nekromansi'.


"Heee~ Ini terlihat menarik~"


Noelle dengan senyum cerah terus membolak-balikan halaman buku itu.


Berdasarkan apa yang ia lihat, 'Praktisi Nekromansi' adalah buku yang berisi banyak informasi tentang praktik membangkitkan mayat menjadi bentuk kehidupan yang baru.


Tidak seperti undead yang akan tercipta secara alami di alam, menciptakan suatu kehidupan dari kematian menggunakan kemampuan nekromansi adalah hal yang sangat berbeda.


Undead yang tercipta secara alami hanya akan mengalami kondisi hidup namun mati, atau seringkali disebut sebagai 'Deathman' oleh orang-orang.


Mereka tidak memiliki kecerdasan, dan hanya akan menyerang apapun yang ada di hadapan mereka termasuk monster sekalipun.


Dan tergantung pada seberapa baik kemampuan sang necromancer, undead yang tercipta akan sepenuhnya menjadi keberadaan baru yang memiliki kecerdasan seperti manusia, dan memiliki kemungkinan untuk membangkitkan ingatan mereka semasa mereka masih hidup.


Undead yang diciptakan melalui ritual nekromansi juga memiliki tingkat kepatuhan yang sangat tinggi pada 'penciptanya' atau biasa disebut sang necromancer.


Noelle dengan raut wajah gembira terus membaca buku itu tanpa mempedulikan sekitarnya.


Ia benar-benar tertarik dengan apa yang ada di buku itu. Bukan karena ia ingin melakukan praktik nekromansi, tapi ia hanya tertarik untuk 'mengetahuinya'.


Karena selama ini, keberadaan para undead masih menjadi misteri bahkan untuk Noelle yang telah memiliki semua informasi dari kastil vampir.


Banyak peneliti yang penasaran tentang para undead. Mereka seringkali menanyakan tentang asal-usul mereka, bagaimana mereka bisa ada, dan apa penyebab munculnya mereka. Namun, mereka masih tidak menemukannya.


Itu semua masih menjadi misteri bahkan sampai saat ini.


Bahkan, sama sekali tidak ada informasi tentang para undead di kastil vampir yang Noelle tinggali selama beberapa tahun.


Mengingat kalau mereka adalah makhluk jahat yang tergolong sebagai monster, mereka seharusnya memiliki asal-usul yang jelas sebagai penghuni dunia iblis.


Namun sama sekali tidak ada informasi tentang itu.


Itu aneh karena raja vampir sebelumnya adalah tipe orang yang suka mengoleksi berbagai informasi dari berbagai ras.


Jika Noelle menggunakan legenda dari bumi sebagai referensi, maka bisa dipastikan kalau ras vampir seharusnya masih berada di pohon keluarga yang sama dengan undead.


Namun, tampaknya itu tidak benar. Karena, para undead masih menyerang Noelle dan Olivia ketika mereka berdua mencoba mendekati sekelompok undead di masa lalu.


Jika ras mereka masih berada di pohon keluarga yang sama dengan para undead, maka seharusnya para undead akan mengenali Noelle dan Olivia sebagai sesama mereka.


"Hmmm … Ini memang berisi informasi tentang cara membangkitkan undead, tapi … Ini bukan apa yang kucari … "


Noelle menghela napas pasrah saat ia menutup buku itu.


Noelle dengen kecewa kembali memasukkan buku itu ke dalam gudang spasial miliknya.


Buku itu berisi tidak lebih dari cara-cara untuk melakukan ritual pembangkitan yang biasa dilakukan oleh para necromancer.


Itu adalah informasi yang cukup bagus, namun bukan itu yang Noelle cari. Noelle sama sekali tidak tertarik untuk melakukan praktik sihir terlarang seperti para necromancer sinting itu.


"Tapi … Kurasa aku akan terlihat dalam hal yang merepotkan … "


Noelle menghela napas pasrah dan duduk di kursi kayu dengan posisi terbalik. Ia memeluk sandaran kursi dan menopang dagunya menggunakan sandaran itu.


Ia hampir menyesali keputusannya untuk menyelinap ke mansion Terneth, tapi ia kembali berpikir kalau itu semua tidaklah sia-sia.


Itu karena ia berhasil mendapatkan informasi yang telah ia cari sejak lama.


Salah satu surat yang ia temukan di meja Terneth adalah surat yang ditujukan untuk kelompok tentara bayaran [Red Eagle], lebih tepatnya pada pemimpin kelompok itu, Harold.


Surat itu berisikan pesan yang meminta Harold untuk datang ke Eisen secepat mungkin untuk beberapa hal yang tidak dituliskan di suratnya.


Dan di akhir surat adalah tanda tangan Terneth yang masih baru di ingatan Noelle.


Kertas yang digunakan untuk menyampaikan pesan itu adalah kertas yang memiliki fungsi layaknya alat sihir komunikasi jarak jauh.


Setiap lembar kertas itu memiliki lembaran lain sebagai pasangannya. Jadi, setiap kata yang dituliskan di surat itu akan secara otomatis disalin ke kertas lainnya yang telah 'dipasangkan' menggunakan sihir.


Jadi ada kemungkinan kalau pihak [Red Eagle], atau bahkan Harold itu sendiri sudah menerima isi suratnya.


"Aku penasaran bagaimana reaksi Charl jika ia mengetahui ini~"


Noelle mulai membayangkan reaksi seperti apa yang akan Charlotte buat jika ia memberitahunya tentang hal ini.


Satu-satunya petunjuk yang mereka miliki tentang keberadaan Harold adalah 'insiden pembantaian keluarga bangsawan di ibukota' yang terjadi beberapa waktu yang lalu.


Tentu ini adalah kemajuan jika mereka bisa menemukan Harold secepatnya.


Noelle belum pernah bertemu dengan Harold sebelumnya, jadi ia tidak tahu seberapa kuat Harold dibandingkan dengan dirinya, tapi akan aman untuk berasumsi kalau Harold memiliki kekuatan yang setara, atau bahkan sedikit melebihi Noelle.


Informasi tentang level seseorang adalah rahasia kecuali jika orang itu membocorkannya sendiri. Level Noelle saat ini masih tetap di angka 161 dan tidak pernah naik tidak peduli apa yang ia lakukan.


Itu level yang cukup tinggi dibandingkan para manusia dunia ini yang terikat oleh 'batasan'.


Ada kemungkinan besar kalau Noelle harus bertarung dengan Harold nanti. Adalah hal yang terlalu bodoh untuk memulai pertarungan tanpa mengetahui apapun tentang lawan.


Jadi Noelle sebisa mungkin akan menghindari pertarungan langsung dan memilih untuk mendukung di balik layar.


Setidaknya itulah rencana pertama Noelle. Ia masih harus menyiapkan beberapa hal lagi untuk mengantisipasi pertarungan dengan Harold.


Noelle tidak tahu tentang apa alasan Terneth memanggil Harold ke Eisen secepatnya, tapi ia yakin itu bukanlah hal yang baik.


Secara naluri Noelle mengerti kalau alasan Terneth memanggil Harold untuk datang ke Eisen pastinya terkait dengan eksperimen nekromansi yang ia lakukan secara diam-diam bersama pria yang tidak ia kenal tadi.


Dan kemungkinan lainnya adalah untuk membantu Terneth dalam mengeksekusi rencana lain yang telah ia buat.


Yaitu, melakukan kudeta.


...****************...


(AN: "Maaf karena sedikit update, aku sedang fokus dengan pembelajaranku untuk Olimpiade Sains Nasional yang akan datang sehingga hampir tidak memiliki waktu untuk menulis … ")